Viewer: 773
0 0

Home / Berita

Jumat, 9 Oktober 2020 - 02:10 WIB

Ribuan Massa Tergabung Dalam AMISABI Tabagsel Gelar Aksi Unjuk Rasa Penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja

Viewer: 774
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Padangsidimpuan, Kompas Nasional – Ribuan massa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Salak Berduri Tapanuli Bagian Selatan (AMISABI Tabagsel) menggelar aksi unjuk rasa penolakan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Kota Padangsidimpuan (Psp), Kamis (8/10/2020) sekitar pukul 11.30 WIB

AMISABI Tabagsel merupakan mahasiswa yang tergabung dari beberapa organisasi kemahasiswaan dari berbagai Universitas, diantaranya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Badan Eksekutif Mahasiswa se-Tabagsel (BEM) dari berbagai kampus di Kota Psp dan Cipayung Plus. 

Aksi penolakan UU Cipta Kerja sempat diwarnai bentrokan antara aparat Kepolisian dan pengunjuk rasa. Gedung DPRD dihujani batu oleh pendemo. Massa menolak keterwakilan dari mereka bertemu anggota DPRD. Yang mereka inginkan DPRD menjumpai mereka, berdialag langsung di depan Kantor Perwakilan rakyat tersebut. 

Baca Juga  Hari Pertama AAU Juara I Lari 1500 M dan Renang Estafet 

Kapolres Psp, AKBP Juliani Prihartini,SIK,MH tampak berupaya meredam emosi dan menenangkan massa. “Adik-adik Mahasiswa harap tertib, jangan ada lemparan. Tolong ya, jangan ada lemparan, tertib ya. Nanti juga yang rugi kita sendiri, Himbau Juliani.

Tidak sampai disitu, meski basah kuyup karena sorenya hujan turun massa tidak bergeming mereka terus menyoraki DPRD Kota Psp sambil menyerukan yel-yel, “DPR Goblok”. Massa juga terlibat aksi saling dorong dengan aparat Kepolisian, massa memaksa masuk, hingga beberapa Mahasiswa berhasil masuk dengan cara memanjat pagar Gedung DPRD Psp.

Baca Juga  Deklarasi anti-narkoba 36 Artis Tandatangani MoU

Aksi massa semakin memanas, Polisi sempat menembakkan gas air mata dan manyemprot massa dengan kenderaan Water Canon. 

Dari informasi yang dihimpun, ada beberapa personil dari Polres Psp, Satpol PP dan Mahasiswa yang mengalami luka luka. Ada yang luka dibagian kepala, kaki diduga kena lemparan. Dan kini sudah ditangani petugas Medis. Hingga sore hari ini, sebagian massa Mahasiswa masih bertahan di depan Kantor DPRD Kota Psp. (k. Ikhfan )

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Bupati Imbau Penegak Hukum Tangkap Pelaku Pungli Catut Nama Bupati

Berita

PEMKAB TOBA BERIKAN PENGHARGAAN GURU DAN SISWA BERPRESTASI PADA HARDIKNAS 2022

Berita

WAKIL BUPATI SAMOSIR MONITORING AKSES PINTU MASUK PELABUHAN AMBARITA DAN TOMOK

Berita

Kota Pontianak Jadikan Destinasi Sport Tourism

Berita

WORKSHOP UPAYA PENCEGAHAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN

Berita

Kabupaten Tapsel termasuk dalam urutan ketiga capaian vaksinasi Covid-19 dosis I se-Sumatera Utara (Sumut).

Berita

AJI: Kekerasan terhadap Jurnalis Perempuan Tinggi Saat Pandemi Covid-19

Berita

Gubsu Edy Rahmayadi Tinjau Langsung Vaksinasi Pelajar di Perguruan Taman Siswa Pematangsiantar