Home / Berita

Senin, 22 November 2021 - 10:58 WIB

Kubu Raya Sedang Dalam Proses Pembangunan IPA SPAM IKK Kapasitas 100 Liter Perdetik

Viewer: 491
0 0
Terakhir Dibaca:3 Menit, 43 Detik

Kubu Raya Kalbar,Kompas Nasional-Pembangunan instalasi pengolahan air( IPA) dan sistem penyediaan air minum ibu kota kecamatan (SPAM-IKK) dengan Kapasitas 100 Liter Perdetik di
Kubu Raya sangat di nantikan masyarakat Kubu Raya.Rabu (17/11/2021).

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tengah membangun pekerjaan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Kabupaten Kubu Raya

Pembangunan Peningkatan Kapasitas IPA 100 Liter perdetik ini di bangun wilayah RT.02 RW.08 Dusun Pesisir Kapuas Desa Mekar Baru parit Pak reweng Kecamatan sui Raya kabupaten kubu Raya Provinsi Kalbar.

Sistem penyedia air minum Ibu Kota Kecamatan merupakan sistem yang bertujuan membangun,memperluas meningkatkan jaringan fisik atau tehnik dan non fisik berupa kelembagaan menejemen keuangan,peran masyarakat dan hukum dalam menyediakan air minum bagi masyarakat yang berada di kota kecil atau kota kecamatan.

Sistem penyedia air minum ibu kota kecamatan atau SPAM-IKK merupakan salah satu solusi bagi masalah rendah nya ketersediaan dan sulitnya akses air bersih yang di hadapi masyarakat di kota dan pedesaan.

Dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 18/PRT/M/2007 tentang Penyelenggaraan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum pada pasal 5 ayat 1menjelaskan bahwa rencan induk Pengembangan SPAM merupakan rencana jangka panjang atau rencana dengan durasi 15-20 tahun.

SPAM merupakan tahap awal perencanaan dengan sistem perpipaan

Pekerjaan ini dilaksanakan oleh kontraktor dari PT.DUA PILAR INTI dengan nomor kontrak HK.02.03/PKK-AM/P3.KB/2021.tanggal kontrak 7 Juni Tahun 2021.di biayai dari sumber dana APBN sebesar Rp.36.073.490.000.00. termasuk pajak.
Anggaran Tahun 2021-2022

waktu pelaksanaan selama 480 hari kalender
Proyek strategis nasional ini akan berkapasitas 100 liter perdetik.
menikmati aliran air bersih, Pembangunan IPA Kapasitas 100 liter/detik.

Baca Juga  Hari Pertama Kerja, Wali Kota Periksa Kehadiran ASN Pemko Sidempuan Mencapai 90 Persen

Ketua RT.setempat Dedi mengatakan kami apresiasi, dukung Pembangunan ini berterima kasih kepada pemerintah dan juga perusahaan yang membangun IPA tersebut,karena
belakangan ini masih banyak masyarakat di kubu raya blm minikmati air yang layak buat keperluan sehari hari.banyak yang bergantung pada air aliran sungai ataupun sumur bor.

“Semoga ini dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,”katanya.

Dedi berharap dengan ada nya pembangunan Peningkatan Kapasitas IPA 100 liter perdetik semoga dapat memenuhi pelayanan air minum untuk warga masyarkat Kubu Raya sebab air minum merupakan kebutuhan dasar bagi kita semua.

Hasnan Sutanto.

Kubu Raya Bakal Ada IPA Kapasitas 100 Liter Perdetik

Kubu Raya Kalbar,Kompas Nasional-Pembangunan instalasi pengolahan air( IPA) dan sistem penyediaan air minum ibu kota kecamatan (SPAM-IKK) dengan Kapasitas 100 Liter Perdetik di
Kubu Raya sangat di nantikan masyarakat Kubu Raya.Rabu (17/11/2021).

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tengah membangun pekerjaan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Kabupaten Kubu Raya

Pembangunan Peningkatan Kapasitas IPA 100 Liter perdetik ini di bangun wilayah RT.02 RW.08 Dusun Pesisir Kapuas Desa Mekar Baru parit Pak reweng Kecamatan sui Raya kabupaten kubu Raya Provinsi Kalbar.

Sistem penyedia air minum Ibu Kota Kecamatan merupakan sistem yang bertujuan membangun,memperluas meningkatkan jaringan fisik atau tehnik dan non fisik berupa kelembagaan menejemen keuangan,peran masyarakat dan hukum dalam menyediakan air minum bagi masyarakat yang berada di kota kecil atau kota kecamatan.

Baca Juga  Peringati Idul Adha 1442 H, AKBP Ventie Serahkan Tujuh Ekor Sapi

Sistem penyedia air minum ibu kota kecamatan atau SPAM-IKK merupakan salah satu solusi bagi masalah rendah nya ketersediaan dan sulitnya akses air bersih yang di hadapi masyarakat di kota dan pedesaan.

Dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 18/PRT/M/2007 tentang Penyelenggaraan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum pada pasal 5 ayat 1menjelaskan bahwa rencan induk Pengembangan SPAM merupakan rencana jangka panjang atau rencana dengan durasi 15-20 tahun.

SPAM merupakan tahap awal perencanaan dengan sistem perpipaan

Pekerjaan ini dilaksanakan oleh kontraktor dari PT.DUA PILAR INTI dengan nomor kontrak HK.02.03/PKK-AM/P3.KB/2021.tanggal kontrak 7 Juni Tahun 2021.di biayai dari sumber dana APBN sebesar Rp.36.073.490.000.00. termasuk pajak.
Anggaran Tahun 2021-2022

waktu pelaksanaan selama 480 hari kalender
Proyek strategis nasional ini akan berkapasitas 100 liter perdetik.
menikmati aliran air bersih, Pembangunan IPA Kapasitas 100 liter/detik.

Ketua RT.setempat Dedi mengatakan kami apresiasi, dukung Pembangunan ini berterima kasih kepada pemerintah dan juga perusahaan yang membangun IPA tersebut,karena
belakangan ini masih banyak masyarakat di kubu raya blm minikmati air yang layak buat keperluan sehari hari.banyak yang bergantung pada air aliran sungai ataupun sumur bor.

“Semoga ini dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,”katanya.

Dedi berharap dengan ada nya pembangunan Peningkatan Kapasitas IPA 100 liter perdetik semoga dapat memenuhi pelayanan air minum untuk warga masyarkat Kubu Raya sebab air minum merupakan kebutuhan dasar bagi kita semua.

Hasnan Sutanto.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Lapas Klas IIA Pematangsiantar Gelar Razia Rutin dan Penggeledahan Kamar Warga Binaan

Berita

Gubernur Kalbar Lantik Bupati dan Wakil Bupati Sambas Terpilih

Arsip

Detik-Detik Warga Ternate dan Manado Panik Diguncang Gempa Keras

Berita

Walikota Irsan Efendi Pastikan Membuka Diri Terhadap Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan

Berita

Kecelakaan Beruntun Truk di Tol Semarang-Solo, 6 Orang Tewas

Berita

KPK Sita Mobil Mewah Andhi Pramono, Ada Hummer hingga Toyota Roadster

Berita

Edi Kamtono : Jadikan Nilai-nilai Kepahlawanan Sebagai Inspirasi

Arsip

Kecamatan Pangkatan Juara Pertama Lomba B2SA Berbasis Sumber Daya Lokal