Home / Gaya Hidup

Minggu, 10 Januari 2021 - 21:11 WIB

Genichi Mitsuhashi, ‘Sarjana’ Pertama Program Studi Ninja

Viewer: 392
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 24 Detik

Kompasnasional l Jepang dan Ninja adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan. Tak dimungkiri banyak orang yang ingin menjadi ninja dengan segala teknik dan kemampuan bela dirinya.

Jika Anda termasuk orang yang ingin jadi ninja, kini impian Anda bisa terwujud. Jepang sudah menghasilkan lulusan program studi ninja pertamanya.

‘Sarjana’ Lulusan ninja pertama ini bernama Genichi Mitsuhashi. Genichi menghabiskan dua tahun mengasah keterampilan seni bela diri dan mempelajari martial arts.

Pria 45 tahun ini menyelesaikan kursus master di Universitas Mie di Jepang bagian tengah, wilayah yang dianggap sebagai rumah ninja.

Universitas Mie mendirikan pusat penelitian pertama di dunia yang didedikasikan untuk ninja pada tahun 2017 dan membuka program sarjana setahun kemudian.

Baca Juga  Studi: Musik Bantu Maksimalkan Proses Belajar

“Saya membaca bahwa ninja bekerja sebagai petani di pagi hari dan dilatih dalam seni bela diri pada sore hari,” katanya.

Mitsuhashi menanam sayuran dan mengerjakan teknik seni bela dirinya, di samping belajar ninja yang berlebihan di kelas.

“Dengan kombinasi ini, kupikir aku bisa belajar tentang ninja yang sebenarnya,” katanya.

Geninchi juga mempelajari kung fu dan seni bela diri Jepang yang dikenal sebagai Shorinji Kempo, mengajarkan keterampilan ninja di dojo-nya sendiri dan mengelola penginapan lokal sambil mengejar gelar PhD.

Yuji Yamada, seorang profesor sejarah Jepang di universitas yang bertanggung jawab atas pusat ninja, terkejut dengan pengabdian Mitsuhashi untuk tugas itu.

Baca Juga  Harta Tahta Wanita Sudah Punya, Miliarder ini Malah Putuskan Jadi Tukang Pungut Sampah

“Kami menyediakan kelas sejarah dan kursus keterampilan ninja. Tapi saya tidak berharap dia terlibat sejauh ini,” kata Yamada.

Untuk mendaftar, siswa harus mengikuti ujian sejarah Jepang dan ujian membaca dokumen ninja sejarah.

“Sekitar tiga siswa mendaftar setiap tahun. Saya pikir ada permintaan,” kata profesor itu.

“Kami mendapat banyak pertanyaan dari luar negeri tetapi saya harus mengatakan satu hal: Ini adalah kursus untuk belajar tentang ninja, bukan untuk menjadi ninja.” (CNNI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Gaya Hidup

India terapkan pembatasan kerumunan terkait Covid, pasangan pengantin gelar pernikahan di pesawat

Gaya Hidup

Cegah Kegemukan, Anak Perlu Aktivitas Fisik Selama di Rumah

Gaya Hidup

Pengusaha Lampung Beber Cara Memesan Vernita Syabilla, Tarifnya Segini

Gaya Hidup

Aturan UU Gowes Sepeda Sedang Disiapkan, Pengamat: Jangan Asal-asalan!

Gaya Hidup

Pria Pakistan Tewas Tertabrak Kereta Saat Bikin Video Tiktok

Berita

Sophia Latjuba Tegaskan Sudah Move On dari Ariel NOAH

Gaya Hidup

Viral Foto ASN Berbaju Korpri Panjang, Politisi PDI Perjuangan Buka Suara

Gaya Hidup

Harta Rp444 T, Keluarga Terkaya RI & Asia Ini Hobi Makan di Warung & Bersepatu Jebol