Kompas Nasional I Simalungun
Proses pencarian terhadap Rahman, satu korban lainnya yang hanyut di Sungai Bahapal, Nagori Bandar Selamat, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Simalungun, akhirnya berhasil ditemukan.
Hal itu diketahui media ini, dari laporan hasil Operasi Sungai Bahapal Kabupaten Simalungun (H. 3), Selasa (21/07/2020) sekira jam 19.15 wib.
Menurut keterangan Koordinator Pos SAR Parapat (Danau Toba) Okto Tambunan, korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Korban ditemukan lebih kurang 1 KM dari TKP. Sehingga Ops SAR pun resmi selesai dan ditutup.
Adapun kendaraan yang digunakan untuk melakukan pencarian yaitu rescue car / double cabin D-Max milik (Pos SAR Parapat), double cabin milik (BPBD Simalungun), Perahu LCR 40 PK (Pos SAR Parapat), Palsar Selam (Pos SAR parapat) dua set, dan Mobil Ambulance Puskesmas Dolok Batu Nanggar.
Yang terlibat dalam pencarian tersebut adalah tujuh orang dari Pos Sar Parapat, empat orang dari BPBD Simalungun, lima orang dari Polsek Serbelawan, dua orang dari Koramil 05 Serbelawan, 10 orang masyarakat serta dari keluarga korban dua orang, dari kantor Camat Dolok Batu Nanggar empat orang, Kantor Camat Bandar Uluan empat orang, Puskesmas Dolok Batu Nanggar enam orang dan dari rumah zakat ada sebanyak lima orang.
Pemberitaan sebelumnya, hari kedua pencarian korban yang hanyut di Sungai Bahapal, Nagori Bandar Selamat, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Simalungun pada Minggu (19 /07/2020) belum membuahkan hasil disebabkan Medan sungai yang cukup deras menjadi kendala proses pencarian.
Proses pencarian dimulai dari pagi hari dengan melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan, TNI-Polri, Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Simalungun serta warga.
Pencarian satu korban yang hanyut di sungai Bahapal masih terus dilakukan.
Pencarian korban bernama Rahman Umur (38) warga Serdang Bedagai yang hanyut dilakukan dengan penyisiran sungai sepanjang 13 kilometer dengan tiga regu.
Penulis : Nilson Pakpahan







