Home / Berita / Daerah / Kriminal / Reviews

Selasa, 30 Januari 2018 - 11:19 WIB

Ayah Ibu Kritis Diracun Anak

Viewer: 1062
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

KompasNasional.com, Bangli  – Pasangan suami istri (pasutri) I Nyoman Tunas (68) dan Ni Nengah Bina (68) bernasib nahas. Keduanya terpaksa dilarikan ke rumah sakit, karena diracun anak kandung mereka, I Wayan Mustara.

Warga Banjar Tambahan Kelod, Desa Jehem, Kec. Tembuku, Bangli, ini dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Bangli pada Sabtu (27/1) malam. Sebab, pasutri lanjut usia itu mengalami keracunan makanan.

Nyoman dan Nengah dilarikan ke RS Bangli sekitar pukul 17.00 waktu Indonesia tengah (WITA). Keduanya dalam kondisi lemas, mual dan muntah-muntah.

Sebelum dilarikan ke rumah sakit, Tunas sempat bertanya ke kerabatnya mengenai botol yang ada di dekat makanan yang disantap. Ternyata, di botol itu tertulis pembasmi rumput.

Baca Juga  Merasa Di Fitnah, Keluarga RN dan Fery Segera Laporkan Pembuat Informasi Bohong

Tak lama kemudian Tunas dan istrinya mulai merasakan efek racun. Keduanya sudah sempoyongan. Sedangkan Dadong Bina yang merupakan nenek pelaku terselamatkan dari racun. Sebab, Dadong yang sempat memakan nasi beracun langsung memuntahkannya karena merasakan pahit di liidah.

Selanjutnya, Tunas dan Bina langsung dibawa ke dokter di puskesmas terdekat. Namun, akhirnya keduanya dirujuk ke RSUD Bangli. Tunas sempat tak sadarkan diri. Sedangkan istrinya sudah mulai bisa diajak berkomunikasi.

Kapolsek Tembuku, AKP I Gede Sunjaya Wirya langsung menindaklanjuti kasus tersebut dengan mengirimkan personel ke rumah korban. “Kami sudah amankan nasi serta botol Roundup pembasmi rumput,” ungkap Wirya.

Baca Juga  PLN UP3 Ketapang Rutin Lakukan Pemeliharaan Jaringan, Tekan Potensi Terjadinya Gangguan

Dia menduga pelaku yang meracuni Tunas dan Bina adalah Iwayan Mustara. Menurut Wirya, pelaku memang memgalami gangguan jiwa.

“Dugaan mengarah pada anak korban yang diketahui memiliki kartu kuning (gangguan jiwa, red). Selama ini korban tinggal bersama anaknya Mustara dan I Made Sadiana. Berdasar info keluarga kartu kuning telah dibakar oleh yang bersangkutan. Untuk itu kami akan berkoordinasi dengan pihak RSJP bali,” jelasnya.

Polisi kini melakukan pencarian terhadap Wayan Mustara yang sering pergi dari rumah. “Orangnya masih dalam pencarian, sementara belum diketahui keberadaanya,” imbuhnya.(Sumutppos/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Artis Hendrik Ceper Kesulitan Bayar Rumah Sakit

Berita

Upacara HUT Kota Sintang Meriah, Peserta Gunakan Pakaian Adat Nusantara.

Berita

Bupati Erlina Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri Nasional

Berita

Kasat Samapta Polres Kubu Raya Mengisi Khutbah Jumat Di Masjid Musyarrofah

Berita

Setiap Hari, 800 Unit Kendaraan Baru Urus STNK di Sumut

Berita

Dinkes PP dan KB Gelar Rapat Audit Kasus Stunting Tahun 2022

Berita

1000 Nelayan Kapuas Hulu Bakal Dapat Asuransi

Berita

Polda Kalbar Gelar Taklimat Awal Audit Kinerja Tahap ll Itwasum Polri