Home / Berita / Daerah / Kriminal / Nasional / Reviews

Selasa, 27 Februari 2018 - 11:52 WIB

Rentetan Kejadian sebelum Eks Wakapolda Sumut Ditemukan Tewas

Viewer: 682
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 15 Detik

KompasNasional.com, Malang – Purnawirawan polisi berpangkat terakhir Komisaris Besar (Kombes), Agus Samad (75), ditemukan meninggal di rumah, Perum Bukit Dieng Blok MB9, Pisangncandi, Sukun, Kota Malang, Sabtu (24/2). Ada ceceran darah. Ada luka di lengan dan paha. Apa yang terjadi?

Saksi-saksi menyebut tak ada gelagat aneh pada diri Wakapolda Sumut tahun 2000 itu. Di rumah, ia tinggal bersama istrinya, Suhartatik. Dua anaknya sudah berkeluarga dan tinggal di rumah sendiri.

Warga mengatakan sehari-hari korban aktif dalam kegiatan masyarakat dan beribadah di masjid. “Kalau asam uratnya kambuh, tidak ke masjid,” tutur warga setempat, Syamsul.

Baca Juga  Gubernur Kalbar Terima Audiensi Direktur IPDN Kampus Regional Provinsi Kalbar

Saat kejadian, Suhartatik tengah berada di Pulau Bali, mengurus usaha rumah makan. Pada Sabtu pagi, dia curiga karena telepon ke korban tak diangkat. Selanjutnya meminta warga mengecek.

Pintu rumah bagian depan terkunci. Warga mendobrak. Korban ditemukan tak bernyawa di belakang rumah. Ada ceceran darah di lokasi. Kemudian jenazah dibawa ke Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA Malang.

Beberapa hari sebelum meninggal, korban mengaku kakinya kambuh hingga butuh diperban. “Sebenarnya kondisi bapak sehat, hanya saja mengeluh bagian kakinya sakit, hingga harus diperban,” terang putra sulung korban, Timur Dikman (40).

Baca Juga  Polisi Ungkap Seorang Petani Ganja di Dosroha Simanindo

Polisi menyelidiki dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saksi menyebut seseorang pernah menelepon rumah korban dan yang mengangkat orang lain. Hal ini masih didalami oleh polisi.

Saksi-saksi masih diperiksa. “Ada 6 saksi, 2 anak korban, satpam, dan warga,” kata Kasatreskrim Polres Malang Kota Ambuka Yudha kepada detikcom, Selasa (27/2/2018).

Sementara istri korban, Suhartaik, belum dimintai keterangan oleh polisi karena kondisinya yang tak memungkinkan.(DTK/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Tolak kenaikan Harga BBM, Para Pendomo Akhirnya Membubar Kan Diri

Berita

Kepsek SMKN 3 Pematangsiantar : Pekerjaan Gedung RPS dan Mobiler Sudah Sesuai Aturan

Kriminal

Awas! Modus Baru Pelaku Curas

Berita

Sotong Pangkong Pikat Wisatawan Penikmat Kuliner di Kota Pontianak

Berita

Babinsa Koramil 14/Sayan Bantu Kawal Penyaluran Dana BLT DD

Berita

Pangdam XII/Tpr Ikuti Vicon dengan Panglima TNI Tentang Percepatan Vaksinasi Selama Ramadhan

Berita

Sekda Kalbar : Satpol PP Kalbar Harus Di Siplin Dan Berwibawa Yang Tinggi

Berita

POLAIRUD POLRES BENGKAYANG CEK MUATAN KAPAL CEGAH PEREDARAN BARANG ILEGAL*