Home / Berita

Selasa, 19 Februari 2019 - 17:12 WIB

Irsal Fikri: Itu Sebuah Langkah Mundur dan Harus Dikaji Seksama

Viewer: 576
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 36 Detik
Kompasnasional.com,MEDAN – Merdeka Walk sudah menjadi ikon Kota Medan dan image tersebut sudah tersosialisasi dalam lokasi perjalanan wisata lokal dan manca negara.
“Maka jika ada wacana lokasi Merdeka Walk akan dijadikan ruang terbuka hijau (RTH) kembali, ini merupakan langkah mundur dan prosesnya tidak semudah membalikkan telapak tangan,” ujar Anggota DPRD Medan H Irsal Fikri, Selasa (19/2/2019) menanggapi wacana yang diungkap Gubsu untuk menjadikan Merdeka Walk sebagai lokasi RTH.
Menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Merdeka Walk itu sudah menjadi ikon Kota Medan di dunia pariwisata. Bahkan sudah menjadi lokasi transaksi bisnis dan pasar kuliner modern yang cukup representatif.
Dalam hal ini perlu dikaji secara seksama dan mengedepankan tuntutan pembangunan Kota Medan sebagai kota metropolitan.
“Salah satu yang harus dipertimbangkan adalah dari sisi hukum, mengingat adanya kontrak kerja sama antara Pemko Medan dengan pihak ketiga. Selain itu juga dipertimbangkan nasib tenaga kerja yang terserap di Merdeka Walk.
“Wacana membuka RTH di tengah kota Medan memang baik, tetapi bukan berarti harus memberangus begitu saja Merdeka Walk yang sudah menjadi ikon Kota Medan. Artinya kebijakan itu jangan tumpang tindih karena ini akan menjadi preseden buruk,” tegas Irsal Fikri.
Sebelumnya Gubsu Edy Rahmayadi menegaskan akan tetap mengubah wajah dari Lapangan Merdeka kembali menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Dirinya juga tidak perduli mau siapapun yang menghalanginya untuk membersihkan tempat tersebut menjadi lahan terbuka hijau bagi masyarakat.
“Siapa bilang tidak bisa direhab, kan aku gubernurnya ini harus bisa lah,” kata Edy Rahmayadi ditemui seusai pelantikan Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi Sumut, di eks gedung Satpol-PP, Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Senin (18/2/2019) lalu.
Edy Rahmayadi mengaku tidak ada peraturan apapun yang dilanggar dalam rencana memindahkan tempat bisnis kuliner Merdeka Walk tersebut.
Sedikit penjelasannya, sewaktu Edy Rahmayadi menjadi Komandan Yon (Danyon), lokasi Lapangan Merdeka sering diadakannya pameran dari meriam yang dibunyikan.
Tetapi saat ini, Edy Rahmayadi mengatakan, sudah tidak adalagi dikarenakan banyaknya bangunan tinggi sehingga prihal tersebut tak terlaksana. (17M/AW)
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga  Kapolsek Toba Salurkan Bansos, Peduli Kepada Masyarakat Terdampak Banjir Diwilayah Desa Bagan Asam

Share :

Baca Juga

Berita

Dansatgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty Hadiri Pemusnahan Media Pembawa HPHK & OPTKĀ 

Berita

Pangdam XII/Tpr Lepas Pelaku Latihan YTP Yonif Raider 641/Bru ke Puslatpur Baturaja

Berita

Peringati Hardiknas 2022, Guru SMKN 1 Siantar Kenakan Pakaian Adat

Berita

Subdenpom XII/1-6 Putussibau Melaksanakan Sosialisasi Ops Gaktib dan Ops Yustisi Polisi Militer TA 2022 Di Kodim 1206/PSB

Berita

4 PAKET PEKERJAAN PENINGKATAN JALAN POROS DISNAKERTRANS, APBDP YANG SUDAH DILELANG FISIKNYA NIHIL.

Berita

Ormas Indonesia Bersatu Yakin Rizal Ramli Berbohong

Berita

Peningkatan Kemampuan Deteksi Narkotika Unit Satwa Dit Samapta Polda Kalbar

Berita

Diduga Mencuri Buah Kemiri, Perangkat Desa di Mediasi Oleh Bhabinkamtibmas Polsek Simanindo