Viewer: 1014
0 0

Home / Berita

Sabtu, 27 Juni 2020 - 13:59 WIB

Mengenal Tanzanite, Batu Langka yang Bikin Seorang Buruh Tambang Kaya Mendadak

Viewer: 1015
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 27 Detik

Kompasnasional | Seorang buruh yang berasal dari Tanzania menemukan sebuah batu yang membuatnya kaya mendadak.

Saniniu Laizer menemukan dua bongkah batu Tanzanite di sebuah tambang tempatnya bekerja.

Dua batu Tanzanite tersebut memiliki bobot 9.27 kilogram dan 5.103 kilogram.

Batu Tanzanite tersebut laku dijual senilai 2,4 Poundstreling atau sekitar Rp42,2 miliar.

Lalu, apa sebenarnya batu Tanzanite itu?

Dilansir oleh laman geology.com, Gemolog Hobart M. King, PhD menjelaskan bahwa Tanzanite adalah nama dagang yang pertama kali digunakan oleh Tiffany and Company untuk permata berkualitas mineral zoisite berwarna biru.

Saniniu Laizer, pria 52 tahun di Manyara, Tanzania. Dia menjadi sorotan setelah kaya mendadak karena menjual dua Tanzanite, batu mulia yang disebut-disebut salah satu terlangka di Bumi, di mana temuannya sejauh ini adalah yang terbesar di Tanzania. (Tanzania Ministry of Minerals via BBC)

Tifanny biasa menjualnya dengan nama Blue Zoisite, akan tetapi ia kemudian memilih nama Tanzanite untuk menggugah minat pelanggannya.

Nama Tanzanite sendiri diberikan karena batu tersebut hanya ditemukan di Tanzania.

Batu Tanzanite ditemukan di tambang yang terletak di area sekitar delapan mil persegi, di Bukit Merelani, dekat pangkalan Gunung Kilimanjaro dan kota Arusha.

Baca Juga  Polres Samosir Amankan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Samosir Saat Jalani Tes Kesehatan di Medan

Meskipun hampir semua batu permata telah dikenal dan digunakan selama ratusan tahun, Tanzanite tidak ditemukan dalam jumlah banyak hingga tahun 1960.

Tanzanite kemudian menjadi salah satu permata biru paling populer kedua setelah Safir.

Permata biru menjadi sangat populer karena promosi dari Tiffany dan keindahan batu Tanzanite sendiri.

Zoisit mineral secara alami bisa muncul dalam berbagai waena, mulai dari tidak berwarna, abu-abu, kuning, merah muda, coklat, hijau, biru dan ungu.

Nama Tanzanite sendiri digunakan untuk menyebut berbagai warna zoisit yang berkisar dari biru ke ungu keiruan.

Tanzanite bisa berwarna biru karena jumlah vanadium yang kecil dalam struktur mineral zoisit.

Ketiak zoisit yang mengandung vanadium dipanaskan hingga suhu 600 derajat selama 30 menit, maka keadaan oksidasi akan berubah dan membuat warnanya menjadi biru.

Hingga saat ini, hampir semua permata yang dijual sebagai Tanzanite memiliki warna biru yang sengaja dibuat dengan cara memanaskan.

Hanya ada sedikit jumlah Tanzanite yang memiliki warna alami di pasaran.

Baca Juga  Peduli Kesehatan Masyarakat, Satgas 643/Wns, Laksanakan Jambanisasi.

Tanzanit yang berwarna biru secara alami ini banyak diminati oleh para pengrajin dan kolektor perhiasan.

Dilansir dari Singapore Tatler, Tanzanite menjadi salah satiu batu permata yang bisa dijadikan investasi.

Danilo Giannoni, Co-founder of Arte Oro, produsen perhiasan Italia yang berbasis di Singapura mengatakan, Tanzanite hanya ditemukan di satu wilayah di Tanzania, sehingga nilainya sangat tinggi.

Pemilik tanah di lokasi yang terletak di kaki bukit Kilimanjaro tersebut berusaha mengendalikan pasar, seperti cara De Beers menentukan harga berlian.

Jika ia berhasil maka akan terjadi kenaikan hagra yang signifikan.

Karena banyaknya minat dari pasar Asia seperti Cina, ketersediaan batu ini akan menjadi cepat habis.

Kondisi ini akhirnya akan menyebabkan kenaikan harga yang signifikan.

Meski demikian, Gannoni mengatakan bahwa investasi Tanzanite juga memiliki risiko tersendiri.

“Investasi batu permata juga memiliki risiko dan keuntungannya tidak dapat dipastikan. Namun untuk siapa saja yang tertarik memiliki koleksi, beberapa batu permata cenderung tumbuh dari segi nilai,” ungkap Giannoni.(TS/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Gubernur H.Sutarmidji Pimpin Rakor Perkembangan Pembangunan Pelabuhan Terminal Pulau Kijing

Berita

Resmikan Gedung Baru Puskesmas Laiwui, Ini Pesan Bahrain Untuk Bupati Terpilih

Berita

Bijak Menyikapi Kenormalan Baru

Berita

Peningkatan Kapasitas, AMGPM Cabang Pniel Gelar Pendidikan Kader

Berita

Kisah Jokowi: Bertemu Hangat dengan Menlu Palestina, Dirayu Israel

Berita

Gubernur Sutarmidji Meminta Bank Kalbar Syariah Harus Menyentuh Sektor UMKM

Asahan

‍‍‍‍HUT Bhayangkara Ke-74 Kapolres Siantar: Wujudkan “Kantibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif”

Berita

PT. Rafi Kamajaya Abadi Menerima Penghargaan Kontributor Penerimaan Terbesar Dari KPP Pratama Sintang