Kompasnasional l Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) kini mempunyai layanan taksi terbang menggunakan helikopter atau helicity yang telah beroperasi sejak 2020.
Whitesky Aviation selaku pengelola taksi terbang helicity turut berterimakasih kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, yang telah memberi izin pengadaan layanan tersebut di Bandara Soetta.
Pertama-tama saya pikir perlu kita apresiasi adalah Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub. Karena atas izin dan yang membuka diri untuk membangun inovasi ini adalah Direktorat Jenderal Perhubungan Udara,” kata CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja dalam sesi bincang virtual, Jumat (26/2/2021).
Denon lantas membandingkan Bandara Soekarno-Hatta yang dinilainya sudah selevel dengan Bandara Internasional John F Kennedy (JFK) di New York, Amerika Serikat (AS) karena sama-sama punya terminal helikopter (heliport) untuk layanan taksi terbang.
“Kalau saya boleh perbandingan sedikit, Bandara Soekarno-Hatta yang sekarang memiliki heliport ini ibaratnya sudah kayak (Bandara) JFK (John F Kennedy), sudah kayak di New York, sudah kayak di Perancis yang airport-nya punya heliport,” ungkapnya.
Secara layanan, Denon menyebutkan, Whitesky Aviation bersama PT Angkasa Pura II telah berkoordinasi untuk menyediakan fasilitas penunjang di heliport yang sesuai dengan permintaan (demand) pengguna taksi terbang.
“Jadi saya pikir sekarang ini kita menyesuaikan dengan demand yang ada sekarang. Sekarang listriknya sudah sesuai, fasilitas hanggarnya juga kita bangun sesuai dengan demand yang ada sekarang,” terang dia.(L6/Red)






