Home / Berita

Jumat, 19 Februari 2021 - 15:44 WIB

Nelayan di Aceh Tewas Diterkam Buaya saat Cari Ikan dan Teripang

Viewer: 408
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

Kompasnasional l Sojinema Zega (35), seorang nelayan warga Gampong Ujung Sialit, Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil tewas usai diterkam buaya.

Peristiwa terjadi ketika korban sedang berenang bersama rekan-rekannya di wilayah perairan Pulau Banyak Barat tepatnya di Pulau Banda.

“Diterkam buaya saat sedang berenang bersama empat orang rekannya di Pulau Banda, perairan Pulau Banyak Barat,” kata Sekretaris Satuan Tugas SAR Kepulauan Banyak, Yudistira, saat dikonfirmasi, pada Jumat (19/2/2021).

Berdasarkan keterangan saksi yang diterima oleh Tim SAR, peristiwa nahas tersebut berawal saat korban beserta empat rekannya pergi berlayar ke perairan sekitar Pulau banda, pada Rabu, 18.30 WIB.

Baca Juga  Nursaman, Gelandangan yang Mengaku Ditemui Risma di Thamrin

Mereka lalu tiba di lokasi yang dinilai tepat untuk mencari ikan dan teripang.

“Mereka rencanakan akan berenang di waktu malam mencari untuk cari ikan dan teripang,” ujar Yudistira.

Sekitar pukul 24.30 WIB, tiba-tiba korban berteriak meminta tolong dikarenakan ada buaya di tempatnya berenang.

“Mendengar ada teriakan ketiga rekan korban mengejar dan menghampiri korban yang sedang diterkam buaya,” ujarnya.

Melihat korban diterkam buaya, keempat rekannya coba memberikan pertolongan. Mereka menusuk buaya menggunakan tombak ikan.

Buaya kemudian melepaskan korban dari gigitannya dan pergi meninggalkan lokasi. Sedangkan nyawa korban sudah tak terselamatkan lagi.

Baca Juga  Kota Pontianak Raih Anugerah Parahita Ekapraya Dari Menteri PP-PA

Tubuh korban yang penuh luka cabikan lalu dibawa kembali oleh rekan-rekannya ke desa mereka. Jenazah korban tak lama kemudian, dikuburkan di tempat pemakaman umum di Gampong Ujung Sialit.

Yudistira mengatakan, kasus warga diterkam buaya bukanlah yang pertama kali terjadi di kawasan Pulau Banyak, terutama wilayah Pulau Banyak Barat.

“Memang banyak tempat yang habitat buaya. Ini bukan korban yang pertama, Januari tahun lalu juga ada namun korbannya selamat,” ungkapnya.
(IDNT/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Tanamkan Peduli Lingkungan Sejak Dini, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Ajarkan Program Green School Di Sekolah.

Berita

Cegah PETI, Polres Kapuas Hulu Lakukan Sosialisasi Di Dua Kecamatan

Berita

Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Ketinggian Kolom Abu Capai 2.000 Meter

Berita

Timor Leste Ingin Gabung Indonesia, Denny: Jadi Negara Termiskin, Percaya Gombalan Australia Sih!

Berita

Lima Tersangka Pelaku Pembunuhan Di Simarsayang Berhasil Diringkus

Berita

Kodam XII/Tpr Terima Taklimat Awal Pelaksanaan kegiatan Audit Kinerja Periode II Itjen TNI

Berita

3592 data terverifikasi, Bagi Pelaku Usaha Kecil Agara Mulai Terialisasi

Berita

Kapolres Nias Selatan gelar temu Pers atas dugaan pemerasan dan penipuan terhadap beberapa Kepala Sekolah/Kepala Desa