Viewer: 695
0 0

Home / Ekonomi

Selasa, 14 Juli 2020 - 22:58 WIB

Singapura Kini Resesi karena Corona, Terburuk Sejak 1965

Viewer: 696
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 40 Detik

Kompasnasional | Ekonomi Singapura masuk dalam resesi pada kuartal terakhir seiring dengan terpukulnya bisnis dan belanja ritel akibat perpanjangan karantina wilayah alias lockdown.
Pertumbuhan ekonomi di negara-kota itu menciut 41,2% jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, yang merupakan kontraksi terbesar Singapura selama ini.
Sejumlah pejabat memprediksi resesi ini bakal menjadi resesi terburuk Singapura sejak merdeka dari Malaysia, pada 1965 lampau.
IMF perkirakan krisis ekonomi global akibat pandemi Covid-19 lebih buruk dari perkiraan
‘Indonesia berpotensi resesi’ – dampak ekonomi akibat pandemi ‘jauh lebih berat’ ketimbang krisis moneter 1998
Apa untung-rugi Indonesia naik kelas jadi negara berpenghasilan menengah ke atas?

Angka-angka terkini mengungkap tingkat keparahan melesunya ekonomi akibat pandemi virus corona yang dihadapi dunia.
Data resmi menunjukkan produk domestik bruto (PDB) Singapura pada kuartal kedua 2020 menciut 12,6% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Sebagai salah satu negara pertama yang merilis data pertumbuhan pada masa ketika banyak negara memberlakukan karantina wilayah, angka-angka dari Singapura menampilkan gambaran bagaimana pandemi bisa mempengaruhi ekonomi di seluruh dunia.
Angka-angka yang lebih buruk dari perkiraan semula ini mengikuti tren penurunan PDB yang pada kuartal pertama lalu menyusut 2,2% dibanding periode sama tahun sebelumnya, dan menurun 10,6% dibanding kuartal sebelumnya.
Penurunan ini juga mengindikasikan pandemi mungkin berdampak lebih dahsyat terhadap ekonomi Singapura ketimbang negara-negara Asia lainnya.
Melorotnya perdagangan global telah menimpa sektor manufaktur Singapura yang bergantung pada ekspor, sementara aktivitas industri konstruksi mandek dan para peritel menyaksikan jatuhnya taraf penjualan dalam laju ekstra cepat.
Data Singapura ini menambah tekanan pada Partai Aksi Rakyat, yang pekan lalu mengalami performa paling lemah dalam pemilihan umum sejak 55 tahun silam.
Pemerintah sudah berikrar untuk menggelontorkan stimulus sebesar US$67 miliar, yang setara dengan 20% PDB Singapura, guna mendukung dunia usaha dan rumah tangga.
Singapura mulai mengendurkan lockdown, atau yang dikenal dengan Circuit Breaker, pada 1 Juni.
Negara ini memasuki fase dua pembukaan kembali ekonomi pada 19 Juni, yang memungkinkan sebagian besar toko dan restoran mulai membuka lagi bisnis mereka walau aturan pembatasan sosial masih berlaku.(BBCN/Red)

Baca Juga  Harga Pertamax Turun Jadi Rp12.800 Mulai Jam 2 Siang Ini
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Ikan Arwana Senilai Rp 1,9 Miliar Gagal Diselundupkan

Berita

Safari Politik ke Sumut, Ma’ruf Amin: Danau Toba Punya Potensi Wisata Luar Biasa

Arsip

Lapangan Jambaran-Tiung Biru diperkirakan sumbang Rp 48 triliun hingga 2035

Berita

BI Rilis Uang Edisi Khusus Kemerdekaan 75 RI Hari Ini: Ada Koin dan Kertas

Arsip

Orang-orang Ini Dapat Rejeki Nomplok Tak Terduga

Arsip

Harga Emas Antam Meroket Rp 4.000 per Gram

Arsip

18.192 KK di Bantargebang Bakal Terima Bau Uang Sampah Rp 300 Ribu

Ekonomi

Ada pandemi Covid-19, volume transaksi J&T Express di bulan Ramadhan naik 50%