Home / Arsip / Arsip 2017 / Berita / Kriminal / Nasional / Reviews

Sabtu, 6 Mei 2017 - 13:41 WIB

Sebanyak 171 dari 200-an Napi yang Kabur Berhasil Ditangkap

Viewer: 647
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 21 Detik

PEKANBARU | kompasnasional.com

Sebanyak 171 dari sekitar 200 tahanan dan narapidana yang kabur dari Rutan Klas IIB Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau, berhasil ditangkap petugas.

Demikian disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto, melalui prsan singkat, Jumat (5/5/2017).

“Napi yang kabur telah ditangkap kembali sebanyak 171 orang, di antaranya 169 orang di daerah Pekanbaru dan 2 orang di daerah Kecamatan, Seikijang Kabupaten Pelalawan,” ujar Rikwanto.

Sampai malam ini, petugas rutan dan Ditjen Pemasyarakatan setempat dibantu sejumlah anggota kepolisian masih melakukan pencarian dan pengejaran terhadap napi yang masih melarikan diri.

Baca Juga  Selain Pecat Kakanwil BPN DKI, Sofyan Djalil Mutasi Kepala Pertanahan Jaktim ke Maluku Utara

Menurut Rikwanto, jumlah pasti tahanan dan napi yang kabur pasca-kerusuhan di Rutan Klas IIB Sialang Bungkuk masih dalam pendataan petugas rutan. Namun, kepala rutan setempat, Teguh Trihatmanto, memperkirakan penghuni rutan yang kabur lebih kurang 200 orang.

Sementara itu, kekuatan pasukan kepolisian yang diturunkan untuk pengamanan rutan terdiri dari, 1 SSK (satuan setingkat kompi) anggota Polresta Pekanbaru, 2 SSK Brimob dan 2 pleton Sabhara Polda Riau, serta 1 SSK anggota TNI.

“Situasi sampai saat ini masih dapat dikendalikan. Mediasi masih berlangsung agar napi kembali ke masing-masing blok, Blok B dan Blok C,” tukas Rikwanto.

Baca Juga  Lomba Perahu Hias Perdana , Dalam Rangka Memeriahkan Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 H Tahun 2022.

Diberitakan, kerusuhan disertai bentrok fisik terjadi di Rutan Klas IIB Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau, terjadi pada Jumat siang menjelang para penghuni dikeluarkan dari sel untuk pelaksanaan Salat Jumat.

Pembakaran dan perusakan fasilitas rutan dilakukan para napi dan tahanan.

Minimnya petugas sipir yang berjaga membuat aksi kerusuhan tersebut dimanfaatkan 200-an napi dan tahanan untuk melarikan diri dari rutan.

Penyebab kerusuhan sendiri diduga dipicu kelebihan kapasitas, minimnya fasilitas air dan adanya pelayanan atau perlakuan petugas rutan yang tidak mengenakkan (trbn|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kabareskrim Mabes Polri Harus Senior & Profesional

Berita

Permudah Masyarakat Dapatkan Vaksin, Yonarmed 16 Buka Gerai Vaksin

Berita

Hindari Razia OPT Pengedara Motor Nekad Lawan Arus

Berita

Jokowi di Sidang Kabinet Terakhir: Mohon Maaf Jika Ada yang Kurang Berkenan

Berita

Penrem 121/Abw kembali juarai Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) TMMD ke-112 tahun 2021.

Arsip

Aturan relaksasi ekspor Jokowi matikan 11 perusahaan tambang

Berita

Warga Aceh Timur Tewas Dibacok Pria yang Diduga Gangguan Jiwa

Berita

STRATEGI PEMULIHAN BISNIS UMKM MASA ADAPTASI KEBIASAAN BARU DI KALBAR