Home / Berita

Jumat, 19 Maret 2021 - 22:16 WIB

Dampak Dari Sistem Zonase, Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar Akan Bangun Satu Unit Gedung SMPN Baru

Viewer: 638
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 44 Detik

Kompas Nasional l Siantar | Dampak dari sistem zonasi yang masih diberlakukan pemerintah pusat dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 1 Tahun 2021.

Dinas Pendidikan kota Pematangsiantar, melalui rencana kerja dinas Pendidikan kota Pematangsiantar di tahun 2022 akan membangun satu unit gedung baru SMPN di Kecamatan Siantar Martoba.

Hal ini dikatakan Rosmayana Marpaung Spd selaku Plt Kepala Dinas Pendidikan Pematangssiantar pada kompasnasional.com saat acara peresmian gedung  baru Dinas Pendikan di jalan Merdeka, Kota Pematangsiantat Jumat, (19/3/21).

Rosmayan juga menerangkan, seperti calon siswa SMPN tahun 2021 yang domisilinya di 6 kelurahan di Kecamatan Siantar Martoba, jarak domisilinya ke SMP Negeri yang ada di Kota Siantar cukup jauh.

Baca Juga  Pemerintah Pusat Akan Bangun Jalan Tol Di Kaimantan Barat

Sehingga dengan sistem zonasi, maka mereka tidak akan bisa masuk ke SMP Negeri. Seperti calon siswa dari Kelurahan Tanjung Pinggir. katanya.

Saat di tanya banyak anak-anak yang di Kelurahan Tanjung Pinggir terhalang masuk SMP Negeri,karena terhalang dengan zonasi Rosmayana menjelaskan, Bahwa sebagian daripada daerah terutama siantar martoba, dimana pada saat ini gedung SMPN hanya satu yaitu hanya SMPN 9.

Sehingga kurang persentasi untuk menampung siswa/i  lulusan SD Siantar Martoba untuk masuk ke SMP Negeri,untuk itu kami sudah merencanakan untuk di tahun 2022 akan di bangun gedung SMPN yang baru di kecamatan martoba.

Masih kata Rosmayana, dengan adanya rencana reguping yang sampai saat sedang dilakukan pengkajian pendidikan dasar oleh UNIMED, karena kita sudah bekerja sama dengan UNIMED dan akan menhasilkan kwalitas yang lebih baik pada penddikan dasar di kota siantar.

Baca Juga  Tumbuhkan Kesadaran Masyarakat, Personel Koramil Toho Edukasi dan Bagikan Masker*

Khususnya pendidikan Sekolah Dasar, dimana SD dari yang 113 jumlahnya akan di reguping menjadi 73,dengan harapan sekolah-sekolah dasr akan lebih berkuwaliatas,bermutu dan lebih inovasi.

Karena sampai saat ada sekolah-sekolah yang tidak bisa mendapatkan perhatiaan dari masyarakat, ini terbukti dengan masih ada jumlah siswa di bawah 50 orang  sehingga akan kita lakukan reguping terhadap SD yang ada di kota pematangsiantar yang tujuannya adalah untuk memperbaiki dunia pendidikan yaitu pendidikan dasar. Kata Rosmayana 

Semua ini sesuai Surat Perintah Menteri yang dikeluarkan oleh Permendagri No 90 tahun 2018. tutupnya.

Penulis : Toni Tambunan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Edi Kamtono Sampaikan Tausiyah Singkat di Masjid Al Khalifah Kantor Wali Kota

Berita

Polda Kalbar Musnahkan Barang Bukti Narkotika jenis Ganja sebanyak 2073,85 gram dan Narkotika jenis Shabu sebanyak 5303,23 Gram

Berita

Idrus Marham Jadi Korbid DPP Golkar, Rangkap Jabatan di Kabinet

Berita

Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games 2018 Rp210 Miliar

Berita

Harap-harap Cemas Ortu Santri Ponpes Al Khoziny Gemetar Tunggu Kabar Anaknya

Berita

Polsek Sepauk Bersama IDI Sintang Lakukan Bhakti Sosial ke Warga Terdampak Banjir

Berita

Sertijab Kepala SMKN 1 Siantar : Melepas Dengan Senyum, Menyambut Dengan Harapan

Berita

Ingatkan Warga Patuhi Prokes, Babinsa Tebas Bagikan Masker Ditempat Ibadah.