Home / Arsip / Arsip 2016 / Nasional / Olahraga / Reviews

Kamis, 18 Agustus 2016 - 11:38 WIB

Tantowi dan Liliyana Tak Percaya Bisa Juara

Viewer: 591
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 18 Detik

Ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil menyumbang emas pertama bagi Indonesia di Olmpiade Rio 2016 Brasil setelah mengganyang wakil Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying di partai final Rabu (17/8/2016) malam WIB dengan 21-14 dan 21-12.

Selain menyumbang emas pertama, keduanya juga mencatatkan rekor sebagai ganda campuran pertama Indonesia yang menyumbang emas di olimpiade menyusul Susi Susanti, Alan Budikusuma, Ricky Subagja/Rexy Mainaky, Taufik Hidayat, Candra Wijaya/Tony Gunawan dan Markis Kido/Hendra Setiawan.

Medali emas pertama di Olimpiade Rio 2016 ini juga terasa istimewa karena didapat beberapa menit sebelum habis penanggalan 17 Agustus 2016 sehingga menjadi kado peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-71.

Baca Juga  Ketua DPRD Kota Medan Himbau Papan Reklame Tak Bayar Pajak Agar Diturunkan

“Ini kado terindah dari Tuhan. Kado ini saya persembahkan untuk Indonesia bertepatan dengan hari kemerdekaan. Kami bersyukur kepada Tuhan. Terima kasih untuk istri, anak, keluarga, pelatih dan semuanya yang mendukung selama ini,” kata Tontowi.

Tontowi/Liliyana tampil luar biasa di partai puncak Olimpiade Rio 2016 ini. Keduanya terus menyerang sejak awal pertandingan dimulai. Tontowi/Liliyana tak memberikan kesempatan kepada Chan/Goh untuk mengembangkan permainan.

Baca Juga  24 Lembaga Negara Dihapus, Masih Ada 96 yang Dikaji untuk Dibubarkan24 Lembaga Negara Dihapus, Masih Ada 96 yang Dikaji untuk Dibubarkan

“Kami sudah lega banget mendapat hasil ini. Setelah ini mau istriahat dulu, refreshing. Karena selama ini bebannya cukup berat menuju Olimpiade,” ungkap Liliyana.

Tontowi/Liliyana dan Chan/Goh sebelumnya sudah sembilan kali berhadapan. Skor pertemuan mereka 8-1 untuk pasangan Indonesia. Pertemuan terakhir terjadi di babak penyisihan grup C Olimpiade Rio 2016. Tontowi/Liliyana menang dua game langsung dengan 21-15 dan 21-11.

Ini merupakan emas pertama untuk sektor ganda campuran. Terakhir di Olimpiade Beijing 2008, Nova Widianto/Liliyana Natsir meraih medali perak (pjkst|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Mulai 1 Juli, Telat Bayar Iuran Langsung Nonaktif dari Peserta BPJS Kesehatan -KompasNasional

Arsip

Mulai 1 Juli, Telat Bayar Iuran Langsung Nonaktif dari Peserta BPJS Kesehatan

Arsip

Pertamina Segera Luncurkan Varian Solar Baru

Arsip

Nazar 40 Hari Berhijab, Adik Ayu Ting Ting Diprotes Netizen

Arsip

Isu Marsha Tengker Labrak Raffi, Tetangga Apartemen Angkat Bicara

Arsip

Kesal Pekerjaannya Tak Dihargai, Karyawan Nekat Tusuk Leher Bosnya
Foto Ilustrasi saat hujan keras

Berita

Banjir Bandang di Banyuwangi: Listrik Mati, Pendataan Korban Sulit
Mahasiswi KKN UGM Tewas Menggenaskan di Wisata Air Terjun -kompasnasional

Arsip

Mahasiswi KKN UGM Tewas Mengenaskan di Wisata Air Terjun

Berita

Jokowi Jengkel Ada yang Remehkan Ojek Online: Ini Pekerjaan Mulia