Home / Arsip / Arsip 2016 / Ekonomi / Nasional / Reviews

Jumat, 16 September 2016 - 15:43 WIB

Tembakau Sumatera Masih Jadi Primadona Penggemar Cerutu di Eropa

Viewer: 702
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 22 Detik

Sudah lebih dari 50 tahun tembakau Sumatera menjadi primadona penggemar cerutu di Eropa. Hal ini bisa dilihat di Kota Bremen sebagai pusat perdagangan tembakau asal Indonesia.

Dilansir Antara, Pemilik Hellmering, Kohne & Co. Gmbh & Co. KG (HKC), Wolfgang G. Kohne mengatakan kegiatan pelelangan tembakau asal Indonesia di Bremen dimulai sejak tahun 1959. Ketika proses pelelangan tembakau hasil panen perkebunan di Indonesia dipindahkan dari Belanda ke Bremen, Jerman.

Pemindahan tersebut ditandai dengan dibentuknya Deutsch-Indonesische Tabak Handelsgesellschaft mbH & Co KG (DITH) di Bremen tanggal 13 Februari 1959 yang berlokasi di bursa tembakau Bremen (Bremer Tabakborse).

Baca Juga  Hadiri Pelantikan Kabinet, Oesman Sapta dan Wiranto Jaga Jarak?

Dalam perkembangannya, tembakau asal Sumatera produksi PT. Perkebunan Nusantara II (PTPN II) masih memanfaatkan sistem penjualan lelang melalui HKC, yang merupakan agen pemasar tunggal untuk seluruh dunia dari produk tembakau Sumatera.

Lelang tembakau Sumatera dilakukan sebanyak satu kali dalam setahun untuk menjual hasil panen tembakau satu tahun sebelumnya. Secara umum, mekanisme lelang terdiri dari masa dua minggu uji coba sample produk tembakau Sumatera oleh calon pembeli dan kemudian diikuti masa penawaran dan pemesanan (confirmed order).

Kohne menambahkan, pemasaran hasil panen tahun 2015 telah berlangsung sangat baik dengan kualitas tembakau yang sangat baik pula. Tahun ini, HKC akan melakukan pelelangan dengan jumlah total mencapai 1.033 bal tembakau dari berbagai tingkatan kualitas.

Baca Juga  Pemkot Medan Tertibkan Puluhan Reklame Bermasalah

Jumlah calon pembeli tembakau Sumatera yang saat ini berada di fasilitas pelelangan HKC berjumlah 10 perusahaan produsen cerutu ternama yang berasal dari wilayah Eropa Barat seperti Belanda, Belgia, Denmark, Swiss dan Spanyol.

Dalam rangka menjaga kesinambungan tradisi produksi tembakau Sumatera, para calon pembeli juga diajak untuk dapat menghasilkan produk cerutu yang berkualitas tinggi sehingga pada akhirnya dapat mendorong peningkatan volume perdagangan tembakau Sumatera ke wilayah Eropa (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Harga Premium di Kabupaten Sitaro Tembus Rp 15.000 per Liter

Arsip

Hujan Es Sebesar Biji Jagung Bikin Heboh Warga Bekasi

Arsip

Ustadz Solmed Dihadang Pria Berbadan Kekar, Ngaku Mau Dibunuh

Nasional

Rekor, Jokowi Lantik Gubernur Kepri 4 Kali Selama 5 Tahun

Arsip

Perempuan Anggota Parpol Indehoi dengan Sopir Selingkuhan di Mobil, Buktinya Tisu Bersperma

Berita

Kedubes AS Disusupi Intelijen Perempuan Warga Negara Rusia Selama 10 Tahun

Arsip

Keluarga Pasien BPJS Kesal Pelayanan RSUD Kotapinang Buruk

Nasional

Kapolda Metro Tegaskan Pantang Mundur: Ini Harus Kita Selesaikan