Viewer: 777
0 0

Home / Kriminal

Sabtu, 27 Juni 2020 - 21:07 WIB

Demi Sabu, Midun Tega Bacok Lukman dan Hasim Hingga Kritis, 3 HP Rampasannya Dibayar Rp 50 Ribu

Viewer: 778
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 34 Detik

Kompasnasional | Keinginan untuk menggunakan narkoba yang sudah tak tertahankan menyebabkan Reza Wijaya alias Midun (30) mata gelap, ia pun merampok penghuni rumah di Medan Area dan melukai dua orang korbannya.

Dua orang korban warga Jalan Sabaruddin No 86 Kelurahan Sei Rengas Permata, Medan Area, Medan, Sumatera Utara, Lukman (50) dan Hasim (82) saat ini kritis karena luka-luka bacokan Midun.

Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago menyebutkan hasil perampokan pecandu narkoba tersebut berupa 3 buah handphone untuk membeli sabu.

“Pelaku menjual HP yang dicurinya kepada penadah Zukifli dengan perjanjian 3 buah HP Rp 900.000. Namun Zulkifli baru memberi uang kepada tersangka Reza Rp 50.000, kemudian pelaku menggunakan uang tersebut untuk membeli narkoba jenis sabu,” jelas Faidir saat dikonfirmasi www.Tribun-medan, Sabtu (27/6/2020).

Kejadian yang terjadi Jumat (26/6/2020) dinihari ini mengakibatkan dua orang penghuni rumah akibat bacokan di kepala dan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Methodist Medan.

Faidir menjelaskan kronologi penangkapan terhadap pelaku Reza Wijaya alias Midun (30) warga Jalan Ismailiyah Kelurahan Komat I Kecamatan Medan Area hanya membutuhkan waktu kurang dari 24 jam.

Baca Juga  Asyik Nyabu, Tiga Pemuda Ini Diamankan TNI yang Sedang Mengawal Pembagian BLT

“Pada Hari Jumat tanggal 26 Juni 2020 sekitar pukul 20.30 WIB, setelah melakukan hasil Lidik Tekab Polsek Medan Area dan hasil beberapa kamera CCTV yang berada di dekat TKP menerima informasi dari informan yang di percaya bahwa pelaku pencurian sedang berada di Jalan Gandhi,” ungkapnya.

Kemudian personil dipimpin Kapolsek dan Kanit Reskrim langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka di Jalan Gandhi.

Dari hasil interogasi kepada pelaku, ia mengakui perbuatannya, masuk ke dalam rumah korban melalui atap seng rumah, karena panik saat melakukan pencurian kepergok sama korban Lukman pelaku langsung membacok korban di bagian kepala sebanyak 2 Kali memakai pisau hingga korban jatuh ke lantai.

Lebih lanjut, Faidir mengungkapkan pada saat dilakukan pengembangan barang bukti tersangka Reza Wijaya berusaha melawan petugas memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali.

“Namun pelaku tidak mengindahkan dan tetap berusaha melawan Petugas petugas akhirnya menembak kedua kaki tersangka. Dan kemudian membawa korban ke RS Bhayangkara untuk pengobatan,” bebernya.
Korban mengalami luka sayatan parah di bagian kepala dan di dagu hingga ke pipi.

Baca Juga  WNI Tewas di Sydney, Dibunuh Bekas Jaringan Bali Nine

Faidir menjelaskan selain menganiaya para korban, pelaku juga mencuri 3 unit handphone yang berada di dalam rumah.

Ia menyebutkan kronologi kejadian dimana awalnya aksi pelaku masuk ke dalam rumah korban lewat atap seng miliki korban.

Setelah masuk ke dalam rumah korban, pelaku langsung melancarkan aksi pencurian dengan mengambil harta benda korban.

“Namun perbuatan pelaku dipergoki oleh penghuni rumah bernama Lukman. Panik, perbuatannya dipergoki pelaku lalu membacok korban di bagian kepala sebanyak 2 kali memakai pisau hingga korban jatuh ke lantai,” tutur Faidir.

Selanjutnya, pelaku lari menuju pintu depan rumah korban dan korban Hasim berusaha menghalangi pelaku untuk keluar dari rumah.

“Karena panik pelaku juga mambacok kepala korban sebanyak 2 kali menggunakan pisau hingga korban langsung terjatuh di lantai, dan pelaku langsung melarikan diri,” beber Faidir.

Sedangkan kedua penadah yang merupakan waria juga berhasil ditangkap beridentitas Zulkifli (27) warga JalannMedan Area Selatan Gang Merak No 13 Kelurahan Sukarama, Medan Area. Dan Rahmad Hidayat (31) warga Jalan Menteng 2 Gang Pembangunan, Kelurahan Medan Tenggara, Medan Denai. (TN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Terlalu Agresif di Medsos, Farhat Abbas Dilaporkan ke Polisi
Kamar Kos Dibobol Maling, Rp5,4 Juta Milik Siswa Lenyap -kompasnasional

Arsip

Kamar Kos Dibobol Maling, Rp5,4 Juta Milik Siswa Lenyap

Berita

Terkait Paket Sembako Bergambar Djarot-Sihar, Empat Orang Diamankan

Arsip

Polres Bekasi Pelajari Laporan Terhadap Kaesang
Foto Ilustrasi pemerkosaan

Berita

Ditolak Berhubungan Badan, Pria di Sumsel Perkosa-Sebar Foto Bugil Pacar
Annisa Meregang Nyawa Terpental dari Motor saat Mengejar Penjambret-KompasNasional

Arsip

Annisa Meregang Nyawa Terpental dari Motor saat Mengejar Penjambret

Berita

KPK Tangkap Muchtar Efendi Tersangka Kasus Pidana Pencucian Uang

Kriminal

Bobol Rumah Tetangga, Pengangguran di Deliserdang Diamuk Massa di Depan Rumahnya