Agustinus, pria asal Nusa Tenggara Timur (NTT), nekat memanjat tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) setinggi 20 meter di Jalan Kramat Bundar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (27/9). Dalam aksinya ternyata dia membawa perbekalan.
Makanan dan minum dibawa Agustinus membuatnya bisa lama bertahan di atas. Lebih kurang sudah lima jam dia berada berada di tower. “Dia bawa bekal, seperti sebelum-sebelumnya dia bawa bekal juga,” ungkap salah satu tim dari PLN, Adi di lokasi.
Sebelumnya, Agustinus pernah memanjat tower SUTET di area Gambir (2013) dan Tanah Abang (2014). Aksi nekat kali ini merupakan kali ketiga.
Menurut Adi, tim Basarnas sudah mencoba mengevakuasi Agustinus. Ketika tim hendak mendekati, Agustinus malah memanjat tower SUTET lebih tinggi. Hal ini membuat tim Basarnas khawatir dan mencoba dengan cara yang persuasif.
“Tadi (tim Basarnas) sudah naik, tapi dia malah naik lagi. Akhirnya kita imbau dia untuk turun makan atau minum,” jelas Adi.
Untuk diketahui, Agustinus nekat memanjat tower SUTET di area pasar Senen sekitar pukul 05.30 WIB. Hingga pukul 10.30 WIB, Agustinus menolak turun dari tower SUTET meskipun tim Basarnas sudah membujuk. Diduga, Agustinus mengalami stres berat.
“Diduga stres. Kalau bukan stres ngapain dia naik beginian (tower SUTET),” ungkap Kapolsek Senen, Kompol Indra Tarigan (mdk|dwk)






