Home / Arsip / Arsip 2016 / Internasional / Reviews

Kamis, 11 Agustus 2016 - 11:49 WIB

Inilah Penyebab Google Maps Hapus Peta Palestina

Viewer: 694
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 11 Detik

Tindakan Google menghapus peta Palestina di Google Maps dan memasukkan wilayah tersebut ke Israel karena mengacu kepada PBB tentang status Palestina. Hal ersebut dikatakan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Terkait hal itu, Indoensia sendiri belum bersikap. Sebab menurut Rudiantara, akan berkonsultasi dengan menteri luar negeri karena berkaitan dengan politik internasional.

“Google itu mengacu kepada PBB, Palestina itu adalah statusnya adalah observer, belum menjadi anggota penuh,” kata Rudiantara, kepada wartawan, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (10/8).

Pemerintah Indonesia sendir kata Rudiantara, mendukung agar dunia mengakui eksistensi Palestina. Rudiantara menegaskan, posisi Indonesia terhadap Palestina jelas, yaitu mendukung kemerdekaan Palestina.

Baca Juga  Wow! Warkop DKI Reborn Capai 4 Juta Penonton

“Jadi, politik luar negeri terhadap Palestina itu sudah sangat jelas mendukung. Tetapi saya cek kepada teman-teman, mereka mengacunya kepada yang lebih tinggi, yaitu di PBB. Setahu saya Palestina itu statusnya itu belum menjadi anggota penuh PBB. Mungkin itu,” kata Rudiantara.

Seperti diberitakan sebelumnya, Google menghapus peta Palestina pada 25 Juli lalu. Sikap itu mengundang protes penduduk dunia. Ribuan orang pun menandatangani petisi mengecam google. Forum jurnalis Palestina mengklaim bahwa penghapusan tersebut merupakan bagian dari skema Israel untuk membuat legitimasi.

Baca Juga  Perusahaan Ini Denda Karyawan yang Izin ke Toilet Lebih dari Sekali

“Ini merupakan skema membumikan nama Israel sebagai negara yang sah untuk generasi mendatang dan menghapus nama Palestina selamanya,” tulis pernyataan forum jurnalis tersebut.

Lebih lanjut, para jurnalis Palestina tersebut menilai Google berupaya untuk mematikan sejarah, geografi atas tanah air mereka.

“Langkah ini sebagai upaya untuk merusak memori rakyat Palestina, Arab dan dunia,” lanjut forum itu (pjkst|dwk)

Happy
Happy
50 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
50 %
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Kepala BNK Asahan Drs Tuangkus Harianja MM foto bersama anak yatim dan tokoh masyarakat

Arsip

BNK ASAHAN BUKA PUASA BERSAMA ANAK YATIM DAN TOKOH MASYARAKAT

Arsip

Raih Medali Perak di Olimpiade, Yuni Diganjar Beasiswa Hingga S2

Arsip

Pernikahan anak jenderal, Budi Waseso dan Budi Gunawan jadi besan

Arsip

Bertemu Pengusaha di Medan, Jokowi Sosialisasikan Tax Amnesty

Arsip

Bank Mandiri target kredit konsumer tumbuh 20 persen hingga akhir tahun

Arsip

Perempuan Anggota Parpol Indehoi dengan Sopir Selingkuhan di Mobil, Buktinya Tisu Bersperma

Berita

Gempa Kembali Guncang Lombok dengan Kekuatan 4,8 SR di Wilayah Lombok Timur

Berita

Sebulan Lebih DPO, Pelaku Begal Tersungkur Kena Timah Panas Polisi