Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal / Nasional / Reviews

Senin, 22 Agustus 2016 - 14:01 WIB

Oknum Polisi dan TNI Berkelahi di Pesta Pernikahan, Begini Reaksi Kapolda

Viewer: 805
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 59 Detik

Oknum polisi dan TNI berkelahi di acara pesta pernikahan di Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). Oknum polisi dan TNI yang terlibat perkelahian yakni anggota Polres Rote Ndao, Brigadir Polisi (Brigpol) Robinson Penna dan anggota Kodim 1627, Serda Jefry A Banokdari.

Kejadian itu bermula ketika keduanya menghadiri pesta pernikahan sahabat mereka di rumah milik Mole Henuk di Lingkungan Lekioen, Kelurahan Mokdale. Diduga, Brigpol Robinson dan Serda Jefry sama-sama mabuk usai mengonsumsi minuman keras (miras).

Keduanya sempat joget saat biduan menghibur pengunjung dengan lagu dangdut. Saat joget itulah, Brigpol Robinson Penna dan Serda Jefry saling senggol. Akibatnya, Serda Jefry memukul Brigpol Robinson. Keduanya pun ribut, tetapi berhasil dilerai warga.

Brigpol Robinson kemudian pulang ke rumahnya. Ia diantar temannya yang bernama Frans. Sementara Serda Jefry masih berada di tempat pesta pernikahan karena rumahnya berdekatan dengan tempat pesta.

Baca Juga  Dubes Rusia untuk Sudan Ditemukan Tewas di Kolam Renang

Keributan di tempat pesta pernikahan rupanya tak diterima oleh Brigpol Robinson. Anggota Polres Rote Ndao menghadang Serda Jefry saat hendak pulang ke rumahnya.

Brigpol Robinson menunggu Serda Jefry di gang yang tak jauh dari tempat pesta pernikahan. Ketika Serda Jefry jalan pulang, Brigpol Robinson langsung melayangkan tinjunya ke kepala Serda Jefry. Akibatnya, Serda Jefry mengalami luka robek sepanjang 5 sentimeter di bagian kepala.

Serda Jefry dan Brigpol Robinson kembali berkelahi di gang. Perkelahian itu terdengar sampai ke lokasi pesta, sehingga warga kembali turun tangan melerai kedua oknum aparat tersebut.

Warga berhasil melerai perkelahian oknum polisi vs TNI tersebut. Warga lantas melaporkan kejadian itu ke atas mereka. Tak berselang lama, pimpinan dari kedua institusi itu turun ke lokasi dan mengamankan oknum tersebut.

Baca Juga  Artis Ini Ngaku Ditipu Anggota DPR Rp 450 Juta

Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Brigjen Estasius Widyo Sunaryo membenarkan kejadian itu. Namun, Estasius menyebut kasus ini diselesaikan dengan damai. Kedua belah pihak sepakat untuk tidak memperpanjang masalah tersebut.

“Kita tetap berikan hukuman berupa hukuman kedisiplinan. Mereka berdua memang sama-sama dalam pengaruh minuman keras sehingga saat terlibat perkelahian mereka tidak sadarkan diri,” ujar Estasius Widyo Sunaryo, Senin (22/8/2016).

Senada dengan kapolda NTT, Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang Brigjen TNI Heri Wiranto melalui Kepala Penerangan Kprem 161/Wirasakti Kupang Mayor Arm. IBP Diana. S mengatakan kasus tersebut juga telah selesai dan proses hukum tetap diberikan kepada anggotanya.

“Namanya juga orang mabuk, dan bersyukur masing-masing anggota juga tidak bertindak yang macam-macam dan mereka juga sadar akan hal tersebut sehingga tidak ada perbuatan yang berujung pada perkelahian yang panjang,” tuturnya (pjkst|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Curah Hujan Tinggi Asahan Siaga Banjir

Arsip

Awas! Thailand Punya 8 Hal untuk Diwaspadai Timnas Indonesia!

Berita

Assad Ancam Bakal Usir Paksa AS dan Sekutunya dengan Militer

Arsip

Harga Emas Antam Meroket Rp 4.000 per Gram
LBH Medan Terima 4 Pengaduan,Soal THR Yang Tidak Di Keluarkan Perusahaan-kompasnasional

Arsip

LBH Medan Terima 4 Pengaduan,Soal THR Yang Tidak Di Keluarkan Perusahaan

Berita

Jokowi Sebar Dana Kelurahan Rp 3 Triliun Tahun Depan

Berita

Gara-gara Diminta Uang Rp4000, Isteri Sekarat Ditikami Suami

Arsip

Misteri Liang Kubur Freddy Budiman Digenangi Air