Home / Arsip / Arsip 2017 / Berita / Daerah / Kriminal / Medan / Reviews

Selasa, 27 Juni 2017 - 13:30 WIB

Aiptu Martua Sigalingging diduga Sempat Melawan Terduga Teroris di Mapolda Sumut

Viewer: 696
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

kompasnasional.com | MEDAN – Aiptu Martua Sigalingging, anggota polisi yang gugur ditikam terduga teroris yang menyerang pos jaga di Markas Polda Sumatera Utara diduga sempat melawan pelakunya.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan, dugaan tersebut terlihat dari luka yang didapat korban.

Aiptu Martua, lanjut Martinus, mengalami luka tusuk di bagian pipi kanan, dagu, leher atas, dan dada kiri ketika diserang di pos 3 Mapolda Sumut, tempat korban berjaga.

“Diduga karena terjadi perkelahian dan perlawanan di kamar,” kata Martinus melalui keterangan tertulis, Senin (26/6/2017).

Baca juga: Polisi yang Diserang Terduga Teroris di Polda Sumut Tinggalkan 9 Anak

Baca Juga  Walikota Hadiri HUT DWP Padangsidimpuan Ke 22

Brigadir E Ginting, rekan Aiptu Martua yang berjaga di depan jalan disebut sempat mendengar keributan dari dalam pos. Brigadir E Ginting kemudian melihat ada dua orang asing yang sudah berada di kamar Aiptu Martua.

“Brigadir mendatangi kamar dan terjadi perkelahian,” ujar Martinus.

Pelaku, kata Martinus, meneriakkan kalimat takbir sambil mengancam Brigadir E Ginting dengan pisau.

Brigadir E Ginting kemudian meminta bantuan anggota Brimob yang jaga di pos 2 Mapolda Sumut.

“Anggota Brimob yang jaga langsung melakukan penyerangan dengan menembak pelaku. Satu orang pelaku meninggal dunia di tempat dan satu orang hidup,” ujar Martinus.

Baca Juga  Indonesia Tidak Berangkatkan Jamaah Haji Tahun Ini

Pos jaga 3 tempat korban berjaga merupakan pintu keluar Mapolda Sumut. Pintu keluar ini biasanya dijaga 4 personil Yanma.

Terdapat tiga pos jaga di Mapolda Sumut. Dua pos lain, yakni pos jaga 1 merupakan pintu masuk kantor polda.

Pintu masuk ini dijaga 9 orang personik Sabhara sedangkan pos jaga 2 merupakan pintu masuk VIP yang dijaga 14 orang Brimob.

Sebelumnya, Aiptu Martua yang gugur dimakamkan di kampung halamannya Indrapura Batubara.

Proses pemakaman korban dilakukan dengan upacara militer. Aiptu Martua yang gugur saat bertugas itu mendapat kenaikan pangkat menjadi Inspektur Dua (Ipda) Anumerta (kmp|dwk)

 

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

TMMD KE-113 TA 2022 KODAM II/SRIWIJAYA KEMBALI AKAN DIGELAR DI 5 KABUPATEN/KOTA DI WILAYAH SUMBAGSEL

Berita

Siswa SMK Seni dan Budaya Raya Raih Juara Satu FL2SN Tingkat Provinsi

Berita

KM Lestari Maju Tenggelam, Ratusan Penumpang, Sementara 12 Orang Ditemukan Tewas

Berita

Aktor Rizal Djibran Ditangkap Polisi karena Kepemilikan Sabu

Asahan

Dandim 0208 / Asahan Tinjau Dua Desa di Lokasi TMMD Kecamatan Sei Kepayang

Berita

Kapolres Ketapang Hadiri Upacara Renungan Suci HUT RI ke-76.

Berita

Ketua DPRD Menyambut Baik Rencana Pembangunan Jalan Layang Kalis Putusibau

Berita

Kasus Covid-19 di Singapura Melonjak, Menkes: Pasti Akan Masuk ke Indonesia