Viewer: 707
0 0

Home / Kriminal

Sabtu, 27 Juni 2020 - 21:07 WIB

Demi Sabu, Midun Tega Bacok Lukman dan Hasim Hingga Kritis, 3 HP Rampasannya Dibayar Rp 50 Ribu

Viewer: 708
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 34 Detik

Kompasnasional | Keinginan untuk menggunakan narkoba yang sudah tak tertahankan menyebabkan Reza Wijaya alias Midun (30) mata gelap, ia pun merampok penghuni rumah di Medan Area dan melukai dua orang korbannya.

Dua orang korban warga Jalan Sabaruddin No 86 Kelurahan Sei Rengas Permata, Medan Area, Medan, Sumatera Utara, Lukman (50) dan Hasim (82) saat ini kritis karena luka-luka bacokan Midun.

Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago menyebutkan hasil perampokan pecandu narkoba tersebut berupa 3 buah handphone untuk membeli sabu.

“Pelaku menjual HP yang dicurinya kepada penadah Zukifli dengan perjanjian 3 buah HP Rp 900.000. Namun Zulkifli baru memberi uang kepada tersangka Reza Rp 50.000, kemudian pelaku menggunakan uang tersebut untuk membeli narkoba jenis sabu,” jelas Faidir saat dikonfirmasi www.Tribun-medan, Sabtu (27/6/2020).

Kejadian yang terjadi Jumat (26/6/2020) dinihari ini mengakibatkan dua orang penghuni rumah akibat bacokan di kepala dan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Methodist Medan.

Faidir menjelaskan kronologi penangkapan terhadap pelaku Reza Wijaya alias Midun (30) warga Jalan Ismailiyah Kelurahan Komat I Kecamatan Medan Area hanya membutuhkan waktu kurang dari 24 jam.

Baca Juga  Oknum Polisi dan TNI Berkelahi di Pesta Pernikahan, Begini Reaksi Kapolda

“Pada Hari Jumat tanggal 26 Juni 2020 sekitar pukul 20.30 WIB, setelah melakukan hasil Lidik Tekab Polsek Medan Area dan hasil beberapa kamera CCTV yang berada di dekat TKP menerima informasi dari informan yang di percaya bahwa pelaku pencurian sedang berada di Jalan Gandhi,” ungkapnya.

Kemudian personil dipimpin Kapolsek dan Kanit Reskrim langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka di Jalan Gandhi.

Dari hasil interogasi kepada pelaku, ia mengakui perbuatannya, masuk ke dalam rumah korban melalui atap seng rumah, karena panik saat melakukan pencurian kepergok sama korban Lukman pelaku langsung membacok korban di bagian kepala sebanyak 2 Kali memakai pisau hingga korban jatuh ke lantai.

Lebih lanjut, Faidir mengungkapkan pada saat dilakukan pengembangan barang bukti tersangka Reza Wijaya berusaha melawan petugas memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali.

“Namun pelaku tidak mengindahkan dan tetap berusaha melawan Petugas petugas akhirnya menembak kedua kaki tersangka. Dan kemudian membawa korban ke RS Bhayangkara untuk pengobatan,” bebernya.
Korban mengalami luka sayatan parah di bagian kepala dan di dagu hingga ke pipi.

Baca Juga  Cerita Tetangga Tentang Pelaku Bom Polrestabes Surabaya

Faidir menjelaskan selain menganiaya para korban, pelaku juga mencuri 3 unit handphone yang berada di dalam rumah.

Ia menyebutkan kronologi kejadian dimana awalnya aksi pelaku masuk ke dalam rumah korban lewat atap seng miliki korban.

Setelah masuk ke dalam rumah korban, pelaku langsung melancarkan aksi pencurian dengan mengambil harta benda korban.

“Namun perbuatan pelaku dipergoki oleh penghuni rumah bernama Lukman. Panik, perbuatannya dipergoki pelaku lalu membacok korban di bagian kepala sebanyak 2 kali memakai pisau hingga korban jatuh ke lantai,” tutur Faidir.

Selanjutnya, pelaku lari menuju pintu depan rumah korban dan korban Hasim berusaha menghalangi pelaku untuk keluar dari rumah.

“Karena panik pelaku juga mambacok kepala korban sebanyak 2 kali menggunakan pisau hingga korban langsung terjatuh di lantai, dan pelaku langsung melarikan diri,” beber Faidir.

Sedangkan kedua penadah yang merupakan waria juga berhasil ditangkap beridentitas Zulkifli (27) warga JalannMedan Area Selatan Gang Merak No 13 Kelurahan Sukarama, Medan Area. Dan Rahmad Hidayat (31) warga Jalan Menteng 2 Gang Pembangunan, Kelurahan Medan Tenggara, Medan Denai. (TN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Iran penjarakan mata-mata yang bocorkan program nuklir ke AS dan Eropa

Kriminal

Bukannya Menolong Polisi yang Kecelakaan, Driver Ojol Malah Bawa Lari Tas Berisi Pistol
Jalan Kaki 15 Km, 30 Warga Gantian Tandu Perempuan Hendak Melahirkan -KompasNasional

Arsip

Jalan Kaki 15 Km, 30 Warga Gantian Tandu Perempuan Hendak Melahirkan

Arsip

Melarikan Diri Ke Atas Rumah, Seorang Begal Di Medan Tewas Di Tembak
Ngaku Disetubuhi Anak Dokter, ABG ini Laporkan Polisi -kompasnasional

Arsip

Ngaku Disetubuhi Anak Dokter, ABG ini Laporkan Polisi

Kriminal

Sepak Terjang AT, Anak Anggota DPRD Bekasi Tersangka Pencabulan Siswi SMP, Ternyata Duda Anak 1
foto ilustrasi korban pencabulan

Berita

Ngadu Dicabuli Teman, 2 Siswi SMP di Lampung Malah Dicabuli Kepsek

Arsip

Mantan Pjs Kades Dilaporkan Warganya ke Kejaksaan