KompasNasional.com,Simalungun  – Pemerintah merilis jumlah pasti penumpang dan nama kapal yang tenggelam di perairan Danau Toba kawasan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Data itu disampaikan pada acara pertemuan Pemerintah Kabupaten Simalungun, Basarnas, KNKT dan PT Jasa Rahaja dengan keluarga korban di Balei Harungguan Djabanten Damanik, Pamatang Raya, Minggu.

“Semuanya 188 orang yang naik KM Sinar Bangun 6,” sebut Bupati Simalungun, JR Saragih mewakili pemangku kepentingan peristiwa tersebut.

Baca Juga  Peduli Kesulitan Masyarakat, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Bantu Bangun Rumah Warga Perbatasan

JR menjelaskan, data itu diperoleh dari hasil konfirmasi langsung dengan keluarga korban yang belum ditemukan dan korban selamat.

Kapal penumpang kayu dalam perjalanan dari Pelabuhan Simanindo Kabupaten Samosir menuju Tiga Ras Kabupaten Simalungun, dan tenggelam pukul 17.10 Wib.

Sejumlah 21 orang, tiga di antaranya juru mudi dan awak kapal selamat, tiga meninggal dan 164 belum ditemukan.

Baca Juga  RI Sambut Baik Fatwa ICJ soal Israel Wajib Permudah Bantuan ke Gaza

Korban meninggal diserahkan kepada keluarga korban setelah dilakukan proses penanganan sesuai agama yang dianut.

Sedangkan korban selamat dirawat di puskesmas dan rumah sakit sebelum kembali ke keluarganya.

Santunan sebesar Rp 50 juta bagi korban meninggal telah diserahkan, termasuk tanggungan biaya perobatan korban selamat.

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial juga akan memberikan santunan bagi korban selamat.(Antara/TR)