Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Medan / Reviews

Rabu, 14 September 2016 - 12:48 WIB

LSM Minta Proyek Asal Jadi Diusut

Viewer: 641
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 30 Detik

kompasnasional.com | MEDAN

Meski  telah diberitakan media ini pada tanggal 24 Agustus 2016 bulan lalu. Tampaknya Para penegak hukum di negeri ini masih terkesan tutup mata. Padahal sudah terlihat jelas proyek pembangunan Drainase yang berlokasi di jalan Muhammad Basir Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan Kota Medan ini diduga dikerjakan tidak sesuai spesikasi dan terkesan asal jadi.

Ketua LSM Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Masyarakat Pesisir (DPP FKMP) melalui Seketarisnya Haris Tanjung kepada Persia, Sabtu (10/9/2016) mengatakan, mestinya aparat Penegak Hukum bersikap adil tanpa pandang bulu untuk menegakkan hukum.

“Jangan hanya diam dan termenung saja, tapi berikan sanksi yang tegas kepada para pelaku proyek nakal, agar pembangunan di daerah ini berjalan baik dan hasilnya dirasakan masyarakat luas,” lanjut Haris.

Baca Juga  Robby Purba: Harga Pakaian Dalam Bukan Masalah asal Nyaman

Dirinya mengaku heran, bukti apa lagi yang diperlukan aparat penegak hukum.

“Lihatlah, pembangunan Drainase ini pelaksanaannya tidak sesuai bestek. Tapi kenapa tidak ditindak,” tandas Haris.

LSM FKMP Melapor

DPP FKMP melaporkan dugaan korupsi tersebut melalui surat Nomor: 024/PH/FKMP-SU/B/VIII/2016 atas dugaan tindak pidana korupsi pengerjaan pembetonan proyek Drainase yang terletak di jalan Tembaga Kelurahan Tanah Enam Ratus Kecamatan Medan Marelan Kota Medan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Bina Marga Kota Medan.

Seketaris FKMP Haris Tanjung AMd kepada Persia mengatakan pihaknya menduga bahwa Pengerjaan Proyek Drainase tersebut telah dikorupsi yakni berupa pembuatan Talud pembetonan Drainase, Pembuatan Cover Slab, Pembesian Cover Slab dan banyak hal lainnya yang terindikasi pembuatannya asal jadi (melakukan Pelanggaran) karena tidak sesuai dengan bestek (Gambar Proteks) Dinas PU Bina Marga.

Baca Juga  Bupati Dolly Tinjau Usaha Kelolaan Masyarakat Batang Toru dan Muara Batang Toru

Diduga dalam pengerjaan proyek Pembetonan Drainase tersebut telah melanggar hukum.

“Atas dasar dugaan tersebutlah kami (FKMP) di bawah pimpinan Zamal A Harahap, Selasa (29/8/2016) mengirimkan laporan resmi ke pihak Dinas PU Bina Marga Kota Medan,” ungkap Haris.

Diharapkan pihak Dinas segera mengusut dan menyelidiki laporan tersebut (Zamal A Harahap)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Jumlah Wisatawan Mancanegara ke Sumut Naik 8,10 Persen
Ket:Foto//Pengacara Terkenal Darmawan Yusuf,SH,SE,M.Pd,MH,CTLA,Med (foto istimewa)

Headline News

PPKM Darurat Diperpanjang, Pengacara Kondang Darmawan Yusuf akan Surati Anies hingga Jokowi

Berita

Walikota P.Sidimpuan Apresiasi BPJS Ketenagakerjaan Santuni Ahli Waris Rp. 42 Juta

Arsip

Abang Beradik Penderita Kelainan Di Paluta Didiagnosa Faktor Keturunan
Foto Ridwan simamora yang mengaku ditahan hingga diancam pakai pistol karena dituduh mencuri

Berita

Pria di Medan Ngaku Dipukul, Ditahan hingga Diancam Pakai Pistol
Foto saat olah TKP di rumah keluarga tewas di Kalideres

Berita

28 Saksi Diperiksa, Polisi Ungkap Kasus Kalideres Pekan Depan

Berita

Klarifikasi Kepsek Soal Kisruh Proyek LAB Kimia SMA LPM Koititi

Berita

Pemkot dan TP PKK Pontianak Kirim Bantuan Bagi Korban Banjir