Viewer: 723
0 0

Home / Berita

Kamis, 17 September 2020 - 18:47 WIB

Pemkot Pontianak Raih Natamukti Award Yang Ke Empat Kalinya

Viewer: 724
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 40 Detik

Wali Kota : Pentingnya Digitalisasi UMKM Di tengah Pandemi
 
 
KOMPAS NASIONAL.com | Pontianak Kalbar- International Council for Small Business (ICSB) kembali menganugerahkan penghargaan Natamukti Kategori Kota kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Penyerahan piagam penghargaan dilakukan secara virtual di Ruang Pontive Center, Kamis (17/9/2020).

Natamukti Award merupakan apresiasi bagi daerah-daerah yang dinilai berhasil memajukan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). 
 
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, penghargaan Natamukti ini merupakan keempat kalinya yang diraih oleh Pemkot Pontianak.

Sebelumnya, penghargaan serupa pernah diterima pada tahun 2016, 2018 dan 2019.

Untuk tahun 2020 ini, Natamukti yang diraih Kota Pontianak adalah kategori pemasaran dan pengenalan digitalisasi dalam mendorong perkembangan UMKM.

Baca Juga  Bane: Lindungi Kekayaan Intelektual Untuk Kemerdekaan Finansial

Salah satu sistem digitalisasi adalah dengan memanfaatkan platform aplikasi marketplace UMKM Warung Kite.

“Digitalisasi menjadi hal yang penting dikala pandemi Covid-19 saat ini, baik itu untuk pengenalan produk, pembayaran hingga sistem transaksi,” ujarnya.
 
Tidak hanya aplikasi, pihaknya juga mengembangkan sistem pembayaran secara elektronik dengan sistem Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) maupun transfer online.

“Dengan demikian memudahkan transaksi antara pelaku UMKM dengan konsumen,” ungkap Edi.
 
Menurutnya, keberadaan Gedung UMKM Center sebagai tempat display produk-produk UMKM, pelatihan, diskusi, seminar maupun kegiatan lainnya dalam rangka mengembangkan sektor UMKM.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan sektor UMKM.

“Mulai dari permodalan, pengemasan produk, pemasaran dan hal-hal lainnya,” sebutnya.
 
Pengenalan produk UMKM tidak hanya melalui Gedung UMKM Center, akan tetapi pihaknya akan memperkenalkannya secara langsung.

Baca Juga  Kendarai Motor Danrem 121/Abw Tinjau Serbuan Vaksinasi Covid-19 Untuk Anak-Anak.

Terlebih di tengah masa pandemi Covid-19 dimana ada pembatasan fisik sehingga mengakibatkan pelaku usaha memiliki keterbatasan dalam beraktivitas. Namun demikian, pemerintah memberikan peluang kepada pelaku usaha mikro dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Salah satu yang menyemangati pelaku usaha yakni bantuan sistem permodalan pemerintah pusat,” kata Edi.
 
Meskipun daya beli masyarakat masih rendah dikarenakan masih kondisi pandemi, namun sektor UMKM tetap bergerak dengan melirik peluang pasar.

Dengan menyesuaikan jenis usaha atau produk yang dibutuhkan di tengah pandemi.

“Misalnya masker atau face shield yang saat ini memang dibutuhkan oleh masyarakat,” imbuhnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

5 Lukisan ‘Tak Jelas’ Ini Dijual Miliaran, Bahkan Hingga Triliunan Rupiah!

Berita

3 Mantan Pejabat Bank Mandiri Jadi Tersangka Kasus Korupsi Pemberian Kredit

Arsip

Brutal di GBK, Jakmania ini Menangis Tak Bisa Nyanyi Indonesia Raya

Berita

Belum Satu Tahun, Proyek Rabat Beton Rp 339 Juta di Desa Pardomuan Sudah Kupak-Kapik

Berita

Polres Melawi dan Pemkab Melawi Siap Antisipasi Kelangkaan Minyak Goreng

Berita

Camat Lawe Bulan Beserta Rombongan,Sosialisasi Ke Masyarakat Desa Prapat Timur 

Berita

Sosialisasi Kadarkum UU ITE dan KDRT Tahun 2021 di Pontianak Barat

Berita

TPA Sampah Pematangsiantar Over Load