Home / Berita

Rabu, 3 Maret 2021 - 18:46 WIB

Wali Kota Edi Kamtono Imbau Warga Sudah Mulai Pilah Sampah

Viewer: 506
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

Jadikan Sampah Bernilai Ekonomis

Pontianak Kalbar | KOMPAS Nasional – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan dengan menjaga kebersihan.

Ia berharap masyarakat sudah mulai memilah sampah rumah tangga sehingga sampah yang dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berkurang.

Sampah yang dipilah bisa dimanfaatkan di bank sampah yang ada.

“Sehingga sampah-sampah tersebut bermanfaat dan mempunyai nilai ekonomis,” katanya pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional tahun 2021, Rabu (3/3/2021).

Ia berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan ditingkatkan.

Sebab dengan masyarakat peduli terhadap lingkungannya, maka masyarakat juga yang akan merasakan dampaknya.

Demikian pula kebersihan lingkungan pasar juga tak kalah pentingnya.

Baca Juga  Kodam XII/Tpr Terima Taklimat Awal Pelaksanaan kegiatan Audit Kinerja Periode II Itjen TNI

“Di pasar-pasar tradisional juga diharapkan pedagang maupun pembeli sama-sama peduli menjaga kebersihan lingkungan pasar,” tuturnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak, Saptiko menambahkan, dalam menjaga kebersihan kota, tidak cukup peran pemerintah saja, namun butuh peran dan kesadaran masyarakat.

Salah satu caranya adalah dimulai dari masyarakat dengan melakukan pemilahan sampah dari rumah tangga.

Memisahkan sampah organik seperti buah, sayur atau sisa makanan.

Kemudian untuk sampah non organik seperti plastik, kertas dan sejenisnya juga dipilah.

“Dengan demikian sampah-sampah tersebut bisa dimanfaatkan oleh komunitas peduli lingkungan atau masyarakat sehingga bernilai ekonomi,” sebutnya.

Saptiko menuturkan, ada dua cara dalam mengolah sampah organik, yakni membuat kompos dan budidaya maggot atau larva lalat Black Soldier Fly (BSF) sebagai baham baku pakan alternatif.

Baca Juga  Drs.Rapidin simbolon bagi bagi tali kasih.

Untuk budidaya maggot, lanjutnya, sudah ada masyarakat yang mengelolah secara swadaya.

“Bahkan sudah ada yang skala besar dengan penghasilan sekitar Rp14 juta per bulan,” ungkapnya.

Sedangkan sampah anorganik, bisa dipilah dan dimasukkan ke bank sampah sehingga memiliki nilai ekonomis. Pandemi Covid-19 mempengaruhi jumlah sampah hingga turun sekitar 10 persen.

Ia mengimbau masyarakat sudah mulai memilah sampah rumah tangga.

“Kami juga mengimbau warga untuk mematuhi jadwal pembuangan sampah di TPS, yakni mulai pukul 18.00 WIB sampai dengan 06.00 WIB,” tutupnya.
(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Temui Menteri Pertanian, Bupati Samosir Minta Dukungan Program Pengembangan Pertanian di Kabupaten Samosir

Berita

DPRD Kabupaten Nias Selatan gelar Paripurna penyampaian Keputusan Pimpinan DPRD atas penyempurnaan terhadap 2 (dua) Ranperda

Berita

Kapolda Sumsel Mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2022

Berita

Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan Deputi Pengelolaan Batas Wilayah Negara 

Berita

Kegiatan Asesmen Pengangkatan Kepsek di Disdik Pematangsiantar Lakukan Pengutipan juga Diduga Tidak Transparan

Berita

Sat Lantas Polres Kapuas Hulu Sosialisasikan Ops Zebra Kapuas 2022 Lewat Radio 

Berita

Wali Kota Buka Acara Pentas Da’i Cilik Ramadhan Festival Se-Kota P.Sidempuan

Berita

Warga Perbatasan Kembali Serahkan Senjata Api Rakitan dengan Sukarela kepada Satgas Pamtas Yonif 645/GTY