Viewer: 1055
0 0

Home / Berita / Daerah

Jumat, 13 November 2020 - 19:44 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Sumatera Utara Sosialisasi Manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan Kepada Sektor Lembaga Keumatan Kristen BPU(Bukan Penerima Upah)

Viewer: 1056
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 44 Detik

Kompas Nasional l Siantar

Acara kegiatan yang berlangsung di Hotel Sapadia, Jalan  Pangeran Diponegoro no 21, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar, pada hari Jumat,(13/11/2020)

Dalam kegiatan ini tampak hadir, Rasidin sebagai asisten Deputi Wilayah MR.BPJS Ketenagakerjaan Sumut, sebagai narasumber Rekson Silaban juga selaku Pengawas BPJS ketenagakerjaan Sumut, Ramli sebagai Kepala cabang BPJS ketenagakerjaan Pematangsiantar, dan juga Radiapo Hasiholan Sinaga Calon Bupati Simalungun,  Ketua FS.GMKI Siantar-Simalungun  Drs.Hamonangan Aruan serta Marim Purba mantan Walikota Kota Pematangsiantar juga senior GMKI.

Rasidin dalam sambutannya juga mewakili rekan-rekan Panitia  mengatakan, kegiatan ini adalah Sosialisasi Program dan Manfaat yang merupakan program dari Forum Senior GMKI Pematangsiantar bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dengan jumlah Peserta 50 orang.

Adapun yang 50 orang ini adalah mewakili kampus didominasi gereja, dunia usaha, Koperasi, Pers, dan kegiatan ini berlangsung dari jam 09.00 sampai 17.00 Wib. Dan sebagai Topik dari kegiatan ini adalah Pentingnya Jaminan Sosial di Dunia termasuk di Indonesia, katanya.

Rasidin juga mengharapkan, agar Lembaga Sektor Keumatan ini, pengurus, anggota, teristimewa para peserta yang hadir agar ikut bergabung di BPJS Ketenagakerjaan ini. Agar tercapai tujuan pemerintah yakni menciptakan masyarakat sejahterah, sebagai mana yang di maksud pada UU No. 24 Tahun 2011 Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

Baca Juga  Penandatanganan MoU Bupati Kapuas Hulu Bersama Kanwil Perbendaharaan Prov.Kalbar, Dan KPPN Putussibau Tahun 2022

Tidak hanya itu, dalam kegiatan ini juga diberikan informasi kepada peserta yang telah diikutkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan seperti jaminan hari tua, kematian, kecelakaan, juga pensiun.

“Apabila para anggota mengalami kecelakaan kerja maka biaya perawatan di rumah sakit sepenuhnya ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan tanpa batasan biaya sesuai indikasi medis” jelas Rasidin.

Saat di tanya seperti apa program BPJS ketenagakerjaan bagi pekerja sosial di gereja-gereja, Rasidin mengatakan, Dengan nantinya para pengurus keumatan masuk jadi anggota BPJS ketenagakerjaan, akan terlayani perlindungan sosial kepada masyarakat sehingga orang-orang yang bekerja disektor keumatan kristen mendapat perlindungan jaminan sosial seperti Pelayan gereja(Sintua).

“Jaminan yang di dapat seperti hari tua, kecelakaan, meninggal dunia, sakit.
Jadi usianya itu namanya Bukan Penerima Upah(BPU), karena dia tidak ada yang membayari jadi yang membayari itu pribadinya sendiri sebesar Rp 16.800/bulan yaitu dua program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian kecuali nantinya gereja punya anggaran itu lain hal”. ungkapnya.

Jadi dengan Rp 16.800/bulan peserta sudah terlindungi, jadi kalau seumpamanya mendapat kecelakaan kerja peserta mendapat biaya perawatan  sampai sembuh, BPJS ketenagakerjaan juga bekerja sama dengan Rumah sakit pemerintah maupun swasta.
Kalau yang swasta seperti RS Vita Insani dan Horas Insani dan langsung masuk di kamar kelas satu, jadi beda dengan BPJS Kesehatan.

Baca Juga  Wabup Mempawah Muhammad Pagi Lantik Pimpinan Cabang DMI Kecamatan Sungai Kunyit,

Masih kata Rasidin,  apabila peserta di rawat dan meninggal dunia dia akan mendapat Rp 48juta karena upah Rp 1juta jadi ahli waris menerima Rp 48juta, kemudian anaknya dua orang di lindungi sampai perguruan tinggi tamat. Ini bagi peserta yang meninggal karena kecelakaan kerja.

Kalau meninggal biasa (Sakit), peserta akan mendapat Rp 42juta dengan catatan biaya penguburan Rp 10juta kemudian santunan tambahan Rp 12juta, apabila peserta sudah lebih 5 tahun atau 3 tahun lebih anak nya mendapat perlindungan perguruan tinggi sampai tamat. terang Rasidin.

Rekson silaban juga mengatakan, level cakupan BPJS ketenagakerjaan  di gereja-gereja masih kecil mungkin karena kurang sosialisi, semoga dengan acara ini BPJS ketenagakerjaan ini, pekerja-pekerja sosial kerohanian gereja-gereja tergerak hatinya menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan. Kata Rekson.

Penulis : Toni Tambunan

Editor   : Nilson Pakpahan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolda Kalbar Hadiri Vaksinasi Massal Lanjutan Secara Virtual

Berita

Edi Minta Pejabat Fungsional Tingkatkan Kompetensi dan Inovasi

Berita

Asrendam XII/Tpr Ikuti Launching Aplikasi SOHIB

Berita

Warga Patuhi Larangan Malam Tahun Baru

Berita

Wakil Bupati Kapuas Hulu Hadiri Binrohtal Agama Islam 

Berita

Terjadi di ATM BRI Indomaret Lubukpakam, Duit Tak Keluar, Saldo Tetap Berkurang

Berita

Musrenbang Tingkat Kecamatan Pontianak Timur Tahun 2021

Berita

Satgas Pamtas Yonif 645/GTY Menerima Kunjungan Kerja Direktur C Bais TNI