Viewer: 754
0 0

Home / Internasional

Rabu, 3 Juni 2020 - 18:46 WIB

Aksi Pria Bertato Peta Indonesia Saat Merusak Properti Ketika Demonstrasi di Philadelphia Jadi Viral, Ini Alasannya…

Viewer: 755
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 25 Detik

Kompasnasional | Aksi demonstrasi terkait kematian seorang pria kulit hitam George Floyd terus berkobar di negara bagian Amerika Serikat. Ditengah aksi tersebut, seorang pemuda bertato peta Indonesia terabadikan kamera fotografer dalam demonstrasi. Pemuda tersebut kedapatan merusak properti di negara bagian Philadelphia. Setelah foto-fotonya beredar, aksi pria tersebut menjadi viral dijagat dunia maya, terutama Twitter dan Facebook.

Diketahui pemuda tersebut bernama Rainey A. Backues. Ia pun akhirnya buka suara, lewat Instagram, pemuda Amerika berdarah Indonesia itu mengklarifikasi dan secara terbuka meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas aksi demonstrasi yang dirinya lakukan.

“Awalnya saya hanya ingin mendokumentasikan demonstrasi lewat Instagram story saya. Tapi saat malam berlalu, saya turut merasakan amarah dari kematian George Floyd,” ujar Rainey lewat Instagramnya @rainsfordthegreat, Senin (1/6/2020). Rainey mengakui menjadi kesalahannya tidak menutupi identitas diri dengan menggunakan pelindung wajah. Aksinya disebut amat spontan lantaran kemarahan atas pembunuhan Floyd.

Baca Juga  Jubir PM Jepang Mundur Usai Ditraktir Makan Malam Mewah

“Bahkan hari ini, saya masih merasakan hasrat sakit hati yang disebabkan oleh ketidakadilan rasial yang sering diarahkan pada orang kulit berwarna, termasuk saya sendiri,” tulis Rainey. “Ini membantu menjelaskan mengapa saya tidak menutupi identitas saya di foto,” lanjutnya.

Rainey mengaku telah tersulut emosi dan ikut-ikutan merusak properti orang saat demonstrasi. Dia juga secara khusus meminta maaf kepada masyarakat Indonesia yang mungkin tersinggung karena dia memiliki tato bergambar peta negara di kawasan Asia Tenggara itu.

Baca Juga  Pemerintah Tunggu Rekomendasi Polri-BIN soal Kaca Antipeluru di DPR

“Karena salah satu tato saya menunjukkan pulau-pulau Indonesia. Saya adalah warga negara AS yang dinaturalisasi, tetapi saya lahir di pulau Jawa. Saya juga ingin meminta maaf kepada masyarakat Indonesia di Philadelphia,” tuturnya.

Aksi demonstrasi di Amerika Serikat akibat kematian George Floyd kian meluas. Bahkan, gereja bersejarah St. John yang terletak di depan Gedung Putih, Washington DC turut jadi sasaran amukan pendemo. (R24/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

PT Golden Blossom Sumatra Diperintahkan Bayar Utang Rp46,109 Milyar

Internasional

Ingin memenangkan perang masa depan, ini yang dipersiapkan China

Berita

Jelang Kedatangan Jokowi, Afghanistan Dilanda Serangan Teroris

Berita

Kronologi Pembunuhan Jamal Khashoggi Versi Erdogan

Arsip

Serangan Bom Bunuh Diri di Sekolah Polisi Pakistan, 59 Orang Tewas

Internasional

UU Aborsi di Polandia Picu Protes Masyarakat, Unjuk Rasa Sudah Sepekan

Internasional

Arab Saudi Bebaskan Dua Aktivis Perempuan

Internasional

Sehari Usai Diumumkan Kalah Pemilu AS 2020, Donald Trump Dikabarkan Main Golf