Home / Berita

Selasa, 19 Januari 2021 - 18:06 WIB

Dinas Lingkungan Hidup Raker di Komisi III DPRD Samosir

Viewer: 465
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 38 Detik

Samosir – Kompasnasional | Rapat Kerja Komisi III DPRD Kabupaten Samosir bersama Kepala  Dinas Lingkungan Hidup berlangsung Selasa (19/1) di ruang Rapat Komisi III terkait evaluasi Program Kegiatan Tahun Anggaran 2020 dan Program Kegiatan Tahun Anggaran 2021.

Pada pembukaan rapat Jonner Simbolon selaku Ketua Komisi III menyampaikan selain agenda rapat ini ditambahkan bahwa adanya surat masuk dari organisasi Gerakan Muda Mudi Desa Hariara Pintu terkait penempatan Tempat Pemroses Akhir (TPA) sampah di Desa Hariara Pintu. Adanya TPA itu dikhawatirkan akan dapat menimbulkan penyakit bagi masyarakat sekitar karena belum ada pengelolaan secara profesional. Disamping itu ditambahkan bahwa harus ada sinergi ataupun kesepakatan pengelolaan pariwisata di Aek Natonang antara UPTD Kebun Raya dan Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir.

Sekaitan dengan itu Sudion Tamba selaku kepala Dinas Lingkungan Hidup menjelaskan bahwa untuk program dan kegiatan pada tahun 2020 tidak ada belanja modal karena adanya refocusing namun  secara umum semua kegiatan dapat dilaksanakan dengan realisasi sebesar 97, 26 %. Untuk tahun 2021, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Samosir mendapat bantuan dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup berupa  2 unit truk sampah, becak motor sebanyak 6 unit dan 11 buah container. Program dan Kegiatan Tahun 2021 ada juga pembangunan Dyk TPS Nainggolan, pengadaan bibit, pembuatan Kajian Lingkungan Hidup Strategis untuk dokumen RPJMD berikutnya, pengadaan lampu jalan di Kecamatan Sitiotio dan pengadaan tong sampah.

Baca Juga  Berkoordinasi Dengan Polres Simalungun, Lapas Kelas IIA Pematangsiantar Laksanakan Gebyar Vaksin Merdeka

“Terkait TPA di Desa Hariara Pintu memang kami akui bahwa pengelolaan belum maksimal akan tetapi sesuai dengan prosedur akan tetap kami lakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan khususnya penanganan sampah serta menghindari efek-efek negatif bagi masyarakat dan tahun 2021 akan dibenahi. Untuk pengangkutan sampah yang mengalami kendala hal ini disebabkan kondisi jalan menuju Tempat Pemroses Akhir di Desa Hariara Pintu rusak dan kami sudah koordinasikan dengan Bidang Alat Berat untuk memperbaiki jalan masuk itu.” Papar Sudion Tamba.

Lebih lanjut disebutkan, untuk  pengelolaan Arboretum Aek Natonang akan dikoordinasikan dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir sehingga kedepan pengelolaannya dapat lebih baik. Untuk Tahun Kegiatan 2021direncanakan penyusunan masterplan Aek Natonang. Untuk kegiatan di UPTD Laboratorium dijelaskan ada pengujian kwalitas lingkungan yakni kualitas air di 12 lokasi, perbaikan IPAL laboratorium, kalibrasi dan pengadaanlogistik lab. Sementara terkait pengukuran mutu air Danau Toba menurut Kepala UPTD Laboratorium minus 2 dengan kategori cemar ringan.

Baca Juga  Jaksa Masuk Sekolah, Siswa SMA N 2 Pangururan Diminta Bijak Bermedia Sosial

Hal lain ditambahkan oleh Parluhutan Samosir bahwa fungsi konservasi di Arboretum Aek Natonang perlu di tingkatkan agar nantinya dapat sejalan dengan fungsi lainnya diantaranya Fungsi Pendidikan Lingkungan dan Pariwisata.

Sementara Pantas Marroha Sinaga mengutarakan, diperlukan penanganan sumber-sumber air di dua kecamatan yakni Kecamatan Sitiotio dan Kecamatan Harian. “Kami melihat sumber air di dua kecamatan itu semakin berkurang.” Sebutnya. Selain itu kata dia diperlukan pengawasan maupun tindakan tegas terhadap pengambilan/penyadapan getah pohon pinus. “Apabila tidak sesuai aturan harus ada tindakan tegas.” Katanya.

Sebelum menutup Rapat Kerja, Ketua Komisi III menyarankan agar dibuat tanda maupun informasi terhadap kwalitas air  disumber air agar masyarakat dapat mengetahui layak atau tidaknya air itu dikonsumsi. Terobosan lain diperlukan yakni pengelolaan limbah eceng gondok di rumah kompos untuk dijadikan kompos. “Kami sarankan Dinas Lingkungan Hidup dapat lebih kreatif dan inovatif dalam pengelolaan limbah, sampah maupun hal lainnya sehingga pencemaran lingkungan dapat dikurangi dan keberlanjutan kelestarian lingkungan dapat terpelihara dengan baik.” Katanya mengakhiri Rapat Kerja. (rel/monang lumban raja)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pos Komando Utama (Kout) Satgas Pamtas Rl-Malaysia Yonif 645/Gty Peduli dan Bantu Proses Pemakaman Warga di Perbatasan

Arsip

Secarik Dokumen Pesawat Jakarta-Sydney Jadi Bukti Teror Australia

Berita

Satgas Pamtas Rl-Malaysia Yonif 645/ Gty Bantu Proses Pemakaman Warga di Perbatasan

Berita

Rapat persiapan Rakor FW-LSM Kalbar, Libatkan Masyarakat Dalam Mengambil Kebijakkan”

Berita

Pangdam XII/Tpr Sambut Kedatangan Wakil Presiden di Kalbar

Berita

Kesiapan Menghadapi Karhutla, Danramil 1206-07/Empanang Cek Perlengkapan Alat Damkar.

Berita

Penataan Pontianak Utara Selain di Bangun Rumah Sakit juga Jadi Kawasan Wisata

Berita

Irsal Fikri: Itu Sebuah Langkah Mundur dan Harus Dikaji Seksama