Home / Arsip / Arsip 2016 / Kesehatan

Selasa, 28 Juni 2016 - 15:05 WIB

Bisnis Vaksin Palsu Tebongkar dari Kasus Kematian Bayi

Viewer: 565
0 0
Terakhir Dibaca:58 Detik

Kompasnasional.com

JAKARTA – Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya mengatakan terbongkarnya bisnis vaksin palsu berawal dari adanya kematian bayi usai diimunisasi.

Berbekal informasi dari media dan masyarakat, penyidik langsung melakukan penyelidikan dan mengumpulkan berbagai data.

Dibeberkan Agung, butuh waktu hingga tiga bulan untuk bisa mengungkap bisnis yang sudah berlangsung belasan tahun tersebut.

“Kami selidiki ini selama tiga bulan, akhirnya terungkap.‎ Kami imbau masyarakat peduli pada kualitas kesehatan anak-anak,” kata Agung, Jumat (24/6/2016) di Mabes Polri.

Hingga saat ini kasus tersebut masih dalam pengembangan.

Baca Juga  Jangan Dibuang, Biji Buah Pepaya Ternyata Banyak Khasiatnya!

Belum bisa dipastikan ada keterlibatan pihak Kementerian Kesehatan dalam kasus tersebut.

“Kalau keterlibatan pihak Kemenkes masih penyelidikan. Sejauh ini yang sudah ada indikasi terlibat baru rumah sakit tertentu, apotik, dan bidan,” ucap Agung.

Agung berjanji pihaknya akan mengungkap kasus yang meresahkan para orangtua ini hingga tuntas dan maju ke persidangan.

Baca Juga  Suka Main Hp di Toilet, Inilah Efeknya!

Untuk diketahui atas kasus ini Bareskrim telah melakukan penggerebekan di enam lokasi yang merupakan tempat distribusi dan pembuatan vaksin palsu.

Tidak tanggung-tanggung ada 10 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan di Bareskrim.

Mereka yakni lima orang produsen, dua kurir, dua penjual, dan satu pencetak label vaksin.(kn/tbn)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Jokowi Akan Resmikan Irigasi Lakkut Siborna
Demam Pokemon Go: Masakan Istri Gosong, Suami-Anak Hampir Tertabrak dan Jatuh-kompasnasional

Arsip

Demam Pokemon Go: Masakan Istri Gosong, Suami-Anak Hampir Tertabrak dan Jatuh

Arsip

Polisi Akui Sudah Siapkan Regu Tembak untuk Eksekusi Mati

Arsip

Cerita Pengakuan Pembunuh Bayaran Duterte Habisi Pelaku Kriminal

Arsip

Jokowi Tanggapi Pidato SBY: Bagus, Sangat Bagus Beri Masukan

Arsip

AS Janjikan Rp 65 Miliar Buat Kepala Panglima Abu Sayyaf

Arsip

Google Mau Beli Twitter?

Arsip

Kapolrestabes Medan Dimutasi Kapolri, Digantikan Kombes Dadang Hartanto