Mempawah Kalbar f| KOMPAS Nasional- Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., menghadiri Kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mempawah Tahun 2022.
Musrenbang RKPD ini merupakan salah satu tahapan yang sangat penting dalam proses penyusunan RKPD kabupaten/kota Tahun 2022, yang sekaligus merupakan pelaksanaan dari amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
Kegiatan Musrenbang ini dibuka secara resmi oleh Bupati Mempawah, Hj. Erlina Norsan, S.H., M.H., dan dihadiri Wakil Bupati Mempawah, H. Muhammad Pagi, S.H.I., M.M, Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Drs. H. Ismail, M.M., dan Kepala Bappeda Kalbar, Ir. Sukaliman, M.T., beserta Forkorpimda Kabupaten Mempawah.
Dalam Musrenbang ini, Norsan menyoroti beberapa target yang diajukan Kabupaten Mempawah, terutama target dalam penurunan kemiskinan di tengah pandemi Covid-19.
“Target yang dicapai Kabupaten Mempawah sudah bagus 4,9. Kemudian target di 2022 dipasang 5,4. Saya coba koreksi, kita jangan pasang target tinggi.
Pasang target setidaknya sama dengan yang lalu. Saya tahu kita sedang dilanda Covid-19, tapi mudah-mudahan pandemi ini cepat berlalu dan perekonomian kita bisa pulih kembali,” ungkap H. Ria Norsan di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Jum’at (5/3/2021).
Sedangkan pada target Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Mempawah diangka 65,74, masih di bawah Provinsi Kalbar di angka 66,65.
Dia berharap kedepannya Kabupaten Mempawah dapat meningkatkan target berdasarkan indikator dan variabel dalam meningkatkan IPM.
“Mudah-mudahan ini bisa ditingkatkan kembali dengan catatan, untuk meningkatkan target itu harus tahu indikator dan variabel untuk peningkatan IPM tersebut, misalnya pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur perekonomian,” jelas Wagub Kalbar.
Wagub Kalbar menyampaikan hal yang juga penting yaitu data yang valid.
Dia meminta tidak ada lagi data yang berbeda apalagi keliru dan terkesan asal bapak senang, sehingga mudah dan benar dalam merencanakan dan menyelenggarakan program dimaksud.
(Hasnan Sutanto)






