Viewer: 847
0 0

Home / Politik

Jumat, 12 Juni 2020 - 09:18 WIB

Mahasiswa Doktor Ilmu Politik UIN Usulkan E-voting Pemilu lewat Gawai

Viewer: 848
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 13 Detik

Kompasnasional | Mahasiswa Program Doktor Pengkajian Islam Bidang Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Saepudin Muhtar mengusulkan pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) dengan pemungutan suara secara elektronik atau electronic voting (e-voting) melalui gawai (gadget).

“Dengan adanya pandemi virus corona atau COVID-19 ini kan semua bertransformasi, semua berbasis daring. Sehingga, dalam proses pemilu pun tidak luput dari daring,” sebut Gus Udin, sapaan akrabnya, saat ditemui di Cibinong Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/6).

Menurutnya, kini masyarakat pada umumnya sudah memiliki gawai, maka pemerintah tinggal menyiapkan fasilitas pendukung yang canggih, sehingga pelaksanaan e-voting bisa berlangsung lebih efisien dari pemilu secara konvensional.

Baca Juga  Dukung Marzuki Alie Buka Pemilu 2004, Kubu Moeldoko: SBY Bisa Dapat Karma Luar Biasa

Penyandang magister ilmu hukum ini menaksir bahwa pendanaan e-voting ini akan lebih murah jika dibandingkan dengan dana pemilu yang setiap tahunnya disiapkan dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) maupun anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk pemilihan kepala daerah.

“Secara hitung-hitungan lebih murah. Pemerintah tinggal membuat barcode dan penyediaan alat fingerprint yang umumnya sudah tersedia di perkantoran pemerintah,” tutur mahasiswa yang juga aktif pada kajian politik saat mengenyam pendidikan magister ilmu politik di Internasional Islamic University Malaysia (IIUM).

Baca Juga  KPU Pematangsiantar Tetapkan Asner - Susanti Sebagai Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota

Di samping itu, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Perencana Pembangunan Strategis Kabupaten Bogor itu menyebutkan bahwa penerapan e-voting relatif lebih aman jika dibandingkan dengan pemilu konvensional yang kerap bermasalah pada distribusi kertas suara pascapencoblosan.

“Melalui e-voting akan real time penghitungan suara. Kalau konvensional justru suara mengendap dulu di desa-desa atau kelurahan, rentan kecurangan,” terangnya. (IK/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Asahan

DPD Pospera Sumut Mengecam Aksi di Kantor Bupati Asahan dan meminta APH Menindak Oknum Yang Mengatasnamakan Pospera

Politik

Wacana Duet Puan-Anies di Pilpres 2024, Direktur IPS: Beda Kolam

Politik

Wow! Dana untuk Mengudeta AHY Sangat Besar, Sebagian Sudah Disebar ke DPC

Politik

Hasil Survei Terbaru, Donald Trump Tertinggal Jauh Dari Joe Biden Eks Wapres Obama

Politik

Temui Langsung Surya Paloh, Jokowi Disebut Memohon agar Adik Iparnya Tak Direkomendasikan di Pilkada

Politik

Relawan Pendukung Ganjar Capres 2024 Deklarasi di Yogyakarta

Politik

KPU Ogan Ilir Diskualifikasi Calon Bupati Petahana

Politik

Ibas Banggakan Kondisi Ekonomi Era SBY, Golkar: Pernyataannya Terkesan Seperti Kurang Wawasan