Viewer: 719
0 0

Home / Berita

Rabu, 7 Oktober 2020 - 18:36 WIB

Hadir Pada Kampanye Virtual Netralitas ASN, Merupakan Harapan Sekda Prov Kalbar

Viewer: 720
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 41 Detik

Kompas Nasional.com | Pontianak Kalbar – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat A.L. Leysandri menghadiri acara Kampanye Virtual Netralitas ASN yang diselenggarakan Komite Aparatur Sipil Negara (KASN), Ruang Audio Visual Kantor Gubernur Kalbar,( 07/10/2020).

Sekda Prov Kalbar A. L. Leysandri mengatakan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) sangat penting terkait politik dalam pilkada. Sebagai abdi negara, Serta sebagai pelayan publik, sebagai mana yang sudah di amanahkan pada semua ASN dapat dijalankan dengan baik. ASN harus bekerja profesional serta terhindar dari tekanan-tekanan politik.

“ ini sudah yang ke lima kali kita melakukan gerakan netralitas ASN terkait politik pilkada, dan kita ingin ASN dapat bekerja secara profesional serta dapat terhindar dari tekanan politik. Pilkada urusan politik dan rakyat, ASN hanya mengawal, itu yang perlu di perhatikan,” harap, A. L. Leysandri

Baca Juga  Tenggelam di Tano Ponggol Danau Toba, Pekerja PT Wika Belum Ditemukan

Untuk sangsi bagi ASN yang terlibat dan terbukti bersalah, tentunya ada beberapa sangsi, baik berupa teguran tertulis, kenaikan pangkat, gaji berkala, sesuai undang – undang ASN yang berlaku, tegas A.L Leysandri.

Acara yang berlangsung secara Virtual di hadiri juga Wakil Presiden RI K. H. Ma’ruf Amin di kediaman resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat.

Dalam sambutan Wakil Presiden RI K. H. Ma’ruf mengatakan netralitas Aparatur Sipil Negara harus dijaga. Netralitas ialah prinsip utama bagi ASN selaku pelayan publik. Selain sebagai landasan utama terwujudnya percepatan reformasi Birokrasi Nasional, netralitas juga menjadi salah satu faktor penentu kualitas demokrasi dan pemilihan umum.

Baca Juga  Mengenal Sosok Rondi Lbn Tobing Calon Pangulu Nagori Maligas Tongah

K. H. Ma’ruf juga berharap netralitas harus di jaga dan dilaksanakan seluruh ASN untuk menjaga dan menangkal politisasi birokrasi yang dapat menjauhkan kita pada pencapaian tujuan reformasi birokrasi, yaitu terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

Selain itu, Wapres menuturkan netralitas adalah sutu faktor penentu kualitas demokrasi dalam pemilihan umum. hal tersebut sejalan dengan undang – undang nomor 5 tahun 2014 yang megatur tentang Aparatur Sipil Negara, pada pasal 2 huruf (f) menyebutkan bahwa penyelenggaraan kebijakan dan manajemen ASN berdasarkan pada asas netralitas. Dengan demikian netralitas merupakan prinsip, nilai dasar, kode etik, dan kode perilaku yang tidak dapat dipisahkan dari ASN.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Dua Pria Ditangkap di Samosir karena Dugaan Pencurian Besi

Berita

PEMBKAB HUMBAHAS IKUTI RAPAT PELAYANAN DAN PENINGKATAN PAJAK

Berita

Pertamina Keluarkan Kartu Kendali Solusi Cegah Penimbunan Solar Bersubsidi

Berita

AHY Janji Truk Obesitas Lenyap Tahun Depan

Berita

Kuota Terbatas, Tahun 2022 Kota Pematangsiantar Berangkatkan 42 Calon Jamaah Haji

Berita

Antisipasi Bentrok Susulan, Kapolsek Kutalimbaru Berikan Bimluh di GBKP Lau Bakery

Berita

DR. Harisson Laksanakan Sidak Lansung RSUD DR Soedarso Untuk Optimalisasi Pelayanan Publik

Berita

Polsek Putussibau Utara Menggelar Operasi Yustisi di Pusat Perbelanjaan