Home / Arsip / Arsip 2017 / Berita / Nasional / Reviews

Selasa, 5 September 2017 - 16:38 WIB

Mantan Presiden ISIS Indonesia di Cianjur Jamin Seluruh Biaya Jihad Rohingya

Viewer: 829
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

kompasnasional.com | CIANJUR – Konflik kekerasan dan pembantaian etnis muslim Rohingya di Rakhine State, Myanmar, memicu respon organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Indonesia.

Salah satunya ormas Gerakan Islam Reformis (Garis) yang berbasis di Cianjur, Jawa Barat.

Ketua Umum Garis, Chep Hermawan mengaku, tengah berkoordinasi dengan sejumlah ormas lainnya untuk menggelar aksi unjuk rasa ke Kedutaan Besar Myanmar di Menteng, Jakarta Pusat.

“ini sebagai bukti kepedulian kami sebagai umat muslim terhadap sesama muslim,” ujar pria paruh baya yang pernah mengklaim diri sebagai presiden ISIS regional Indonesia itu, Selasa (5/9).

Selain itu, Garis juga telah membuka posko pendaftaran bagi para relawan yang siap menjalankan jihad fisabilillah dan dikirim langsung ke Rakhine, Myanmar.

Baca Juga  Lagi-lagi Prabowo Puji Kepemimpinan Jokowi

“Kami siapkan posko bagi relawan yang akan berangkat ke Myanmar untuk fisabilillah membantu muslim Rohingya. Segala pembiayaan apapun akan kami tanggung,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Konsorsium Ormas Islam (KOI) Kabupaten Cianjur Ahmad Yani menyatakan, hal ini harus mendapat perhatian dan sikap tegas bersama sebagai sesama muslim.

Menurutnya, sebagai sesama muslim, wajib saling menolong dan peduli dengan memberikan bantuan.

“Selain bantuan fisik, tentunya bantuan doa bagi mereka yakni umat muslim rohingnya yang telah teraniaya dengan pembantaian yang sangat kejam dan tidak manusiawi itu,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua PC NU Cianjur, Choirul Anam menambahkan, pembantaian muslim Rohingya yang terjadi di Myanmar itu disebutnya merupakan kejahatan manusia yang sangat biadab dan tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.

Baca Juga  Bule Berjemur Pakai Bikini Jadi Polemik di Padang

“Kami berharap PBB segera bertindak dan ikut andil dalam penyelesaian di Rakhine. Sehingga pembantaian yang dilakukan terhadap umat muslim di Rohingya bisa dihentikan,” jelasnya.

Kajadian tersebut, lanjutnya, juga bisa menjadi pembelajaran bagi Indonesia, dimana bisa tetap bersatu meski berbeda suku, agama dan ras.

Ia berharap, persatuan dan kesatuan di Indonesia ini tetap terjaga selamanya.

“Makanya ini patut disyukuri, betapa indahnya bertempat tinggal di Indonesia. Meskipun beda suku, agama dan ras namun kita tetap bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia ini terjaga selamanya,” tutupnya (pjkst|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Danrem 121/Abw berikan bantuan kepada warga yang melahirkan di sampan saat mengungsi.

Berita

Pesan Jokowi di Harlah Muslimat NU: Jangan Gegara Pemilu Kita Saling Hujat

Berita

Launching Perdana Hotel Lima Bintang di Resmikan Oleh Bupati Melawi

Berita

Safari Politik ke Sumut, Ma’ruf Amin: Danau Toba Punya Potensi Wisata Luar Biasa

Berita

Walikota Padang Sidempuan Irup Pada Peringatan Hari Santri Tahun 2022

Berita

Penyelenggaraan Pesparawi Provinsi Kalimantan Barat Kabupaten Melawi Siap Menjadi Tuan Rumah

Berita

Prabowo Bentuk Tim Koordinasi MBG, Zulhas Jadi Ketua

Berita

MAAF SANG ISTRI MENOLONG SUAMI, RESTORATIVE JUSTICE KEJARI SINTANG