Home / Politik

Kamis, 4 Maret 2021 - 23:05 WIB

Demokrat Sumut Minta Polisi Bubarkan KLB Ilegal

Viewer: 443
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 39 Detik

Kompasnasional l Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara, Heri Zulkarnain meminta kepolisian untuk membubarkan jika Jhoni Allen Marbun dan kelompoknya yang ingin melengserkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menggelar acara di Deli Serdang.

Menurutnya, apabila acara yang mereka adakan adalah Kongres Luar Biasa (KLB), maka dipastikan ilegal sehingga patut dibubarkan.

Nama tamu pun sudah dia dapatkan. Ada nama Moeldoko dan sejumlah kader Demokrat yang telah dipecat.

Dia menyebut kelompok Jhoni Allen Marbun mencatut Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) saat menyewa hotel. Apa yang disampaikan Heri itu sama seperti pernyataan pengurus DPP Demokrat Andi Arief sebelumnya.

“Pihak hotel menyatakan bahwa semua kamar hotel sudah dipesan atas nama Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI).

Baca Juga  Masih 'Ngotot' Dibahas Walau Kontroversial, Ketua MPR Sepakat Ganti Nama RUU HIP Jadi PIP

Tapi Ketua Umum DPP GAMKI Willem Wandik sudah menegaskan bahwa nama organisasinya dicatut dan GAMKI sama sekali tidak terlibat dalam kegiatan KLB ilegal ini,” ujarnya.

Heri sendiri tak mau Sumatera Utara dijadikan tempat acara oleh kelompok yang ingin menggulingkan AHY serta kepengurusan hasil Kongres 2020 lalu.

“Saya tidak terima Sumatera Utara dijadikan tempat untuk menyelenggarakan kegiatan ilegal yang melanggar kehormatan dan kedaulatan Partai Demokrat,” tegas

Heri mengklaim jajaran pengurus dan kader Partai Demokrat seluruh Sumatera Utara menolak penyelenggaraan KLB ilegal di Deli Serdang. Oleh karena itu, dia tak mau Sumatera Utara jadi tempat Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan-Partai Demokrat menggelar acara.

Terpisah, Ketua DPC Gunung Sitoli Herman Jaya Harefa, juga menolak tegas pelaksanaan KLB ilegal. Apalagi jika dilaksanakan di Sumatera Utara.

Baca Juga  Ini Sejumlah Tempat yang Akan Didatangi Anies Baswedan saat di Medan

Lihat juga: Misi KLB Lengserkan AHY Terhambat Uang Saku Peserta
Herman menyatakan dirinya loyal terhadap kepengurusan DPP Demokrat hasil Kongres Maret 2020 yang mana AHY didapuk sebagai ketua umum.

“Saya sendiri ikut aklamasi memilih Mas AHY sebagai Ketum karena saya melihat masa depan Partai Demokrat memang cerah di tangan beliau,” paparnya.

Hal serupa disampaikan Ketua DPC Kota Sibolga Efendi Marpaung. Dia memastikan KLB yang diselenggarakan oleh mantan kader Demokrat sudah pasti ilegal.

“Mana mungkin Mas AHY digantikan oleh orang lain yang elektabilitasnya nol? Kami menolak KLB ilegal. Apapun hasilnya, tidak sah, tidak akan kami akui,” tuturnya. (CNNI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

Demi Pemilu 2024, PDI Ganti Nama Jadi PDRI, Tetap Pakai Logo Kepala Banteng

Politik

PDIP Pecat Akhyar Nasution: Khianati Partai, Keburu Nafsu, dan Ambisi Kekuasaan

Berita

Peduli Kebutuhan Masyarakat, Joneri Sihite Sumbangkan Mobil Ambulance

Politik

NasDem Kritik Fadli Zon soal Perbandingan Reynhard Sinaga dan Habib Rizieq

Politik

Dilaporkan ke Polda Sulsel, Ini Klarifikasi Tim Hukum Danny Pomanto

Politik

Baidowi Mengingatkan Din Syamsuddin yang Hadiri Deklarasi KAMI

Politik

Demokrat Respons Kubu Moeldoko Konpers di Proyek Mangkrak SBY

Politik

BW Sebut Brutalitas Demokratik Terjadi Era Jokowi, Ngabalin: Geli dan JijikBW Sebut Brutalitas Demokratik Terjadi Era Jokowi, Ngabalin: Geli dan Jijik