Home / Berita

Sabtu, 13 Maret 2021 - 03:43 WIB

FW-LSM Kalbar: UKPBJ Kalbar, Menjadi Sorotan Peserta Lelang Dalam Pelaksanaan Proyek*

Viewer: 565
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 17 Detik

Kompas Nasional. Com -Pontianak.(Kalbar) Sukahar, S.H,M.H Tim Penasehat Hukum Forum Wartawan & Lembaga Swadaya Masyarakat (FW-LSM) Kalbar.
Belum lama ini saat ditemui di rumahnya di Jalan Trans Kalimantan KM,
mengatakan,kepada Kompas Nasional.com mengenai Dasar Hukum Pembentukan UKPBJ yang di bentuk berdasarkan, Peraturan Presiden RI Nomor: 16 Tahun 2018 Tentang: Pengadaan Barang /Jasa.
Pemerintah, Peraturan LKPP
Nomor: 14 Tahun 2018 Tentang Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ), Peraturan LKPP Nomor: 11 Tahun 2019
Tentang: Organisasi dan Tata Kerja LKPP.

Fungsi Unit Kerja Pengadaan Barang Dan Jasa (UKPBJ), diantaranya pengelolaan pengadaan barang/jasa, pengelolaan pengadaan layanan secara elektronik, pembinaan dan advokasi pengadaan barang/jasa serta pelaksanaan tugas lain yang di berikan dengan tugas dan fungsi.

Tetapi menurut Sukahar, S.H., M.H, Unit Kerja Pengadaan Barang Jasa (UKPBJ) terutama di Kalimantan Barat, menurutnya selama ini dalam pelaksanaan proses lelang barang dan jasa proyek pemerintah secara umum selalu memenangkan dengan harga penawaran terendah, sampai diatas 20% sehingga terjadi harga timpang.

Baca Juga  Kapolda Kalbar Pimpin Latihan Tempur Untuk Pejabatnya

Di satu sisi menguntungkan pemerintah, tetapi disisi lain kualitas proyek menjadi diragukan, bahkan akibatnya banyak proyek menjadi mangkrak, sehingga tidak sedikit yang menjadi masalah hukum.

Sementara itu menurut Richar salah seorang konsultan perencana pada sejumlah proyek pemerintah di Kalimantan Barat mengatakan, setiap proyek sudah direncanakan secara matang, mulai dari survey lokasi sampai kepada kebutuhan material, alat serta lain-lainnya. Berdasarkan data yang disesuaikan dengan harga satuan Kabupaten yang sudah ditetapkan pemerintah.

Tapi menurutnya dengan peraturan serta ketentuan pemerintah pada pelaksanaan proses lelang terutama pada tahun anggaran 2021, dimana proses lelang saat ini UKPBJ, yang selalu memenangkan harga penawaran terendah menjadi pemenang lelang, maka semua yang sudah direncanakan dalam suatu proyek menjadi berubah semua.

“Sehingga timbul ke hawatiran banyak pihak mengenai kualitas pekerjaan, bahkan menurutnya tidak sedikit proyek akan menjadi mangkrak bahkan seringkali menjadi masalah hukum,” tambahnya Richar.

Irman salah seorang kontraktor pelaksana saat diminta pendapatnya mengatakan pihaknya mengharapkan UKPBJ di Kalbar, seharusnya dapat lebih baik dalam menganalisa setiap peserta yang ikut dalam lelang pemerintah dan juga tidak memenangkan peserta lelang yang harga penawarannya terendah.

Baca Juga  MASSA PENDEMO,SEBUT BUPATI TOBA PEMBOHONG

“Ya walaupun itu tidak bertentangan dengan aturan serta ketentuan pemerintah.Tetapi sebaiknya bisa mempertimbangkan harga penawaran yang wajar, dengan harapan kontraktor pemenang lelang proyek pemerintah bisa menjaga kualitas pekerjaannya guna menghindari permasalahan di kemudian,” ucapnya.

“Jadi UKPBJ di Kalbar, jangan hanya sekedar cari amanya saja, dengan memenangkan penawaran harga terendah pada saat proses lelang pengadaan barang dan jasa milik pemerintah,” ungkap Irman.

Jika demikian menurutnya, ketika ada masalah dalam pelaksanaan pekerjaan karena ketidak mampuan kontraktor pelaksana dalam melaksanakan pekerjaan, secara moral, serta hukum harus turut bertanggung jawab.

Hal inilah yang tidak di inginkan oleh semua pihak baik itu Dinas, Konsultan Pengawas atau Kontraktor Pelaksana, serta masyarakat sebagai pengguna manfaat dari pada proyek pemerintah yang di laksanakan.ungkapnya.

Penulis Eddy.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

PEMPROV KALBAR DI ANUGRAHI HARMONY AWARD 2020

Berita

Bupati Taput Hadiri Seminar Ama HKBP Regional I dan Gema Nada untuk Dana Pensiun HKBP

Berita

Kebijakan New Normal di Simalungun yang Kontroversi Junimart Girsang; Perlu Dievaluasi Serius

Berita

Pemkab Bersama Polres Tapsel Operasi Yustisi Rangka Penerapan Dan Penegakan Hukum Prokes

Berita

Wakil Bupati Taput Pimpin Rapat Forkopimda Percepatan Penanganan Covid-19.

Berita

Dua Perawat Positif COVID-19Pelayanan Umum Puskesmas Kartini Ditutup

Berita

Bupati Erlina Diskusi Dengan PT BAI Ingin Maksimalkan Peran Perusahaan Demi Kesejahteraan Masyarakat Mempawah

Berita

Gubernur H.Sutarmidji Tinjau Tempat Tes CPNS Prov Kalbar Tahun 2021