Viewer: 865
0 0

Home / Berita

Minggu, 29 November 2020 - 18:47 WIB

Penataan Pontianak Utara Selain di Bangun Rumah Sakit juga Jadi Kawasan Wisata

Viewer: 866
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 21 Detik

Kompas Nasional.com | Pontianak Kalbar – Pembangunan infrastruktur mulai menyasar Kecamatan Pontianak Utara.

Selain pembangunan rumah sakit di Siantan Hilir yang baru saja dilakukan penancapan tiang pertama, Pemerintah Kota (Pemkot) juga akan melakukan penataan kawasan itu menjadi daya tarik wisata.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerangkan, kawasan Parit Nanas nantinya ditata pada sisi kiri dan kanan sehingga lebih tertata rapi dan tidak kumuh.

Selain itu, juga dibangun waterfront yang bagus dilengkapi taman.

“Waterfront tersebut akan dihiasi lampu, area bermain, sarana olahraga dan fasilitas lainnya,” ungkapnya usai melakukan penancapan tiang pertama pembangunan rumah sakit di Pontianak Utara, Sabtu (28/11/2020).

Baca Juga  PEMKAB SINTANG AJUKAN 37 DESA MENDAPATKAN LISTRIK NEGARA TAHUN 2022

Anggaran pembangunan waterfront itu bersumber dari APBN dengan total anggaran sekitar Rp19 miliar.

Jika pembangunan waterfront itu selesai, dirinya yakin kawasan itu menjadi daya tarik terutama bagi warga Pontianak Utara sebagai tempat rekreasi keluarga.

“Warga nanti bisa menikmati keindahan Sungai Kapuas di sepanjang waterfront,” sebutnya.

Edi menambahkan, di wilayah Kecamatan Pontianak Utara pihaknya tengah melakukan pemetaan lahan milik Pemkot Pontianak yang berpotensi untuk dikembangkan.

Terlebih wilayah Kecamatan Pontianak Utara masih cukup luas sehingga memungkinkan untuk dijadikan ruang terbuka hijau yang representatif dan sesuai dengan fungsinya.

Baca Juga  Sinergritas TNI Dan Polri, Polsek Pontianak Timur Bersama Lantamal XII lakukan Pengaturan Arus Lalin Dipagi Hari

“Masyarakat Kecamatan Pontianak Utara tidak perlu jauh-jauh lagi ke sini (pusat kota), mereka bisa melakukan aktivitas rekreasi di ruang terbuka hijau di Pontianak Utara,” ucapnya.

Menurutnya, lahan pertanian yang ada di Pontianak Utara menjadi salah satu unggulan. Sebagian besar lahan tersebut milik masyarakat.

Pemanfaatan lahan, kata Edi, memiliki zonasi misalnya kawasan hijau dengan gambut yang dalam.

Fungsi lahan tersebut sebenarnya untuk agrowisata, perkebunan, peternakan dan pertanian sehingga produktif.

“Oleh sebab itu kawasan tersebut cocok menjadi kawasan agropolitan dan wisata agro,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Polres Sintang Gelar Operasi Patuh 2022 Ini Yang Menjadi Prioritas Pencatatan Pelanggaran

Berita

Masyarakat Binaan Ikuti Sosialisasi Penyakit Rabies, Bersama Babinsa Di Aula Desa Sempalai, Tebas .

Berita

Teka-teki Amplop Isi Dolar Singapura dari Bupati Kuansing ke Menhut Raja Juli

Berita

Babinsa Dampingi Pelaksanaan Vaksinasi Terus Beri Semangat Warga

Arsip

Menteri Rini Target Divestasi Saham Freeport Kelar di 2018

Berita

Ditengah Wabah Covid-19, Sejumlah Sekolah di Disdik Pematangsiantar Pungut Biaya Atribut Sebesar Rp. 80 Ribu.

Berita

LPSK-KontraS Kritik Vonis Bebas Eks Bupati Langkat di Kasus Kerangkeng

Berita

Jokowi Beri Sinyal “Reshuffle” Kabinet pada Pekan Ini