Home / Arsip / Arsip 2016 / Kesehatan

Selasa, 28 Juni 2016 - 15:05 WIB

Bisnis Vaksin Palsu Tebongkar dari Kasus Kematian Bayi

Viewer: 529
0 0
Terakhir Dibaca:58 Detik

Kompasnasional.com

JAKARTA – Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya mengatakan terbongkarnya bisnis vaksin palsu berawal dari adanya kematian bayi usai diimunisasi.

Berbekal informasi dari media dan masyarakat, penyidik langsung melakukan penyelidikan dan mengumpulkan berbagai data.

Dibeberkan Agung, butuh waktu hingga tiga bulan untuk bisa mengungkap bisnis yang sudah berlangsung belasan tahun tersebut.

“Kami selidiki ini selama tiga bulan, akhirnya terungkap.‎ Kami imbau masyarakat peduli pada kualitas kesehatan anak-anak,” kata Agung, Jumat (24/6/2016) di Mabes Polri.

Hingga saat ini kasus tersebut masih dalam pengembangan.

Baca Juga  Siapa Sangka Buah Rambusa Yang Kecil, Mempunyai Kasiat Yang Luar Biasa

Belum bisa dipastikan ada keterlibatan pihak Kementerian Kesehatan dalam kasus tersebut.

“Kalau keterlibatan pihak Kemenkes masih penyelidikan. Sejauh ini yang sudah ada indikasi terlibat baru rumah sakit tertentu, apotik, dan bidan,” ucap Agung.

Agung berjanji pihaknya akan mengungkap kasus yang meresahkan para orangtua ini hingga tuntas dan maju ke persidangan.

Baca Juga  Stres Enggak Bisa Hamil Malah Ganggu Kesuburan

Untuk diketahui atas kasus ini Bareskrim telah melakukan penggerebekan di enam lokasi yang merupakan tempat distribusi dan pembuatan vaksin palsu.

Tidak tanggung-tanggung ada 10 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan di Bareskrim.

Mereka yakni lima orang produsen, dua kurir, dua penjual, dan satu pencetak label vaksin.(kn/tbn)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Hina BPK, Ahok bisa Dijerat Pasal Penghinaan Lembaga Negara-KompasNasional

Arsip

Hina BPK, Ahok bisa Dijerat Pasal Penghinaan Lembaga Negara

Arsip

Perempuan Anggota Parpol Indehoi dengan Sopir Selingkuhan di Mobil, Buktinya Tisu Bersperma

Arsip

PLN siap pasok listrik ke Kawasan Ekonomi khusus Bitung

Arsip

Bos PNS Mata Duitan, Bendahara Tewas Gantung Diri di Ruang Kerja

Arsip

Meski Ekonomi Lemah, Belanja Iklan Justru Cetak Rekor Rp 24,2 T

Arsip

Ternyata Alferd Reidl dan Jajaran Pelatih Timnas Indonesia Ilegal!

Arsip

Samsung Galaxy Note 7 Dipastikan Punya Sensor Pemindai Mata

Arsip

Cuci Gudang, Madrid Akan Lepas Delapan Pemain