Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal / Nasional / Reviews

Senin, 22 Agustus 2016 - 14:01 WIB

Oknum Polisi dan TNI Berkelahi di Pesta Pernikahan, Begini Reaksi Kapolda

Viewer: 784
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 59 Detik

Oknum polisi dan TNI berkelahi di acara pesta pernikahan di Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). Oknum polisi dan TNI yang terlibat perkelahian yakni anggota Polres Rote Ndao, Brigadir Polisi (Brigpol) Robinson Penna dan anggota Kodim 1627, Serda Jefry A Banokdari.

Kejadian itu bermula ketika keduanya menghadiri pesta pernikahan sahabat mereka di rumah milik Mole Henuk di Lingkungan Lekioen, Kelurahan Mokdale. Diduga, Brigpol Robinson dan Serda Jefry sama-sama mabuk usai mengonsumsi minuman keras (miras).

Keduanya sempat joget saat biduan menghibur pengunjung dengan lagu dangdut. Saat joget itulah, Brigpol Robinson Penna dan Serda Jefry saling senggol. Akibatnya, Serda Jefry memukul Brigpol Robinson. Keduanya pun ribut, tetapi berhasil dilerai warga.

Brigpol Robinson kemudian pulang ke rumahnya. Ia diantar temannya yang bernama Frans. Sementara Serda Jefry masih berada di tempat pesta pernikahan karena rumahnya berdekatan dengan tempat pesta.

Baca Juga  Sopir Dump Truck Tewas Setelah Ditabrak Temannya Sendiri

Keributan di tempat pesta pernikahan rupanya tak diterima oleh Brigpol Robinson. Anggota Polres Rote Ndao menghadang Serda Jefry saat hendak pulang ke rumahnya.

Brigpol Robinson menunggu Serda Jefry di gang yang tak jauh dari tempat pesta pernikahan. Ketika Serda Jefry jalan pulang, Brigpol Robinson langsung melayangkan tinjunya ke kepala Serda Jefry. Akibatnya, Serda Jefry mengalami luka robek sepanjang 5 sentimeter di bagian kepala.

Serda Jefry dan Brigpol Robinson kembali berkelahi di gang. Perkelahian itu terdengar sampai ke lokasi pesta, sehingga warga kembali turun tangan melerai kedua oknum aparat tersebut.

Warga berhasil melerai perkelahian oknum polisi vs TNI tersebut. Warga lantas melaporkan kejadian itu ke atas mereka. Tak berselang lama, pimpinan dari kedua institusi itu turun ke lokasi dan mengamankan oknum tersebut.

Baca Juga  Rio Haryanto Segera Luncurkan MRT05 di Barcelona Pakai Nomor Balap 88

Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Brigjen Estasius Widyo Sunaryo membenarkan kejadian itu. Namun, Estasius menyebut kasus ini diselesaikan dengan damai. Kedua belah pihak sepakat untuk tidak memperpanjang masalah tersebut.

“Kita tetap berikan hukuman berupa hukuman kedisiplinan. Mereka berdua memang sama-sama dalam pengaruh minuman keras sehingga saat terlibat perkelahian mereka tidak sadarkan diri,” ujar Estasius Widyo Sunaryo, Senin (22/8/2016).

Senada dengan kapolda NTT, Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang Brigjen TNI Heri Wiranto melalui Kepala Penerangan Kprem 161/Wirasakti Kupang Mayor Arm. IBP Diana. S mengatakan kasus tersebut juga telah selesai dan proses hukum tetap diberikan kepada anggotanya.

“Namanya juga orang mabuk, dan bersyukur masing-masing anggota juga tidak bertindak yang macam-macam dan mereka juga sadar akan hal tersebut sehingga tidak ada perbuatan yang berujung pada perkelahian yang panjang,” tuturnya (pjkst|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Jadwal Olimpiade 2016 Malam Ini, Penentuan Nasib Hendra dan Ahsan

Headline News

WOW!! WEBINAR PUBLIC SPEAKING MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UIN SUSKA RIAU DIIKUTI 500 PESERTA DARI BERBAGAI KAMPUS DI INDONESIA

Berita

Resmikan Pelabuhan Wasior, Jokowi Diteriaki Warga Minta Listrik
Foto ilustrasi pengguna narkoba

Berita

Digerebek Polisi, Sejumlah Bandar Narkoba Terjun ke Sungai Belawan

Arsip

Anggaran Dinkes Rohul Dinilai Tidak Transparan

Arsip

Rencana Menikah Pekan Depan, Ini Dia Si Banker Cantik Calon Istri Komika Babe Cabita
Bertemu Jessica Mila di Bali, Hidup Kevin Julio Jadi Lebih Berwarna-KompasNasional

Arsip

Bertemu Jessica Mila di Bali, Hidup Kevin Julio Jadi Lebih Berwarna

Kriminal

Polisi: Sebelum Serang Polsek Daha Selatan, Pelaku Sempat Bakar Mobil Patroli