kompasnasional.com – Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla memasuki tahun ketiga dalam memimpin Indonesia pada 20 Oktober 2017. Presiden Jokowi mempersilakan kepada rakyat untuk menilai kinerjanya selama tiga tahun.
“Silakan masyarakat yang menilai, tugas saya bekerja keras mewujudkan yang kita rencanakan,” ujarnya usai menutup Kongres XI Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Tahun 2017 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (19/10).
Sepanjang tiga tahun pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla berjalan, ketimpangan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Bukan hanya ketimpangan antar lapisan masyarakat, namun juga ketimpangan antar daerah. Sebab, program pengentasan kemiskinan tidak membuahkan hasil secepat yang diharapkan.
“Ketimpangan masih menjadi sebuah tantangan besar. Tidak hanya ketimpangan antar lapisan masyarakat tetapi juga ketimpangan antar daerah,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto di Kantornya, Jakarta, Senin (16/10).
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, mengklaim dalam tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK pemerintah berhasil mengendalikan pertumbuhan ekonomi semakin membaik. Sejak 2013, pertumbuhan bergerak melambat seiring gejolak ekonomi dunia.
“Pertumbuhan ekonomi yang tadinya sudah mulai melambat dan bahkan dari tahun 2013 ke 2014 melambat. 2015 itu kelihatan sudah tercapai, dia mulai membaik menjadi lebih cepat lagi,” ujar Menko Darmin.
Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan pekerjaan yang dilakukan oleh pemerintah Jokowi-JK memang belum bisa dikatakan memuaskan. Sebab, target-target dalam program yang diusung belum semua tercapai karena baru 3 tahun menjalankan pemerintahan.
“Kalau bicara memuaskan ya memang targetnya belum semua bisa diselesaikan karena baru 3 tahun,” kata Luhut.
Salah satunya di bidang infrastruktur yang menjadi perhatian utama Presiden Jokowi, banyak proyek infrastruktur yang masih dalam proses pembangunan. Namun, hal ini harus tetap dilakukan semaksimal mungkin agar target yang ditentukan bisa tercapai.
“Selain itu, sekarang ini program dana desa kan jalan dana desa itu bisa membantu kurangi kemiskinan. Ya itu kan tidak serta merta terus terasa tapi berjalan. Lalu saya kira proses pengambilan keputusan berjalan dengan bagus,” imbuhnya (mdk|dwk)







