Viewer: 771
0 0

Home / Internasional

Kamis, 28 Mei 2020 - 11:40 WIB

AS Paksa Iran Berunding Soal Reaktor Nuklir

Viewer: 772
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 6 Detik

Jakarta –Kompasnasional | Pemerintah Amerika Serikat (AS) hingga saat ini masih terus menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Iran. Kebijakan tekanan maksimum yang dilakukan Presiden AS Donald Trump itu memaksa Iran untuk memutuskan 2 pilihan yang sulit.

Pilihan pertama Iran harus mau berunding atau bernegosiasi dengan Amerika Serikat untuk menghentikan program nuklirnya. Sedangkan pilihan kedua jika tidak mau berunding, maka Iran akan menghadapi dampak ancaman keruntuhan perekonomian mereka yang disebabkan sanksi AS.

Demikian menurut pernyataan resmi yang disampaikan Brian Hook yang ditunjuk mewakili AS untuk masalah Iran. Melansir Reuters, hingga saat ini Pemerintah Iran belum memberikan tanggapan terkait pernyataan AS tersebut.

Baca Juga  Sempat Ditahan Kini Majikan Penganiaya WNI di Hongkong Dibebaskan

“Karena tekanan AS, para Pemimpin Iran menghadapi keputusan apakah mereka mau bernegosiasi (berunding) dengan kami atau menghadapi keruntuhan ekonomi,” kata Brian Hook kepada media seperti dilansir Reuters, Rabu (27/5/2020).

Sementara itu, menurut sumber Reuters telah mengonfirmasi terkait sebuah artikel tentang Iran yang dimuat Washington Post. Sumber tersebut mengatakan keputusan itu berlaku untuk keringanan yang melibatkan reaktor riset air berat (Arak Reactor) milik Iran.

Baca Juga  32 Tewas, ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Ledakan Bom di Baghdad

Sanksi yang dijatuhkan AS tersebut terkait dengan proses pengayaan uranium yang diperkaya untuk Reaktor Riset Teheran dan juga transfer reaktor riset bekas bahan bakar Iran.

Menurut Reuters, Pemerintah Amerika Serikat diperkirakan juga akan akan memperpanjang sanksi terpisah yang meliputi pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr Iran selama 90 hari ke depan atau selama 3 bulan. (RRI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Samsung Galaxy S9 Akan Punya Pendeteksi Wajah Secanggih iPhone X

Internasional

Resep Finlandia Jadi Negara Paling Bahagia di Dunia

Arsip

Indonesia dan 17 Negara Tolak Naskah Pengakuan Hak LGBT di PBB

Internasional

Tak Tinggal Diam, China Kerahkan 10 Pesawat Pembom Rudal untuk Atasi Provokasi Asing di Laut Natuna Utara

Arsip

Serangan Bom Bunuh Diri di Sekolah Polisi Pakistan, 59 Orang Tewas

Internasional

Gempa Bumi 6,7 M Guncang Kanada

Internasional

Loujain al-Hathloul: Aktivis ‘penganjur perempuan boleh mengemudi di Arab Saudi’ dibebaskan dari penjara

Arsip

Trump Singgung Kasus Pelecehan Seksual Bill Clinton di Debat Capres