Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal / Reviews

Kamis, 1 September 2016 - 11:32 WIB

Siswi SMP Menangis Kesakitan Diperkosa Tetangga di Semak-semak

Viewer: 1224
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 29 Detik

Siswi SMP asal Desa Carik, Buleleng Bali menangis kesakitan saat diperkosa di semak-semak dekat sungai. Siwi SMP kelas VII itu diperkosa tetangganya sendiri berinisial, MS alias DG (40)

Aksi bejat DG berlangsung pada Minggu (28/8) siang lalu. Saat beraksi, DG membekap mulut korban dan langsung menyetubuhi korban sebanyak satu kali.

Akibat perlakuan tak senonoh itu, orang tua korban langsung datang melapor ke Polres Buleleng pada Senin (29/8) lalu.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali (grup pojoksatu.id), Selasa (30/8), kejadian berawal saat korban PJA buang air besar di salah satu sungai di wilayah Dusun Menega seorang diri.

Baca Juga  Beraninya Mendikbud Anies Membangkang Perintah Jokowi

Saat itu, kondisi kali memang sedang sepi. Usai melakukan aktivitas buang air besar di sungai, tiba-tiba tangan korban ditarik paksa oleh pelaku dari arah belakang.

Mendapat perlakuan itu, korban langsung kaget dan sempat berontak. Perawakan pelaku yang lumayan besar membuat perlawanan korban sia-sia.

Pelaku lantas membawa korban menuju semak-semak yang tak jauh dari kali tempat korban buang hajat.

Di sanalah, keperawanan korban direngut pelaku. Usai melakukan aksi bejatnya itu, pelaku langsung kabur dan meninggalkan korban dalam kondisi tergeletak dan menangis.

Selanjutnya, korban PJA langsung pulang ke rumahnya dan mengadukan kepada orang tuanya jika ia disetubuhi DG sebanyak satu kali hingga mengakibatkan kemaluan korban sakit.

Baca Juga  7 dari 8 Penyelundup 44 Kg Sabu Divonis Mati

KBO Reskrim Polres Buleleng Iptu Abdul Aziz yang dihubungi melalui sambungan telepon membenarkan kejadian tersebut.

Saat ini aparat kepolisian masih menunggu hasil visum untuk mengembangkan kasus pencabulan yang dialami PJA ini.

“Korban (PJA) masih shock, ngomongnya agak takut-takut. Saat itu juga tidak ada saksi yang melihat. Hasil visum masih kami tunggu, setelah itu baru kami panggil yang diduga pelaku,” ujar Aziz.

“Nanti kalau ada perkembangan akan kami informasikan lagi. Kemungkinan pelaku sudah mengintai korban sejak buang air besar itu. Terlebih di TKP saat itu sepi,” pungkasnya (pjkst|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Alasan Beli Minuman, Saudara Angkat Melarikan Sepeda Motor Di Aceh Tenggara 

Arsip

Bunga Sakura Jepang Mulai Mekar 25 Maret di Fukuoka, Kagoshima dan Nagasaki

Berita

Persaudaraan Alumni (PA) 212 Gelar Aksi Unjuk Rasa di kantor Kemendagri dan Bareskrim Polri
Melawan Arus, Yudha Jotos Polantas karena Mau Menilang-KompasNasional

Arsip

Melawan Arus, Yudha Jotos Polantas karena Mau Menilang

Arsip

Keluarga Soeharto Biasa Kurban Puluhan Sapi, Kini Cuma 2 Ekor

Arsip

Saat Setir Mobil, Wajah Mahasiswi Bandung Ini Disiram Air Keras

Arsip

16 Madridista Tewas Ditembak Jelang Laga Real Madrid Vs Deportivo

Arsip

LSM Minta Proyek Asal Jadi Diusut