Home / Arsip / Arsip 2016 / Nasional / Reviews

Jumat, 7 Oktober 2016 - 13:38 WIB

Promosi Langka Polisi Ajudan Jokowi

Viewer: 592
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 45 Detik

Dua tahun menjadi ajudan Presiden Joko Widodo, Komisaris Besar (Kombes) Listyo Sigit Prabowo mendapat promosi jabatan. Dia didapuk menjadi menjadi Kapolda Banten menggantikan Brigjen Ahmad Dofiri.

Jika melihat era Presiden Soeharto, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri hingga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memang tak ada ajudan langsung memegang tongkat komando di kepolisian daerah (Polda). Beberapa dipercaya menjadi Wakapolda di tipe A maupun B.

Sebagai contoh, misalnya Kombes Sutanto, setelah tak jadi ajudan Soeharto didapuk menduduki posisi Wakapolda Metro Jaya. Kombes Sutarman, dari ajudan Gus Dur digeser ke Kapoltabes Palembang, Dirreskrim Polda Jatim dan Kapolwiltabes Surabaya. Promosi bintang satu diperoleh saat menjabat Kapolda Kepri.

Lalu Kombes Budi Gunawan, usai lengser sebagai ajudan Mega dipercaya jadi Karobinkar SSDM Polri, lalu Kaselapa Lemdiklat Polri. Setelah itu baru dipercaya memegang tongkat komando Kapolda Jambi.

Baca Juga  Polisi Bongkar Praktik Judi Online di Apartemen, 24 Orang Ditangkap

Tiga ajudan SBY pun begitu. Kombes Putut Eko Bayu Seno terbilang moncer langsung promosi bintang satu jadi Wakapolda Metro Jaya, abis itu menjadi Kapolda Banten. Kombes Rycko Amelza Dahniel dijadikan Kepala Lembaga Kerjasama Pendidikan Dit PPITK PTIK, kemudian Wakapolda Jawa Barat. Sedangkan Kombes Imam Sugianto jadi Wakapolda Yogyakarta, kemudian promosi jadi Karobinops Sops Polri.

Ketua Presidium IPW (Indonesia Police Watch) Neta S Pane menilai promosi seperti Listyo belum pernah terjadi sebelumnya. Dia menilai naiknya mantan Kapolresta Solo itu bisa mengganggu regenerasi di tubuh Polri. Terlebih Listyo cukup junior jebolan Akademi Kepolisian 1991.

“Selama ini belum pernah ada ajudan presiden yang langsung menjadi Kapolda. Biasanya menjadi perwira tinggi (Pati) di Mabes atau paling tinggi menjadi Wakapolda seperti Sutanto dan Putut yang menjadi Wakapolda Metro,” kata Neta kepada merdeka.com, Jumat (7/10).

Baca Juga  Mucikari Dua SPG ini Merengek,Saat Dituntut 6 Tahun Penjara

Neta melihat pengangkatan Kombes Listyo sebagai Kapolda Banten terkesan dipaksakan. Padahal, lanjutnya, masih banyak perwira berprestasi yang kariernya terpuruk tanpa kepastian.

“Bagaimana pun proses pengkaderan dan karier di Polri tetap perlu memperhatikan etika sehingga Polri akan tetap dipercaya publik dan dipercaya oleh internalnya. Jika main tabrak seperti ini tentu akan mengganggu mekanisme,” tandasnya.

Seperti diketahui, saat dipilih Jokowi menjadi ajudan Listyo Sigit Prabowo sejak Mei 2013 bertugas di Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara. Keduanya sudah saling kenal. Saat Jokowi jadi Wali Kota Solo, Listyo jadi Kapolres di kota itu (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Positif Pakai Narkoba, 3 Penghuni Kost Digelandang ke Polres Jaksel
Zaskia Gotik Ditunjuk Jadi Duta Pancasila, Ini Alasannya-KompasNasioanl

Arsip

Zaskia Gotik Ditunjuk Jadi Duta Pancasila, Ini Alasannya

Berita

KPU Sumut Batasi Jumlah Pendukung dalam Debat Kandidat Paslon Cagub dan Cawagub Sumut 2018

Berita

Stafsus Jokowi: Biarkan Pilpres Berjalan Tertib, Jangan Buat Gerakan untuk Ganti Presiden

Arsip

Habib Rizieq Ancam Pemerintah, “Hati-hati, Umat di Berbagai Daerah Bisa Marah”

Arsip

SK Pengangkatan 279 CPNS Diberikan Wakil Bupati Asahan

Nasional

Sore Ini, Mendikbud Umumkan Kebijakan soal Pembelajaran Tahun Ajaran Baru

Arsip

Hotel And Spa Fortune Jakarta Pusat Terbakar