Home / Politik

Selasa, 16 Maret 2021 - 20:39 WIB

Mahasiswa yang Demo Kantor DPP Demokrat Tak Terima Nama Kampusnya Dicatut AHY

Viewer: 434
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 2 Detik

Kompasnasional l Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, digeruduk massa yang mengatasnamakan mahasiswa, Senin (15/3/2021) malam.

Saat ini aksi demo tersebut sudah dibubarkan aparat kepolisian polisi.

Aksi demo mahasiswa ini sempat membuat Jalan Proklamasi arah Matraman padat karena kerumunan hingga membuat badan jalan tertutup.

Puluhan mahasiswa itu dianggap berkumpul tanpa mematuhi protokol kesehatan jaga jarak. Petugas kepolisian pun melakukan langkah tegas untuk membubarkan, terlebih aksi demo ini digelar pada malam hari.

Baca Juga  Peduli Kemanusian Asner Anjangsana ke Rumah Roida Siregar Penderita Kanker Payudara Stadium 4

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, para pendemo tersebut telah melanggar ketentuan menyampaikan pendapat di muka umum.

Menurut Hengki, para mahasiswa ini sempat berkumpul di depan DPP Partai Demokrat. Setelah mendapatkan penjelasan dari pihak Partai Demokrat, mereka pun langsung membubarkan diri.

“Mereka kita bubarkan saja. Tidak kemana-mana. Informasinya seperti itu, mereka (mahasiswa),” katanya.

Hengki menyangkan sikap para mahasiswa ini melanggar hukum, karena melakukan aksi unjuk rasa pada malam hari.

Baca Juga  KH Ma’ruf Amin Sengaja Membiarkan “Orang-Orang” JK Masih Berada di Istana Wapres?

Sementara, salah seorang mahasiswa, Ical, mengaku melakukan aksi protes setelah beberapa nama kampus dicatut oleh kubu Partai Demokrat yang menyatakan mendukung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Kami akan aksi lagi besok. Ada 13 kampus yang dicatut, di antarnya, MPU Tantular, UIC, UBK, UIJ, Unija, Borubudur, As Asafiah, UNKRIS, UKI, STIAMI, BSI, dan Jayabaya,” kata Ical.
(KTV/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

Gelar Demonstrasi di Tengah Pandemi Corona, PA 212: Tidak Ada Larangan

Politik

Reshuffle Kabinet sebelum 22 Agustus? Semua Menteri Dilarang Keluar Jakarta

Politik

KPU Ogan Ilir Diskualifikasi Calon Bupati Petahana

Politik

SBY dan Masyarakat Sumbar Bela Cagub Mulyadi

Politik

Prof Yusuf Leonard ke SBY: Bapak Mangkrak Indonesia Tak Pantas Ajari Jokowi

Politik

Irma NasDem soal Sandiaga: Percuma Berdarah-darah di Pilpres

Politik

Tanggapi Respon Santai Ganjar Pranowo, Tsamara Amany: Fitnah dan Serangan Semacam Ini Begitu Murahan

Politik

Din Syamsuddin, Rocky Gerung dkk Bentuk Koalisi Selamatkan Indonesia