Home / Opini

Senin, 22 Februari 2021 - 15:25 WIB

AHY Dinilai Masih Punya 2 Kekurangan untuk Melenggang ke Pilpres 2024

Viewer: 405
0 0
Terakhir Dibaca:56 Detik

Kompasnasional l Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari menilai Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membutuhkan 4 P untuk bisa menuju Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Saat ini, kata Qodari, AHY sudah memiliki 2 P yang dimaksudnya.

“AHY itu memerlukan 4 P untuk bisa menuju pentas nasional di masa datang. 2 P yang pertama sudah dimiliki AHY yaitu Partai dan Penampilan.

Baca Juga  Cara Baru Suami Biar tak Ketahuan Selingkuh, Istri Dikunci Dilemari

Partainya Demokrat, punya kursi lumayan di DPR, penampilan karena ganteng tinggi,” ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari, Senin (22/2/2021).

Namun, menurut dia, 2 P itu sesungguhnya masih tidak cukup untuk menuju Pilpres 2024 mendatang. Karena, kata dia, masyarakat membutuhkan penilaian yang lebih mengenai kemampuan.

“Jadi, kemampuan itu hanya bisa ditunjukkan lewat 2 P yang lain yaitu panggung dan pengalaman. Panggung itu ya posisi jabatan publik dan pengalaman itu ya tadi bisa diperoleh juga dari jabatan publik,” tuturnya.

Baca Juga  Soroti Partai Demokrat, Akademisi UGM: Bubar Saja Rakyat Sudah Muak

Menurut dia, pengalaman-pengalaman menjalankan pemerintahan itu tidak terakomodasi atau tidak tersedia dalam jabatan ketua umum.

“Setidaknya tidak komprehensif atau tidak menyeluruh dan pengalaman itu prestasi itu bisa ditunjukkan apabila ada jabatan seperti kepala daerah dan menteri,” pungkasnya. (SN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Opini

KPAI Prihatin Soal Pelajar Dikeluarkan Gegara TikTok Palestina

Opini

Airlangga-AHY di Pilpres 2024, Qodari: Agak Halusinasi, Kasihan Golkar

Opini

Peryerang kantor PWI Riau dapat diancam penjara lima tahun

Opini

Cak Nun Sebut Rizieq Shihab Bukan Habib, Ini Kata PA 212

Opini

Indo Barometer: SBY Sutradara Ungkap Isu Kudeta PD

Opini

MUI Minta Menag Yaqut Hati-hati soal Afirmasi Hak Beragama Syiah-Ahmadiyah

Opini

Moeldoko Mundur dari KSP karena Demokrat, Pengamat Bilang Tidak Impas

Opini

Kalau Jokowi Pinang Risma & Susi Pudjiastuti, Demi Bangsa dan Negara: Pasti Diterima!