Viewer: 697
0 0

Home / Nasional

Sabtu, 5 Desember 2020 - 19:50 WIB

Laode Ida: Calon Kapolri Harus Profesional, Bukan Titipan Kepentingan

Viewer: 698
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 21 Detik

Kompasnasional l Menjelang hari pengusulan nama calon Kapolri pengganti Jenderal Pol Idham Azis, diharapkan semua pihak ciptakan suasana kondusif. Jangan pernah bahas lagi isu agama figur calon kapolri dengan hanya untuk menjegal figur-figur Jenderal polisi potensial mengisi Polri 01. “Dan, kita semua mesti sepakat, seperti juga disuarakan sejumlah anggota Komisi III DPR RI, bahwa sepanjang syarat maka siapapun bisa jadi Kapolri. Dan harus dicatat bahwa agama atau keyakinan iman seseorang, tak menjadi untuk bisa memuluskan dan atau sebaliknya mengganjal yang bersangkutan,” kata Laode Ida kepada wartawan, Sabtu (5/12/2020).

Baca Juga  Capres 2019: Prabowo-Gatot, Jokowi-Tito?

Laode menangkap isyarat ketika isu agama dihembuskan oleh sejumlah pihak, sebenarnya yang sedang diganjal adalah Komjen Listyo Sigit (Kabareskrim), atau barang kali Komjen Pol Dharma Pongrekum (Wakil Kepala BCSN).

“Hal ini tentu tidak sehat, dan saya berharap Presiden Jokowi mengabaikannya dan mengembalikan syarat profesionalitas sesuai ketentuan yang berlaku ditambah dengan kecocokan atau cemistry dalam komunikasi antara Presiden dan figur Calon Kapolri,” katanya.

Menurut Laode, jika pengangkatan calon Kapolri dipengaruhi oleh tekanan kelompok agama tertentu, maka akan berdampak pada adanya diskriminasi yang merupakan bagian pelanggaran HAM dan aturan perundangan yang berlaku. Selain itu, Polri akan dianggap sama sebagai politik dengan basis massa berdasarkan agama — suatu yang tak boleh terjadi.

Baca Juga  Baru Saja Menghirup Udara Segar, Residivis di Blitar kembali harus mendekam dibalik Jeruji Besi

Hal ini juga akan jadi preseden buruk bahwa Kapolri adalah perpanjangan tangan kelompok agama tertentu,” katanya. Terkait dengan sosok Komjen Listyo Sigit, terkonfirmasi dari sejumah pihak yang pernah membangun komunikasi dengan yang bersangkutan, dianggap sebagai Jenderal Polisi yang memiliki kelebihan tersendiri dalam berkomunikasi dengan masyarakat, yakni antara lain memiliki sikap dan karakter santun, jauh dari arogansi, yang diharapkan menjadi modal dasar nan besar untuk menciptakan suasana kondusif di masyarakat.(JPNN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Nasional

Kemendagri: Negara Sedang Darurat!

Arsip

Munas SBSI 1992 Fokus Tiga Hal

Berita

Presiden Joko Widodo Lepas Kontingen Atlet Indonesia dalam Laga Asian Para Games 2018

Arsip

Pengunduran Diri Taufik Ridho Diterima atau Ditolak, PKS Putuskan Akhir Maret

Berita

Sumut-Aceh tuan rumah PON 2024

Berita

BMKG Hibahkan 9 Unit Sirene Tsunami pada Pemprov Bali
Foto Ilustrasi saat hujan keras

Berita

Banjir Bandang di Banyuwangi: Listrik Mati, Pendataan Korban Sulit

Arsip

Mantan Pjs Kades Dilaporkan Warganya ke Kejaksaan