Home / Arsip / Arsip 2017 / Berita / Daerah / Kriminal / Medan / Reviews

Selasa, 27 Juni 2017 - 13:30 WIB

Aiptu Martua Sigalingging diduga Sempat Melawan Terduga Teroris di Mapolda Sumut

Viewer: 674
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

kompasnasional.com | MEDAN – Aiptu Martua Sigalingging, anggota polisi yang gugur ditikam terduga teroris yang menyerang pos jaga di Markas Polda Sumatera Utara diduga sempat melawan pelakunya.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan, dugaan tersebut terlihat dari luka yang didapat korban.

Aiptu Martua, lanjut Martinus, mengalami luka tusuk di bagian pipi kanan, dagu, leher atas, dan dada kiri ketika diserang di pos 3 Mapolda Sumut, tempat korban berjaga.

“Diduga karena terjadi perkelahian dan perlawanan di kamar,” kata Martinus melalui keterangan tertulis, Senin (26/6/2017).

Baca juga: Polisi yang Diserang Terduga Teroris di Polda Sumut Tinggalkan 9 Anak

Baca Juga  Persimpangan Wilayah Pontianak Timur Terpampang spanduk Sosialisasi Terkait Covid-19

Brigadir E Ginting, rekan Aiptu Martua yang berjaga di depan jalan disebut sempat mendengar keributan dari dalam pos. Brigadir E Ginting kemudian melihat ada dua orang asing yang sudah berada di kamar Aiptu Martua.

“Brigadir mendatangi kamar dan terjadi perkelahian,” ujar Martinus.

Pelaku, kata Martinus, meneriakkan kalimat takbir sambil mengancam Brigadir E Ginting dengan pisau.

Brigadir E Ginting kemudian meminta bantuan anggota Brimob yang jaga di pos 2 Mapolda Sumut.

“Anggota Brimob yang jaga langsung melakukan penyerangan dengan menembak pelaku. Satu orang pelaku meninggal dunia di tempat dan satu orang hidup,” ujar Martinus.

Baca Juga  KAPOLRES HUMBAHAS MELAKUKAN PENGECEKAN DAN PENGAMANAN TERHADAP SIDANG RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI PENETAPAN HASIL SUARA TINGKAT KABUPATEN

Pos jaga 3 tempat korban berjaga merupakan pintu keluar Mapolda Sumut. Pintu keluar ini biasanya dijaga 4 personil Yanma.

Terdapat tiga pos jaga di Mapolda Sumut. Dua pos lain, yakni pos jaga 1 merupakan pintu masuk kantor polda.

Pintu masuk ini dijaga 9 orang personik Sabhara sedangkan pos jaga 2 merupakan pintu masuk VIP yang dijaga 14 orang Brimob.

Sebelumnya, Aiptu Martua yang gugur dimakamkan di kampung halamannya Indrapura Batubara.

Proses pemakaman korban dilakukan dengan upacara militer. Aiptu Martua yang gugur saat bertugas itu mendapat kenaikan pangkat menjadi Inspektur Dua (Ipda) Anumerta (kmp|dwk)

 

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

PEMKAB TOBA SAMBUT BAIK PROGRAM KEJAKSAAN R.I RESTORATIV JUSTICE

Berita

Polresta Pontianak Kota Amankan Aksi Unras Mahasiswa di Hari Sumpah Pemuda

Berita

Bupati Tapsel Ajak Pemuda Bersatu Membantu Pemerintah Dalam Sarasehan Peringati Sumpah Pemuda ke-93

Berita

Gibran Dipanggil DPP PDIP Hari Ini Buntut Bertemu Prabowo

Berita

Kodim 1203/Ktp Gelar Pendaftaran Sekolah Calon Bintara (Secaba) PK Tahun 2021.

Arsip

Di Balik Kerennya Pilot Jet Tempur, Hidup Pas-pasan

Berita

Tim sulit padamkam kebakaran perkebunan sawit di Sumbar

Berita

Sekda Tapsel : Pelestarian Bahasa Sebagai Alat Pemersatu Bangsa Yang Wajib Dilaksanakan