Home / Internasional

Senin, 1 Maret 2021 - 23:19 WIB

Jubir PM Jepang Mundur Usai Ditraktir Makan Malam Mewah

Viewer: 450
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 54 Detik

Kompasnasional l Juru Bicara Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga, Makiko Yamada mengundurkan diri setelah ditraktir makan malam mahal oleh sebuah perusahaan.
Dia dan birokrat senior lainnya dikritik karena menghadiri jamuan makan malam mahal yang diselenggarakan oleh putra Suga.

Makan malam itu dilaporkan terjadi pada 2019 ketika dia menjadi pejabat di Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi.

Kepala Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato mengatakan Yamada mengajukan pengunduran diri dari rumah sakit.

“Jika kesehatannya memungkinkan, saya ingin melihatnya melanjutkan,” kata Kato dalam jumpa pers reguler seperti dikutip dari Reuters, Senin (1/3).

Yoshihide Suga meminta maaf atas kejadian itu.

“Saya sangat menyesal bahwa seorang anggota keluarga saya terlibat dalam perilaku yang mengakibatkan pegawai negeri melanggar undang-undang etika, dan saya sangat meminta maaf kepada rakyat,” kata Suga. “Saya sangat menyesal bahwa ini telah sampai pada situasi, di mana kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah telah rusak.”

Baca Juga  221 Jemaah Haji RI Wafat, 72 Persen Berusia di Atas 60 Tahun

Pemerintahan Suga, termasuk Sekretaris Hubungan Masyarakat Kabinet Yamada, 60, menghadapi kemarahan publik setelah dilaporkan ditraktir makan malam oleh
Seigo Suga.

Putra tertua Suga itu merupakan eksekutif di sebuah perusahaan film. Laporan yang dimuat majalah mingguan Shukan Bunshun bulan lalu itu menyebut Seigo Suga telah membayar makan malam mahal untuk para birokrat senior.

Hukum Etika Pegawai Negeri Sipil Jepang melarang pegawai pemerintah menerima hadiah atau hiburan dari perusahaan atau individu yang terlihat menjilat.

Kini Yamada masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat penyakit yang dideritanya. Dengan demikian dia akan melewatkan pertemuan komite parlemen hari Senin di mana politisi oposisi berencana bertanya perihal makan malam mewah itu.

Akhir tahun lalu Yoshihide Suga juga mendapat kritik pedas setelah menghadiri jamuan makan malam bersama sejumlah selebriti setempat di tengah masa pandemi virus corona.

Baca Juga  Junta Myanmar Makin Kejam, Pedemo Diancam Hukuman Mati

Padahal Suga memerintahkan penduduk Negeri Sakura untuk tidak bepergian jika tidak ada urusan mendesak, guna menghindari penularan Covid-19. Pemerintah Jepang juga membatasi kerumunan tidak boleh dihadiri lebih dari lima orang untuk mencegah infeksi.

Suga menghadiri jamuan makan malam di sebuah restoran steak mewah di Distrik Ginza, Tokyo, pada 14 Desember malam waktu setempat.

Katsunobu Kato langsung pasang badan dengan menyatakan Suga mau menerima undangan jamuan itu karena sudah dipastikan menerapkan protokol kesehatan, yakni menjaga jarak dan dalam satu meja tidak diisi lebih dari lima orang.

Suga lantas menyatakan penyesalan karena keputusannya menghadiri jamuan itu menimbulkan dampak yang buruk. Namun, dia tetap berkeras kegiatan itu menerapkan protokol kesehatan.(CNN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pelaku Teror Ancaman Bom di AS Ditangkap, Ternyata Pendukung Trump

Internasional

Kudeta Militer Myanmar, Aung San Suu Kyi Ditangkap, Apa Penyebanya?

Berita

Menlu : Akan ada Kejutan saat Upacara Penyambutan Presiden Jokowi Di Korsel

Internasional

Salah Jack Ma Adalah: Hampir Sekuat Negara China

Internasional

DPR Menekan Mike Pence untuk Mencopot Donald Trump, Pemakzulan Dilakukan Jika Wapres Tak Bertindak

Arsip

JK Nilai Amerika Serikat Lebih Baik Dipimpin Oleh Hillary Clinton

Internasional

India Berhasil Bikin Prototipe Vaksin Tripel Antigen Corona

Berita

Ini 13 Gejala Mengenali Orang Terinfeksi Corona