Viewer: 722
0 0

Home / Berita

Jumat, 20 November 2020 - 14:12 WIB

Dosen Bergelar Doktor di Jambi Tewas Gantung Diri

Viewer: 723
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 21 Detik

Kompasnasional | Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi hingga Jumat (20/11) masih menyelidiki motif kasus bunuh diri Muslim (42), seorang dosen bergelar doktor dari Universitas Jambi (Unja).

Namun istri korban dan anggota keluarga korban belum bisa dimintai keterangan. Sementara jenazah korban akan dimakamkan di Desa Mendalo Indah, Muarojambi, Jumat (20/11/2020) ini, setelah menjalani visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi.Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Polres Muarojambi, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Amradi di Jambi, Jumat (20/11/2020) menjelaskan, Muslim yang merupakan seorang dosen jurusan matematika di Fakultas Keguruan dn Ilmu Pendidikan (FKIP) Unja diketahui tewas bunuh diri Kamis (19/11/2020) pukul 04.30 WIB.Orang pertama yang mengetahui korban twas bunuh diri dengan cara menggantung diri di rumahnya, Desa Mendalo Indah, yaitu istri korban, Dewi. Mendengar ibunya berteriak histeris, anak korban, Zahra datang dan melihat ayahnya tergantung di tangga rumah.Setelah melihat kejadian, Zahra memanggil tetangga, Efizal Admi dan Mansur. Ketika kedua orang tetangga tersebut datang, jasad korban sudah diturunkan oleh isterinya dengan memutus tali menggunakan pisau dapur. Sewaktu Efizal memeriksa nadi korban, denyut nadinya tidak ada lagi,”katanya.

Baca Juga  Buronan Kasus Pengerusakan Hutan 1000 ha di Kabupaten Sambas di Tangkap Tim Kejagung

Sementara itu, Dekan FKIP Unja, Asrial mengatakan, terkejut mendengar staf pengajar Unja tersebut tewas gantung diri. Menurut Asrial, Muslim yang meraih gelar doktor dari Universitas Gadjah Mada (UGM) termasuk dosen muda yang berprestasi.

Baca Juga  Bantu Masyarakat Pra Sejahtera Kodam XII/Tpr Kerja Sama Dengan PT. Topindo Solusi Komunika

“Selama bertugas di Unja, Muslim terkenal juga sebagai seorang dosen periang. Saya belum pernah mengetahui adanya persoalan serius yang dihadapi Muslim di kampus. Terakhir saya ketemu almarhum di kampus, Senin (9/11). Ketiga saya tegur, almarhum menyahut dan tidak ada mengeluh mengenai suatu masalah,”katanya. (BSC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

KRATOM JADI UNGGULAN PENELITIAN DI TAHUN 2021

Arsip

Narkotika Berbahaya Itu Tembakau Super Cap Gorila

Berita

3 Partai Pendukung JR-Ance Menunggu Jawaban KPU Sumut

Berita

Tangkal Corona, Kodim 1509/Labuha Gelar Olahraga Bersama

Berita

Hari Kedua Pasca Libur Tahun Baru, Perkantoran Pemkab Samosir Sepi

Berita

Sekda Kalbar: Peran Penting Inspektorat Dalam Pengawasan Proyek Strategis Prov Kalbar

Berita

Bupati Tapsel Bersama IKAPSI, dan PSPS Kompak Bantu Korban Kebakaran di Pasar Sipirok

Berita

Proyek DAK Fisik Pendidikan Diduga Jadi Ajang Korupsi