Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal

Senin, 23 Mei 2016 - 17:01 WIB

Melawan Arus, Yudha Jotos Polantas karena Mau Menilang

Viewer: 565
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 26 Detik

KompasNasional.com

KEBAYORAN BARU – Dalam Operasi Patuh Jaya yang dilaksanakan jajaran Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan di Jalan Dharmawangsa Raya X, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (22/5) siang, terjadi pemukulan terhadap seorang anggota Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan, Aiptu Much Nasro.

Dimana, ada seorang pengendara sepeda motor Honda Revo bernama Yudha tidak terima saat ingin ditilang karena melanggar lalu lintas.

Kejadian itu berawal saat sekitar 15 anggota Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan sedang melakukan Operasi Patuh Jaya.

Tiba-tiba datang pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Revo bernopol B 3832 EBA dari arah Kebayoran Baru.

Karena pelaku berlawan arah lalu petugas menyetopnya.

Pelaku diminta menunjukan suratr-surat seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) C, Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Namun, pria paruh baya itu tidak bisa menunjukannya. Tak terima dengan tindakan polisi yang ingin menilang, pelaku langsung menjotos korban.

“Pelaku melakukan perlawanan saat ingin ditilang oleh petugas,” kata Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat saat dihubungi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (23/5).

Menurutnya, saat peristiwa keributan itu pelaku tidak menggunakan senjata apapun.

Baca Juga  Jessica Wongso Diancam Hukuman Mati

Pelaku melakukan pemukulan hanya menggunakan tangan kosong.

Kini, akibat perbuatannya, pelaku telah diamankan ke Mapolres Jakarta Selatan.

“Kami akan proses sesuai hukum yang berlaku,” ucapnya.

Tidak membawa identitas

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan Kompol Ojo Ruslani mengatakan kejadian tersebut saat anggotanya menggelar operasi patuh jaya.

Saat itu pelaku sempat memutar balik melarikan diri setelah mengetahui adanya razia.

Diduga, pelaku melarikan diri karena menyadari tidak membawa kelengkapan suarat berkendara secara lengkap.

“Jadi pada saat ada operasi pelanggar takut karena tak membawa identitas apapun termasuk surat kendaraannya. Dia putar balik ingin melarikan diri tapi distop sama polisi. pada saat ingin dilakukan tilang malah melakukan perlawanan. melakukan pemukulan terhadap anggota,” ujarnya.

Beruntung, saat itu ada anggota polisi lainnya langsung melerai. pelaku langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres Jakarta selatan. Hingga sampai saat ini, pihak kepolisian juga masih melakukan pengecekan terhadap anggotanya mengalami luka-luka.

Baca Juga  Harga Emas Antam Melorot Rp 1.000 ke Posisi Rp 582.000 per Gram

Terancam 3 tahun penjara

Dihubungi secara terpisah, Kasubbag Humas Polres Jaksel Kompol Purwanta mengatakan, saat ini, pelanggar lalu lintas yang memukul anggota Satlantas Polres Jaksel itu sudah ditahan di tahanan Polres Jakarta Selatan dan tengah diperiksa lebih lanjut.

Pasalnya, pelanggar tersebut telah melakukan pengajiayaan pada polisi yang tengah bertugas pada Operasi Patuh Jaya 2016.

“Dia dikenakan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 3 tahun penjara,” kata dia.

Menurutnya, Aiptu M Nasro yang mengalami luka robek pada bagian tangannya akibat dipukul menggunakan kunci motor pelaku itu sudah diberi pertolongan, tangannya pun sudah di jahit dan saat ini kondisi korban sudah membaik.

“Korban sudah mulai bertugas lagi karena memang dibutuhkan dalam kesatuannya untuk itu.” ungkapnya.

Data Operasi Patuh Jaya yang Dilakukan Polda Metro Jaya sejak 16 sampai 22 Mei:

Penilangan :34.905
Teguran : 3.717
total : 38.622 tilang

Untuk angka kecelakaan lalin selama operasi:
Total kejadian 39
Jumlah korban meninggal dunia : 5 orang
Luka berat : 9 orang
Luka Ringan : 26 orang

(kn/wk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Kriminal

Viral … Bandar Judi Maki-Maki dan Ancam Tusuk Polisi Pakai Becahan Botol
Sudah Pakai Seragam Batal Dilantik, Andi: Malu, Di Mana Harga Diri Saya?-kompasnasional

Arsip

Sudah Pakai Seragam Batal Dilantik, Andi: Malu, Di Mana Harga Diri Saya?

Kriminal

Cerita Perajin Jamu Diduga Jadi Mesin Uang Oknum Perwira Polisi, Total Serahkan Rp 7 Miliar

Arsip

Budi Waseso makin mirip Duterte, berambisi tembak mati bandar narkoba

Arsip

Krani dan Asisten Terlibat Penggelapan Sawit, Dua Oknum Polisi Juga Diperiksa

Berita

Kronologi Perusakan Polsek Ciracas oleh Massa Tak Dikenal

Arsip

Lorenzo Ingin Tetap di Yamaha dan Melampaui Valentino Rossi

Berita

Enam Tahun Buron, Mantan Pj Bupati Sergai Ditangkap di Bogor