Viewer: 983
0 0

Home / Reviews

Senin, 6 Juli 2020 - 12:34 WIB

Anies Baswedan Diminta Berhenti Menggunakan Agama Sebagai Tameng Reklamasi Ancol

Viewer: 984
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 18 Detik

Kompasnasional | Masyarakat Jakarta Utara meminta Gubernur Anies Baswedan tidak menjadikan agama tameng bagi reklamasi perluasan kawasan Taman Impian Jaya Ancol.

“Alasannya akan dibangun Museum Sejarah Rasullulah yang sakral dan suci, kemudian harus berdiri pengingkaran janji seorang pemimpin untuk menolak reklamasi,” kata perwakilan Tokoh Lintas Masyarakat Jakarta Utara Sandi Suryadinata di pantai Ancol, Minggu (5/7).

Sandi menegaskan reklamasi itu merupakan perusakan lingkungan dan bentuk penyelewengan dari salah satu janji kampanye Anies Baswedan saat Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

Janji politik Anies tersebut merupakan salah satu alasan masyarakat memberikan amanah kepadanya untuk memimpin Jakarta.

Baca Juga  Raden Ayu Lasmi Ningrat, 'Kartini' Perintis Pendidikan Bagi Wanita

“Jangan apa-apa bawa nama muslim. Untuk museum berapa hektar? Sisanya untuk kepentingan ekonomi dan politik,” tegas Sandi.

Sandi menyatakan masyarakat di Jakarta Utara masih berharap Gubernur Anies dapat mencabut surat keputusan tersebut sebagai pembuktian akan janji kampanye.

Selain itu, Anies dapat membuktikan jika proses politik benar-benar sehat tanpa adanya intervensi dari siapa pun.

Hal senada disampaikan tokoh pemuda Gerakan Bangun Jakarta Utara Kemal Abubakar yang menyatakan reklamasi Ancol untuk jumlah keseluruhan 155 hektar.

Jika semua lokasi itu dibangun museum dan masjid, masyarakat tidak akan menolak.

Baca Juga  Maret 2017, Beli Gas Elpiji 3 Kg Bersubsidi Harus Pakai Kartu Sejahtera Kemensos

“Kami berharap, janganlah dibenturkan isu reklamasi digiring menjadi sentimen agama. Kalau menurut saya itu kurang baik,” kata Kemal.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan izin pengembangan kawasan rekreasi untuk PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk dengan total luasan sebesar 155 hektar.

Izin dalam bentuk Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta tentang izin pelaksanaan perluasan kawasan rekreasi dunia fantasi seluas 35 hektar dan perluasan kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol Timur seluas 120 hektar, tertanggal 24 Februari 2020. (JPNN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jakarta Dikepung Banjir

Arsip

PPP Nilai Jokowi Copot Arcandra Sudah Tepat Secara Hukum dan Politik

Arsip

10 Fakta Mahasiswa Bunuh Dosen UMSU di Toilet

Arsip

Modis Belum Dikembalikan Ada Apa Dengan Sekwan Sergai

Berita

Rahasia Menakjubkan Kemiri, Bisa Jadi Ramuan Penyakit Asam Urat

Arsip

Ingin Kurus, Pria Ini Jalan Sambil Bawa Batu di Kepala

Arsip

Di Balik Kerennya Pilot Jet Tempur, Hidup Pas-pasan

Berita

Jadwal Piala Presiden Diubah, Ini Daftar Terbaru Pertandingan Semifinal Leg Pertama dan Kedua