Home / Berita / Nasional

Rabu, 26 Desember 2018 - 11:22 WIB

Hari ke-5 Pascatsunami, Kondisi Kalianda dan Rajabasa Berangsur Pulih

Situasi hari kelima di sepanjang Desa Maja, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan. (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)

Situasi hari kelima di sepanjang Desa Maja, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan. (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)

Viewer: 708
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 20 Detik
KOMPAS NASIONAL-Memasuki hari ke-5 pasca-tsunami Selat Sunda, situasi di Kecamatan Kalianda dan Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, mulai berangsur pulih. Meski demikian, Pemkab Lampung Selatan masih menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari hingga Jumat (28/12) mendatang.
Pantauan kumparan di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB, beberapa puing bangunan yang roboh akibat tsunami banyak yang sudah dibersihkan oleh warga dan dikumpulkan di sekitar pinggiran jalan. Selain itu, sejumlah alat berat nampak masih terus bekerja untuk membersihkan reruntuhan bangunan. Aktivitas warga di dua kecamatan itu juga sudah mulai berjalan normal.
Selain itu beberapa ambulans, mobil milik TNI-Polri, dan relawan yang mengangkut bantuan logistik untuk para korban masih keluar masuk ke lokasi bencana di Desa Way Muli dan Kunjir. Beberapa posko bantuan juga nampak berdiri di setiap desa yang ada.

Sejumlah warga mendirikan tenda di Bukit Rajabasa, Desa Way Muli, Lampung. (Foto: Nugroho Sejati/kumparan)

 Kemudian untuk aliran listrik berdasarkan pantauan kumparan di beberapa desa seperti Banding dan Maja sudah berangsur normal. Salah satu warga Desa Kenali, Yanto, mengatakan listrik sudah menyala sejak Selasa (25/12) siang.“Kalau untuk listrik sudah sejak kemarin siang nyala, itu sekitar pukul 14.00 WIB,” kata Yanto di lokasi, Rabu (26/12).
Yanto juga mengungkapkan saat ini kondisi di sekitar Desa Kenali, Rajabasa, sudah berangsur pulih. Logistik yang dikirimkan oleh para relawan sudah diterima oleh masyarakat.
Diketahui berdasarkan data pada Selasa (25/12), tsunami Selat Sunda yang menerjang pesisir Banten dan Lampung itu mengakibatkan 429 orang meninggal, 1.485 orang luka-luka, 154 orang hilang, 16.082 orang mengungsi.(Kumparan/AW)
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga  Pontianak Akan Miliki Dua IPALD Cakupan Layanan Capai 35 persen

Share :

Baca Juga

Berita

Kabur Usai Bunuh Bos Koperasi, Kepala Desa Siraga Paluta Ditangkap di Makasar

Berita

Masuk Nominasi Terbaik se Indonesia, YLBH Bhakti Keadilan Terima Penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM RI

Berita

Camat Lawe Bulan Beserta Rombongan,Sosialisasi Ke Masyarakat Desa Prapat Timur 

Berita

Prajurit Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty berikan Ekstrakurikuler Pramuka Di Perbatasan

Berita

Bupati Kapuas Hulu Mengikuti Grand Launching MoU Tematik Penanggulangan Kemiskinan Oleh Kemenenterian PANRB

Berita

Penjelasan Kepala BKN soal Laporan GAR ITB Tuduh Din Syamsuddin Radikalis

Berita

Atasi Kesulitan Rakyat, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Karya Bhakti Bersihkan Penampungan Air Di Perbatasan.

Arsip

Sudah Diberhentikan, Arcandra Terancam Pidana