Viewer: 665
0 0

Home / Politik

Minggu, 3 Januari 2021 - 10:14 WIB

Gerindra Belum Komit, Arief Poyuono Colek Prabowo: Kok Main Politik Waria?

Viewer: 666
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 25 Detik

Kompasnasional l Politisi Partai Gerindra Arief Poyuono menilai partainya sedang memainkan politik waria. Pasalnya, Partai Gerindra tak sepenuhnya mendukung seluruh kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu disampaikan oleh Arief melalui akun Twitter miliknya @bumnbersatu. Arief menyinggung partai yang diketuai oleh Prabowo Subianto itu belum sepenuh hati mendukung seluruh kebijakan Jokowi.

Eks Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu mempertanyakan kepada sang ketua umum mengenai alur politik yang sedang dimainkan partainya.

Sebab, ia menilai partai yang menaunginya sedang memainkan politik waria atau sering berubah-ubah pendirian.

“Gimana ini @prabowo kok kita main politik waria sih, kadang jadi lelaki kadang jadi perempuan,” ungkap Arief.

Baca Juga  PA 212 Sarankan Prabowo Tak Maju Pilpres 2024, Ini Alasannya

Sejak tak lagi menduduki kursi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono kerap kali melontarkan kritik terhadap partainya sendiri.

Ia mengaku saat ini masih menjadi kader Partai Gerindra. Namun, ia menunggu dipecat oleh Prabowo.
Belum lama ini, Arief secara terang-terangan meminta sang ketua umum Prabowo Subianto mundur dari jabatannya sebagai Menteri Pertahanan.

Alasan Arief menyarankan Prabowo mundur dari jabatan menteri karena adanya menteri dari kader Gerindra yaitu Edhy Prabowo yang tertangkap KPK atas kasus Korupsi.

Menurut dia, Prabowo seharusnya menegur untuk tidak korupsi apabila ingin mengabdi dengan Jokowi.

Baca Juga  Laode Ida: Tiba-tiba Muncul Isu Agama Dalam Proses Calon Kapolri, Ini Berbahaya!

“Dimana pun yang mendapatkan izin ekspor benur lobster itu kan orang Gerindra paling banyak. Harusnya Pak Prabowo menegur,” ujarnya.

Arief mengungkapkan seharusnya Prabowo bisa mengatur kader partainya untuk tidak melakukan korupsi.

“Dia harusnya bisa dong memberesi barisan partainya,” lanjutnya.

Namun menurut Arief, Prabowo telah gagal melakukan tugasnya sehingga harus mundur dari jabatan Menhan.

“Dia gagal. Kalau gagal ya harus mundur. Istilahnya malu lho ya, kita cuman punya dua menteri yang satu kena KPK. Lah, nanti Pak Prabowo pas rapat kabinet apa nggak malu ditanya Pak Jokowi,” kata Arief.(SC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

Jokowi Marah, Akbar Faisal: di Beberapa Negara, Menterinya Tahu Diri dan Mundur

Politik

Wasekjen PAN Yakin 80 Persen Pemilih PAN Tidak Akan Beralih ke Partai Ummat

Politik

Marzuki Alie: Pak Jokowi Jangan Marah, Nanti Sakit, yang Rugi Rakyat

Politik

SBY dan Masyarakat Sumbar Bela Cagub Mulyadi

Politik

Jokowi Gelar Rapat Kabinet Tatap Muka Perdana di Istana Hari Ini
Foto ilustrasi bom meledak

Berita

Bom Meledak di Gereja Kongo, 10 Tewas-39 Luka

Politik

Mbak You Mengaku Menikahi Ular, Muannas Alaidid: Begini Kok Dibela Rizal Ramli dan Benny Herman?

Politik

Irma NasDem soal Sandiaga: Percuma Berdarah-darah di Pilpres