Home / Opini

Senin, 22 Februari 2021 - 15:25 WIB

AHY Dinilai Masih Punya 2 Kekurangan untuk Melenggang ke Pilpres 2024

Viewer: 364
0 0
Terakhir Dibaca:56 Detik

Kompasnasional l Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari menilai Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membutuhkan 4 P untuk bisa menuju Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Saat ini, kata Qodari, AHY sudah memiliki 2 P yang dimaksudnya.

“AHY itu memerlukan 4 P untuk bisa menuju pentas nasional di masa datang. 2 P yang pertama sudah dimiliki AHY yaitu Partai dan Penampilan.

Baca Juga  TNI Yakin Bisa Bebaskan 10 WNI Dari Tangan Abu Sayyaf

Partainya Demokrat, punya kursi lumayan di DPR, penampilan karena ganteng tinggi,” ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari, Senin (22/2/2021).

Namun, menurut dia, 2 P itu sesungguhnya masih tidak cukup untuk menuju Pilpres 2024 mendatang. Karena, kata dia, masyarakat membutuhkan penilaian yang lebih mengenai kemampuan.

“Jadi, kemampuan itu hanya bisa ditunjukkan lewat 2 P yang lain yaitu panggung dan pengalaman. Panggung itu ya posisi jabatan publik dan pengalaman itu ya tadi bisa diperoleh juga dari jabatan publik,” tuturnya.

Baca Juga  Tanggapi Isu Kaitan ISIS dengan Habib Rizieq, Luqman Hakim: Bohong adalah Ibu dari Segala Dosa

Menurut dia, pengalaman-pengalaman menjalankan pemerintahan itu tidak terakomodasi atau tidak tersedia dalam jabatan ketua umum.

“Setidaknya tidak komprehensif atau tidak menyeluruh dan pengalaman itu prestasi itu bisa ditunjukkan apabila ada jabatan seperti kepala daerah dan menteri,” pungkasnya. (SN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Menteri Jonan: Program BBM Satu Harga Tidak Boleh Gagal

Berita

Bluesky Social, Medsos Baru Mantan CEO Twitter Tarik Ribuan Pendaftar

Opini

Husein Shihab Pilih Lapor Polisi ketimbang Percaya Klaim Haikal Hassan Bermimpi Ketemu Nabi

Opini

Tanggapan Ikatan Dokter Indonesia Terkait Unggahan Anji

Opini

Pengamat Intelijen: Ada Tiga Kelompok Penolak Calon Kapolri Listyo Sigit, Terakhir Paling Berbahaya

Opini

Pemprov DKI Keluarkan Rp 1 T untuk Formula E, PDIP: Lebih Baik Buat Vaksin

Opini

Cak Nun Sebut Rizieq Shihab Bukan Habib, Ini Kata PA 212

Opini

Kemendikbud di Bawah Nadiem Makarim Dianggap Jadi Kementerian Paradoks