Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Internasional / Reviews

Jumat, 1 Juli 2016 - 14:37 WIB

Dipecat, Mantan Karyawan Sebut Facebook Mirip Korea Utara

Viewer: 641
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 17 Detik

Banyak anak muda yang bermimpi bisa bekerja dan menjadi bagian dari jejaring sosial terbesar di dunia Facebook.

Bahkan, mereka menganggap Facebook merupakan surga yang memungkinkan karyawannya ber-skateboard di koridor serta melakukan pekerjaan koding sepanjang malam sembari menunggu gaji yang besar masuk ke rekening.

Sayangnya, tidak dengan mantan karyawan Facebook Antonio García Martinez. Ia justru menilai Facebook tak bedanya seperti Korea Utara yang tak memberikan kebebasan penuh pada masyarakatnya.

Mantan pegawai yang dipecat itu sebelumnya merupakan Product Manager Facebook. Seperti Tekno Liputan6.com kutip dari CNET, Martinez menuliskan hal tersebut dalam sebuah buku berjudul Chaos Monkeys: Obscence Forture and Random Failure in Silicon Valley yang dirilis minggu ini.

Baca Juga  Pangdam XII/Tpr Lepas Satgas Yonif 144/Jaya Yudha Kembali ke Home Base

“Kami memiliki slogan di dinding, kami juga mengenakan seragam. Sehingga (Facebook) terasa seperti Korea Utara atau Kuba,” katanya kepada CBS This Morning.

Lebih lanjut, pria tersebut juga mengatakan, dirinya baru sadar orang-orang biasa memiliki keinginan untuk menjadi bagian dari Facebook. Sayangnya, kata Martinez, mereka hanya memainkan sedikit peranan di perusahaan.

Pria yang bekerja untuk Zuckerberg sejak 2011-2013 itu kepada Daily Mail menuliskan perusahaaan yang bermarkas di Menlo Park memiliki level keamanan setara KGB (badan inteligen Rusia). Keamanan di Facebook bernama Sec yang memonitor seluruh kegiatan karyawannya.

Baca Juga  Sosok Pembela PSK Kalijodo yang Berani Ancam Kombes Krishna Murti

“Mengacau dengan Facebook dan penjaga keamanan bakal menyeret Anda keluar, layaknya seorang pria mabuk di Taco Bell,” ucapnya.

Ia juga mengklaim bahwa pihak HRD menceramahi karyawan mengenai apa yang dikenakannya. Karyawan perempuan tak boleh menggunakan rok yang terlalu pendek, sementara tidak demikian dengan karyawan pria yang boleh bekerja dengan celana pendek.

Facebook sendiri menolak berkomentar akan hal ini (lpt|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Wildan Hadiri Paripurna Pengantar KUAPPAS Tahun 2018

Berita

Usulan Gubernur Kalbar Tentang Pemekaran Kapuas Raya Akan DiTerima Menjadi Prioritas Staf Ahli Menkopolhukam

Berita

Wabup Wahyu Melantik Pejabat Administrator di Lingkungan Pemda Kapuas Hulu

Berita

Bupati Tapsel: Dengan Menyamakan Persepsi dan Tujuan, Niscaya UGNP Akan Jauh Lebih Maju Lagi

Berita

Hebohkan Warga, Tiga Bocah Bersaudara Meninggal di Kamar Mandi, Ibunya Kritis Diduga Minum Racun

Berita

Meminta Hujan Turun dari Langit, Salah Satu Kearifan Lokal Suku Batak

Berita

Penasehat dan Ketua PYKB Gelar Silahturahmi Dengan Warakawuri Cabang Kayong Utara

Berita

Bekerjasama dengan Dinkes dan Pukesmas, Polres Melawi Gelar Bakti Kesehatan Sambut Hari Bhayangkara Ke-76