Viewer: 861
0 0

Home / Internasional

Selasa, 9 Juni 2020 - 01:21 WIB

India Longgarkan ‘Lockdown’ Meski Jumlah Kasus Baru Melonjak di Ibukota

Viewer: 862
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 39 Detik

Kompasnasional | Situasi berubah drastis di New Delhi, India, Senin (8/6), dengan mulai dibukanya kembali mal-mal, tempat-tempat ibadah, restoran-restoran dan perbatasan-perbatasan antara negara bagian. Setelah lockdown selama 10 pekan, keramaian kini terlihat di mana-mana.

Di ibu kota, New Delhi, Ambience Mall menyambut para pengunjung dengan spanduk bertuliskan “Selamat Datang Kembali ke Gaya Hidup yang Anda Cintai.”

Masjid Jama yang bersejarah di New Delhi juga kembali dibuka. Bak-bak air tempat orang-orang mengambil air wudu dikeringkan, sementara karpet-karpet ditiadakan dan diganti dengan petunjuk-petunjuk menjaga jarak.

Di Hanuman Mandir, kuil Hindu terkenal, para pengunjung tidak lagi ditawarkan kalungan bunga atau sesajen. Mereka diharuskan menjalani cek suhu tubuh dan membersihkan tangan dengan cairan pencuci khusus.

Baca Juga  Pura-pura Jadi Tim Medis Berpakaian APD Lengkap, Sekelompok Perampok Sukses Kuras Barang Supermarket

Keputusan pemerintah New Delhi untuk semakin melonggarkan lockdown sebetulnya ditanggapi oleh kekhawatiran para pakar medis. Mereka menilai, langkah-langkah pencegahan yang diberlakukan di tempat-tempat keramaian tidak akan cukup memperlambat laju penularan. Mereka bahkan memperkirakan, rumah-rumah sakit di ibukota harus meningkatkan kapasitas tampungnya hampir dua kali lipat menjelang akhir Juni, karena jumlah orang yang membutuhkan perawatan diperkirakan akan meningkat drastis.

Kementerian Kesehatan melaporkan 9.983 kasus baru pada Senin (8/6), sehingga menjadikan jumlah kasusnya melampaui 256.000, terbesar kelima di dunia. Kementerian itu juga mengatakan, jumah kematian baru sebanyak 206, tertinggi dalam satu hari, sehingga kematian total menjadi 7.135. Seperti halnya negara-negara lain di dunia, angka-angka itu sebetulnya jauh lebih rendah daripada yang sesungguhnya terjadi karena sejumlah alasan, termasuk jumlah pengetesan yang terbatas.

Baca Juga  Tse Chi Lop, ‘El Chapo dari Asia’: Belanda tangkap gembong narkoba paling diburu di dunia

New Delhi sendiri, Senin (8/6) melaporkan ada 1.320 kasus baru dalam 24 jam terakhir, sehingga totalnya kini melampaui 23.000. Dengan lonjakan yang begitu tinggi, pihak berwenang setempat memperkirakan rumah-rumah sakit di ibu kota India ini akan harus menambah kapasitas tampungnya sebesar 15.000.

Sekitar seperempat dari 83 rumah sakit yang merawat pasien COVID-19 di New Delhi telah dinyatakan tidak lagi mampu menampung pasien baru. Sekitar setengah dari 512 ventilator yang tersedia juga telah digunakan.(VC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Internasional

Wanita Arab Ini Dapat Donor Ginjal Milik Orang Yahudi yang Tewas dalam Kekerasan Massa
Foto Personil Grup Band NCT

Berita

Ada Surat Ancaman Bom, Gegana Sterilisasi Lokasi Konser NCT 127!

Berita

Kesepakatan dengan AS Gagal, Iran Kembali Buka Instalasi Nuklir

Berita

DJM 1 Kali Lagi Gelar Refleksi Kegiatan

Internasional

Stok Makanan Makin Menipis, Kim Jong Un Buru Anjing Peliharaan Para Elit Korea Utara untuk Dijadikan Santapan di Restoran

Internasional

Begini Kabar Terbaru Jack Ma yang Diduga Menghilang

Arsip

Pemimpin ISIS Baghdadi Sakit Parah Akibat D

Internasional

Misteri Seputar Menghilangnya Jack Ma dari Reality Show